Karena digunakan setiap hari, seringkali mesin cuci tak berumur panjang. Untuk itu, gunakan 9 tips ini supaya kamu mendapatkan mesin cuci yang bagus!

mesin cuci

Mesin cuci kini menjadi salah satu barang elektronik yang dibutuhkan ibu rumah tangga.

Terlebih lagi mereka yang memiliki banyak anggota keluarga banyak. 

Penggunaan mesin ini akan membantu menghemat tenaga di antara banyaknya pekerjaan rumah tangga. 

Namun, sebelum membelinya, ada baiknya kamu mengetahui beberapa tips ini.

Dengan begitu kamu akan tahu jenis seperti apa yang kamu butuhkan. 

Saat ini, terdapat tiga jenis mesin cuci, yaitu jenis top loading, front loading, dan dua tabung.

Bahkan, kini ada yang dapat dioperasikan melalui smartphone. 

Yuk, simak tips memilih mesin cuci yang tepat di bawah ini:

Tips Memilih Mesin Cuci yang Bagus

Ketika memilih mesin cuci, pilihlah produk yang paling sesuai dengan gaya hidupmu.

Berikut adalah poin-poin yang bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih mesin cuci yang tepat.

1. Pilih berdasarkan jenisnya

Terdapat tiga jenis mesin cuci yang umum beredar di pasaran. Ketiga jenisnya adalah mesin cuci top loading, front loading, dan dua tabung. 

Namun, jenis mesin cuci mana yang cocok dengan kebutuhanmu? Simak dulu penjelasannya ya!

- Mesin Cuci Top Loading

Tipe ini cocok untuk merontokkan kotoran pada pakaianmu. 

Gaya hidup dan intensitas aktivitas mencuci dapat menjadi pertimbangan dalam memilih mesin cuci. 

Apabila kamu jarang mencuci atau cenderung menimbun cucian, mesin cuci top loading adalah pilihan tepat.

Daya pencuciannya lebih baik dibandingkan dengan mesin front loading.

Tipe top loading juga mempunyai desain yang ramping.

Tipe ini akan cocok untukmu yang memiliki hunian dengan ruang terbatas. 

Selain itu, air dan deterjen juga dapat menjangkau are seluruh tabung pencucian.

Dengan begitu mesin cuci bisa terbebas dari residu deterjen penyebab jamur. 

- Mesin Cuci Front Loading

Optimal dalam mengeringkan dan menghemat penggunaan air membuat tipe ini dipilih banyak orang.

Mereka yang teratur mencuci setiap hari akan cocok menggunakan tipe ini. 

Meski begitu, kemampuan jenis  front loading ini terbilang kurang optima dalam membersihkan kotoran membandel. 

Kamu juga membutuhkan ruang yang sedikit luas untuk mengakomodasi pintu yang terbuka ke samping. 

Bagian tabung ini juga tergolong mudah lembap sehingga cenderung memicu timbulnya jamur.

Untuk itu, kamu harus rajin membersihkannya. 

- Mesin Cuci Dua Tabung

Mesin cuci dua tabung memiliki ukuran paling besar diantara ketiganya. Meski begitu, kamu akan menemukan banyak keuntungan. 

Jenis mesin cuci ini pas digunakan untuk membersihkan kotoran yang membandel, seperti noda lumpur. 

Volume air yang dibutuhkannya untuk dapat bekerja optimal memang lebih besar dibandingkan dengan dua jenis mesin cuci lainnya. 

Akan tetapi, arus air di dalamnya menjadi lebih kencang sehingga lebih efektif merontokkan kotoran.

Sesuai namanya, mesin cuci ini memiliki tabung pencucian dan pengeringan yang terpisah sehingga ukurannya cukup besar. 

Jika Anda memilih jenis mesin cuci ini, Anda perlu mempertimbangkan luas ruang pencucian. 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mesin Cuci 8 KG Low Watt Terlaris. Cuma Rp 1 Jutaan!

2. Pahamilah Fungsi Dasar Mesin Cuci

Tak hanya sekadar tahu tentang berbagai jenis mesin cuci, kamu juga harus memahami fungsi dasarnya.

Dengan begitu kamu akan akan tahu mana yang sesuai dengan kebutuhanmu. 

3. Sesuaikan Kapasitas Mesin Cuci dengan Jumlah Anggota Keluarga

Umumnya, kapasitas berat cuci setiap orang dalam sehari adalah 1,5 kilogram.

Untuk itu, pilihlah kapasitas dengan jumlah anggota keluarga di rumah dalam sehari. 

Selain itu, frekuensi pencucian juga menjadi faktor yang penting.

Mesin cuci dengan kapasitas 5 kilogram dapat menjadi pilihan jika kamu tinggal sendiri. 

Namun, jika kamu tinggal dengan dua orang atau lebih, pilihlah mesin cuci dengan kapasitas di atas 7 kilogram. 

Jika kamu cenderung memisakan jenis dan warna cucian, mesin cuci dengan kapasitas 6 kilogram akan cukup. 

Perhatikan juga penggantian handuk, sprei, bed cover, dan sebagainya.

Sebab, itu akan memengaruhi pemilihan tipe mesin cuci. 

4. Sesuaikan Ukuran Mesin Cuci dengan Luas Ruang Pencucian

Pertimbangan selanjutnya adalah ukuran mesin cuci.

Pilihlah mesin cuci yang cukup untuk ruang pencucian di rumahmu. 

Periksalah ukuran mesin cuci Anda di situs resmi produk atau seller.

Selain itu, pertimbangkan pula letak dan ketinggian keran air yang tersedia di rumahmu. 

5. Pilihlah Mesin Cuci yang Dilengkapi Teknologi Pengontrol Kebisingan

Apabila kamu sering mencuci di malam hari, mesin cuci berteknologi peredam getaran akan cocok untukmu. 

Kamu bisa menggunakan mesin cuci dengan tingkat kebisingan tidak lebih dari 45dB.

Fitur mesin cuci ini bisa kamu lihat dalam keterangan produk. 

Untuk mesin cuci tipe top loading dan dua tabung, pilihlah yang disertai dengan teknologi inverter.

Sebab teknologi Inverter dapat menghemat konsumsi daya listrikmu. 

Baca juga: 6 Rekomendasi Mesin Cuci yang Bagus Harga Rp 1 Jutaan

6. Cermati Fitur Lain yang Dibutuhkan

Setelah memahami fungsi dasar, ada baiknya kamu juga mengetahui fitur tambahan lainnya.

Sebab, itu akan memudahkan kamu dalam mencuci dan mengurus pekerjaan lainnya. 

7. Perhatikan Fitur dan Metode Pencucian dari Masing-masing Produsen

Jika kamu ingin mencari mesin cuci yang dapat membersihkan kotoran membandel, pilihlah metode pencucian spesifik untuk menghilangkan kotoran secara efektif. 

Selain itu, ada pula mesin cuci dengan fitur penggunaan air panas yang dapat mengoptimalkan kinerja deterjen. 

Tak hanya mempertimbangkan fungsi spesifik, cobalah memperhatikan karakteristik mesin cuci buatan masing-masing produsen. 

Pilihlah mesin cuci buatan produsen yang bisa mengakomodasi gaya hidupmu. Misalnya customer service yang bekerja di hari libur atau akhir pekan. 

Baca Juga: 7 Cara Membersihkan Mesin Cuci, Biasakan Selalu Bersih Agar Bebas Jamur

8. Fitur Pembersih Tabung Otomatis untuk Merawat Mesin Cuci

Pilihlah mesin cuci dengan fitur pembersih tabung otomatis.

Hal itu akan memudahkanmu dalam merawat mesin cuci. 

Fungsi ini dapat membersihkan residu deterjen yang memicu munculnya bakteri dan jamur di dalam tabung pencucian.

Sebab, mesin cuci yang terawat dapat bekerja lebih optimal.

Metode pembersihan dan pencucian otomatis ini bervariasi tergantung pada produsen.

Ada yang memiliki metode membersihkan residu dalam tabung. 

Ada pula yang dapat mengontrol munculnya jamur dengan teknologi orisinal produsen.

Ada pula yang memanfaatkan Ag+ atau ion perak sebagai antibakteri. 

9. Fitur Time Delay yang Mempermudah Gaya Hidupmu

Produk dengan fitur time delay akan mempermudahmu aktivitasmu.

Sebab, kamu bisa meninggalkan cucian di dalam mesin cuci saat harus mengerjakan kegiatan lainnya. 

Fitur ini dapat digunakan untuk mengatur waktu selesainya pencucian sesuai dengan keinginanmu. 

Misalnya, kamu ingin mengatur waktu pencucian agar selesai tepat ketika kamu tiba di rumah usai bekerja. 

Selain itu, masalah yang kerap dihadapi dalam memicu pertumbuhan jamur dan mencegah bau adalah karena menunda penjemuran pakaian. 

Untuk itu, kamu bisa memilih fitur untuk mencegah pakaian menjadi bau dan pertumbuhan jamur saat harus menunda penjemuran pakaian. 

Cermati pilihan mesin cuci sesuai dengan penggunaan harian karena setiap produsen menawarkan variasi berbeda.

Cari tahu informasi dan berita menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Bagikan:
5254 kali