LRT- Rumah123.com Jalan Setiabudi Tengah, Jakarta Selatan Akan Ditutup Untuk Pengerjaan LRT Jabodebek Rute Cawang-Dukuh Atas. Dinas Perhubungan DKI Jakarta Akan Melakukan Rekayasa Lalu Lintas Hingga September 2020 (Foto: Rumah123/Getty Images)

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta akan menutup Jalan Setiabudi Tengah lantaran ada proyek LRT hingga September 2020. Bagi kamu yang bisa melewati jalan ini untuk beraktivitas, pergi ke kantor, dan lainnya, sebaiknya melewati jalan alternatif.

Proyek pengerjaan LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) Jabodebek rute Cawang-Dukuh Atas memasuki tahap selanjutnya. Saat ini, proyek LRT Jabodebek akan dilaksanakan di samping jalan layang atau flyover H.O.S Cokroaminoto menuju Landmark Tower.

Seperti dikutip dari Kompas.com, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menyatakan dalam mendukung pengerjaan proyek, akan dilakukan penutupan dan pengalihan lalu lintas di Jalan Setiabudi Tengah.

Baca juga: LRT Akan Dibangun di Surabaya, Yuk Siap-siap Investasi Properti di Jawa Timur

Bagian jalan yang ditutup adalah sisi selatan waduk. Penutupan dimulai pada 17 Juni 2019 hingga 30 September 2020.

Jalan Setiabudi Tengah ini berada di Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Jalan ini berada dekat Waduk Setia Budi Barat serta apartemen dan hotel St Regis.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan rute pengalihan lalu lintas untuk periode 17 Juni 2019 hingga 28 Februari 2020. Berikut rutenya seperti dikutip dari Kumparan.com.

Baca juga: LRT Jakarta Kembali Lakukan Uji Publik Sebelum Beroperasi Secara Komersial

Pertama, dari arah Tanah Abang menuju Rasuna Said bisa melewati melewati Jalan Margono Djoyokusumo - Jalan Galunggung - Kawasan Landmark - Jalan Sudirman - Jalan Setiabudi Raya - Jalan Setiabudi III (Kawasan Setiabudi) atau melalui Jalan Galunggung putar balik sebelum traffic light Halimun - Jalan Gembira - Jalan Rasuna Said dan seterusnya.

Kedua, Dari arah Rasuna Said menuju Tanah Abang/Sudirman dialihkan melalui jalan Rasuna Said - Jalan HOS Cokroaminoto - Kuningan Jalan Sumenep - Jalan Latuharhari belok kanan ke traffic light Halimun - Jalan Galunggung - Jalan Margono Djoyokusumo dan seterusnya atau Jalan Setiabudi Utara - Jalan Taman Setiabudi II - Jalan Setiabudi Raya - Jalan Sudirman dan seterusnya. Selain itu, dapat menggunakan Jalan Prof dr Satrio menuju Tanah Abang.

Sementara pada 1 Maret hingga 30 September 2020, Jalan Setiabudi Tengah telah bisa dilalui oleh pengendara meski hanya satu jalur. Jadi mulai pekan depan, kamu harus bersiap untuk melewati jalur alternatif ya.

Baca juga: Mau Ikut Uji Publik LRT Jakarta? Mudah Kok Cara Daftarnya

Bagikan: 968 kali