Anak yang Tidurnya Cukup di Rumah Bakal Memiliki Prestasi Lebih Baik di Sekolah (Foto: Rumah123/Los Angeles Times)

Anak-anak yang tidurnya cukup akan mendapatkan nilai yang bagus di sekolah. Hal ini terungkap dari laporan terbaru Badan Amerika Serikat untuk Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, CDC. Mereka melakukan penelitian terhadap siswa siswi di California, Amerika Serikat.

Riset ini juga mengungkapkan kalau siswa jadi memiliki catatan kehadiran yang baik, jarang terlambat, tidak ada lagi siswa siswi yang tertidur di kelas, dan prestasinya pun meningkat. Daily Mail melansir hasil riset ini.

CDC menyatakan siswa yang bisa melakukan semua ini alias tidak datang terlambat dan punya nilai bagus adalah mereka tidur setidaknya delapan jam saat malam.

Baca juga: Begini Caranya Bikin Ruang Tidur dan Kamar Bermain untuk Anak Jadi Satu

Sebaliknya, siswa siswi yang tidurnya tidak cukup bakal berprestasi buruk di sekolah. Selain itu, ada hasil lainnya yang cukup memprihatinkan.

Lebih dari 60% siswa siswi yang duduk di bangku SMP dan 70% pelajar yang duduk di bangku SMU tidak tidur cukup setiap malam. Dampaknya terlihat dari kehadiran mereka di sekolah dan menyebabkan masalah fisik dan mental termasuk depresi dan perisakan alias bullying.

Solusi masalah ini malah tidak mudah lho. Tidak semudah memastikan anak untuk ke tempat tidur lebih awal. Penyebabnya adalah fungsi otak anak-anak berbeda dengan orang dewasa.

Baca juga:  Kamar Tidur Anak Sekaligus Jadi Ruang Bermain, Wah Bisa Didesain Jadi Satu Lho

Para pakar kesehatan menyatakan kalau anak-anak tidak memproduksi melatonin, hormon yang membuat seorang mengantuk. Anak-anak baru ngantuk pada larut malam. Pakar juga menyatakan kalau kebanyakan remaja itu seperti burung hantu.

Dr. Rebecca Robbins yang merupakan peneliti soal tidur di New York University Langone School of Medicine mengungkapkan perbedaan kerja otak orang dewasa dan anak-anak.

Cahaya berperan dalam memengaruhi ritme sehari-hari. Saat matahari terbit, otak mengirim sinyal ke kelenjar pineal untuk membatasi produksi melatonin. Sebaliknya, saat matahari terbenam, kelenjar yang sama menerima pesan untuk menyembunyikan melatonin sehingga orang mengantuk.

Baca juga:  Satu Kamar, Dua Warna? Bisa Dicoba untuk Pembagian Ruang Tidur Anak

Sebenarnya, untuk membuat anak-anak cepat tidur dan kemudian tidur nyenyak selama delapan jam adalah membiasakan diri sejak dini. Pastikan kalau anak-anak tidak lagi mengerjakan PR, menonton televisi, dan lainnya saat pukul 20.00.

Biasakan juga anak-anak telah makan malam pada pukul 18.00 sehingga mereka tidak kekenyangan saat akan mau tidur. Awalnya, mungkin sulit tetapi kalau sudah menjadi kebiasaan akan menjadi mudah.

Jika anak tidur cukup di rumah, mereka akan berprestasi bagus di sekolah. Tidak harus secara akademis, tetapi juga dalam kegiatan ekstra kurikuler. Yuk, jadikan putra putri kamu punya gaya hidup sehat mulai dari rumah.

Baca juga:  Tidur Kurang dari 8 Jam Bikin Anak Jadi Gemuk

Bagikan: 501 kali