Ilustrasi Bus (Foto: Rumah123/News.com.au)

Pemerintah Kota Tangerang berencana untuk memberikan subsidi kepada semua angkutan perkotaan (angkot) yang mempunyai izin operasi. Subsidi bakal diberian bersamaan dengan rencana Pemkot Tangerang yang ingin memindahkan trayek angkot dari jalan protokol ke kawasan permukiman.

Nantinya, transportasi di jalan protokol cuma dilalui oleh Bus Rapid Transit (BRT). Tangerang telah memiliki Trans Kota Tangerang.

Dinas Perhubungan Tangerang sedang mengkaji peraturan perundangan yang mengaturnya berupa peraturan wali kota. Peraturan ini diharapkan selesai pada pertengahan 2019.

Baca juga: Penumpang Transjakarta Tercatat 189 Juta, Kamu Termasuk Ga Sih

“Kami berikan subsidi terkait biaya operasional kendaraan mereka. Angkot memang nantinya beroperasi di sekitar permukiman, kita (BRT) di jalanan protokol,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Syaiful Rohman seperti dilansir oleh Kompas.com.

Nantinya, angkot-angkot ini akan menjadi semacam feeder atau transportasi pengumpan menuju halte BRT. Dinas Perhubungan sudah membicarakan hal ini dengan para pemilik angkot.

Mereka menyambut baik rencana tersebut. Dinas Perhubungan juga akan mengkaji jumlah angkot dan juga besaran jumlah subsidi yang akan diberikan. Nantinya, seluruh angkot akan dipindahkan, namun bertahap.

Baca juga: Ga Ada Operator, Bus Trans Kota Tangerang Berhenti Beroperasi Sementara

BRT Tangerang atau Trans Kota Tangerang sudah beroperasi mulai 1 Desember 2016. Trans Kota Tangerang memiliki dua koridor yaitu Poris Plawad-Cibodas dan Terminal Poris Plawad-Jatiuwung.

Ada rencana kalau Trans Kota Tangerang akan terintegrasi dengan Transjakarta. Sementara Transjakarta juga akan terintegrasi dengan sejumlah transportasi massal lainnya.

Nah, buat kamu yang sedang cari rumah, buruan cari rumah di Tangerang. Kamu akan dimudahkan dengan adanya transportasi massal yang terintegrasi.

Baca juga: Bus Trans Kota Tangerang Bakal Beroperasi Lagi Lho

Kamu bisa menghemat pengeluaran transportasi ke kantor. Uangnya bisa untuk menambah tabungan uang muka alias down payment (DP). Atau juga uangnya bisa untuk cicilan kredit pemilikan rumah (KPR).

Yuk, beli rumah di Tangerang. Jangan sampai nunggu semua sarana transportasi sudah terintegrasi, harganya bakal lebih mahal lho.

Bagikan: 724 kali