Foto: Rumah123
 

Buat kamu yang berpenghasilan pas-pasan atau istilahnya tergolong Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan biasanya bekerja di sektor informal, bisa terima Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

 

Bantuan tersebut bisa untuk uang muka membeli rumah tapak atau rumah susun (rusun). Besar bantuannya berkisar Rp21,4 juta hingga Rp32,4 juta.

 

“Besaran maksimal harga rumah ini ditentukan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Nomor 857/KPTS/M/2017," kata Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Lana Winayanti, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (6/12/2017).

 

Baca juga: Kalau Mau Beli Rumah Pake Bantuan Dana BPJS TK, Datangi Bank Dulu Ya!

 

Penggunaan BP2BT tersebut, menurut Lana, bisa untuk membeli rumah tapak atau rusun yang dibangun pengembang, dibangun sendiri, ataupun rumah yang dibangun ulang. Ketentuan pokoknya yakni hunian tersebut wajib menjadi tempat tinggal, harus ditempati selama minimal 5 tahun berturut-turut untuk rumah tapak dan 20 tahun untuk rusun.

 

Mau tahu berapa minimal harga rumah yang ditetapkan untuk mendapat bantuan BP2BT tersebut? Simak berikut ini yang berlaku untuk 2018:

 
  1. Sumatera Rumah tapak: Rp130 juta Rusun: Rp9,5 juta per meter persegi atau Rp342 juta per unit.
  2. Kepulauan Riau Rumah tapak: Rp136 juta Rusun: Rp10 juta per meter persegi atau Rp360 juta per unit.
  3. Bangka Belitung Rumah tapak: Rp136 juta Rusun: Rp8,9 juta per meter persegi atau Rp320,4 juta per unit.
  4. Jawa (kecuali Jabodetabek) Rumah tapak: Rp130 juta Rusun: Rp7,9 juta per meter persegi atau Rp284,4 juta per unit.
  5. Sulawesi Rumah tapak: Rp136 juta Rusun: Rp8,7 per meter persegi atau Rp313,2 juta per unit.
  6. Kalimantan Rumah tapak: Rp142 juta Rusun: Rp9,9 juta per meter persegi atau Rp356,4 juta per unit.
  7. Bali Rumah tapak: Rp148,5 juta Rusun: Rp8,3 juta per meter persegi atau Rp298,8 juta per unit.
  8. Nusa Tenggara Rumah tapak: Rp148,5 juta Rusun: Rp8,6 juta per meter persegi atau Rp309,6 juta per unit.
  9. Maluku Rumah tapak: Rp148,5 juta Rusun: Rp7,6 juta per meter persegi atau Rp273,6 per unit.
  10. Maluku Utara Rumah tapak: Rp148,5 juta Rusun: Rp9,6 juta per meter persegi atau Rp345,6 juta per unit.
  11. Jabodetabek Rumah tapak: Rp148,5 juta Rusun: Rp9,3 per meter persegi atau Rp334,8 juta per unit.
  12. Papua Rumah tapak: Rp205 juta Rusun: Rp10,7 per meter persegi atau Rp385,2 juta per unit.
  13. Papua Barat Rumah tapak: Rp205 juta Rusun: Rp15,7 juta per meter persegi atau Rp565,2 juta per unit.

Bagikan:
2076 kali