Katsumi Tada (Rumah123/Courier Mail)

Dia dikenal agresif. Raja properti berusia 72 tahun ini tidak segan untuk merogoh jutaan dollar untuk membeli sebuah lahan yang dinilai akan berkembang.

Ayah satu putri ini juga visioner. Dia mempunyai pandangan kalau sebuah kawasan akan memiliki nilai jual tinggi.

Baca juga: Dapat Pinjaman dari Nenek Rp100 Juta, Kakak Adik ini Bisa Jadi Raja Properti

Pria ini adalah Katsumi Tada. Dia merupakan founder dan presiden dari Daisho Group, perusahaan pengembang asal Jepang. Daisho berdiri pada 1986.

Daisho Group memiliki sejumlah proyek perkantoran, pusat perbelanjaan, dan hotel yang berada di Singapura, Kuala Lumpur (Malaysia), serta Brisbane dan Sydney (Australia).

Baca juga: Dua Raja Properti Meksiko Jual Apartemen Mewah, Penasaran Kayak Apa Ya?

Pada 2013 lalu, Daisho membangun sebuah perkantoran mewah di Brisbane. Padahal saat itu dunia baru saja dilanda krisis keuangan.

“Hal ini karena saya percaya Brisbane dan Queensland memiliki masa depan ekonomi yang kuat. Kami telah melakukan pemantauan sangat mendalam mengenai pembangunan kota dan saya sangat terkesan dengan perkembangan yang ada,” ujar Tada seperti dikutip oleh News.com.

Baca juga: Juara Dunia F1 Ternyata Investor Properti Juga!

“Saya percaya kalau gedung ini akan menjadi tambahan gedung berkualitas di kota ini dan menjadi investasi jangka panjang Daisho,” lanjutnya.

Tada juga dikenal sayang dengan putri semata wayangnya Yuko. Suatu waktu, Yuko tinggal di Sydney dan menetap di sebuah hotel persis di seberang Sydney Opera House.

Baca juga: Menlu AS Juga Jadi Investor Properti Lho! Kamu Ga Pengen Ikutan?

Ketika dia pulang, Yuko meyakinkan ayahnya untuk membeli hotel Park Hyatt. Tada membeli hotel ini dengan harga 201,7 juta dollar AS (Rp2,7 triliun). Kebetulan, hotel ini nyaris tutup.

Setelah itu, Tada menghabiskan dana renovasi 65 juta dollar AS (Rp878 miliar). Tada merenovasi hotel sesuai keinginan dan selera Yuko.

Baca juga: Model Cantik Daisy Fuentes Investor Properti Lho, Kamu Kapan?

“Yuko jatuh cinta dengan Sydney dan hotel itu ketika dia datang beberapa tahun lalu. Ketika dia kembali ke Tokyo, dia bercerita kepada ayahnya betapa dia cinta Sydney dan hotel. Ayahnya membelikan dia hotel tersebut. Hotel itu menjadi rumah baginya dan dia biasa menginap di suites ketika dia datang,” ujar salah satu kerabat Tada kepada Sydney Morning Herald.

Setelah lebih dari tiga dekade membangun kerajaan bisnis di Jepang dan luar negeri, Tada menjadi salah satu orang terkaya di Jepang. Menurut majalah bisnis terkemuka Forbes, dia memiliki kekayaan hingga 1,7 miliar dollar AS (Rp22,7 triliun).

Baca juga: Bankir Veteran Ini Juga Jadi Investor Properti Lho, Kalau Kamu Gimana?

Gimana setelah membaca kisah Katsumi Tada ini? Kamu nggak pengen punya usaha sendiri dengan memiliki perusahaan pengembang? Atau minimal menjadi investor properti deh. Yuk, mulai sekarang investasi properti.

Bagikan: 1248 kali