OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

9 Tips Mendesain Hunian Ramah Lingkungan, Rumah Hemat Energi

19 Juli 2022 · 4 min read Author: Siti Nurhikmah

Rumah ramah lingkungan berarti semua aspek di dalam rumah, baik dalam maupun luar tidak akan berdampak buruk bagi lingkungan, termasuk penghuni rumah.

rumah ramah lingkungan

Turut serta menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan beragam cara. 

Salah satunya dengan membangun rumah ramah lingkungan atau eco-house. 

Rumah ramah lingkungan berarti semua aspek di dalam rumah, baik dalam maupun luar tidak akan berdampak buruk bagi lingkungan. 

Untuk membangun rumah ramah lingkungan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. 

Mulai dari segi ketahanan bangunan, ekonomi, kebutuhan, serta kenyamanan di dalam rumah. 

Hal itu juga harus membuat rumah dapat menyimpan energi sehingga lingkungan menjadi lebih asri. 

Tak hanya itu, penggunaan material yang baik untuk lingkungan juga akan menghemat biaya pengeluaran. 

Eco-house juga membuat rumah lebih nyaman dengan desain yang tetap memperhitungkan estetikanya.

Tertarik membangun rumah ramah lingkungan? Simak tips desainnya di bawah ini:

1. Perhatikan Lokasi Tanah

Saat memutuskan membeli tanah untuk membangun rumah, kamu perlu mengetahui keadaan dari lokasi tanah tersebut. 

Perhatikan bentuk lahan agar kamu bisa membayangkan hunian yang ingin kamu bangun nantinya. 

Jangan lupa untuk pertimbangkan pula akses menuju lokasi rumah tersebut. 

Apakah dekat dengan akses transportasi dan fasilitas umum lainnya atau tidak. 

2. Orientasi Bangunan

Desain dapur ramah lingkungan yang didominasi dengan kayu dan dipenuhi tanaman hijau - Rumah123.com

Setelah menentukan lokasi, langkah selanjutnya yang harus diperhatikan adalah orientasi bangunan. 

Hal ini berguna untuk menghindari banyak bukaan, baik di arah barat maupun timur. 

Iklim di lokasi juga akan memengaruhi bentuk bangunan lho. 

Misalnya, tempat dengan iklim yang panas akan memerlukan banyak bukaan jendela yang besar di sisi utara bangunan. 

Sementara bagian selatan didesain dengan jendela yang lebih kecil beserta dengan shadingnya. 

Hal itu berguna untuk menghindari masuknya sinar matahari langsung ke rumah. 

Sedangkan untuk iklim yang lebih dingin, kamu bisa menerapkan  desain yang bertolak belakang dari iklim panas. 

Dengan memahami orientasi rumah, maka kamu akan membuat rumah menjadi lebih nyaman.

Baca Juga: Tips Membuat Hiasan Dinding Kamar Estetik yang Murah Meriah

3. Penggunaan Material

Material menjadi salah satu pokok utama dalam mendesain eco-house

Banyak material alami yang bisa kamu gunakan, seperti semen, batu bata, bambu, kayu, keramik, baja, dan sebagainya. 

Kamu juga bisa mendaur ulang material lama ataupun yang sudah tidak terpakai. 

Hal itu akan bisa menghemat biaya dalam membangun rumah.

4. Material Dinding

Untuk material dinding pilihlah material yang dapat menyerap panas seperti batu bata. 

Batu batu juga dikenal sebagai material yang tahan api dan memiliki penyerapan air yang rendah. 

Pengunaan keramik juga baik karena perawatannya yang minim dan juga mempercantik bangunan. 

5. Material Lantai

Penggunaan material lantai akan bergantung pada fungsi ruangannya. 

Granit, parkeet, keramik, bambu, marmer, dan kayu bisa menjadi pilihan. 

Namun untuk material yang lebih ramah lingkungan, kamu bisa memakai kayu dan bambu untuk kamar tidur.

6. Denah Rumah

denah rumah type 45 - rumah123.com

Layout denah rumah akan menentukan banyaknya partisi atau ruangan dalam rumah. 

Ruangan yang terbuka di dalam rumah akan memperkecil biaya konstruksi. 

Selain itu juga akan meningkatkan pemasukan cahaya dan udara ke rumah. 

7. Bukaan Jendela

Kamu bisa menggunakan jendela yang terbuat dari kayu atau alumunium. 

Sesuaikan ukuran jendela dengan massa dinding bangunan dan lantai yang menerima pencahayaan langsung dan tidak langsung. 

Tentukan juga arah angin pada rumah dan tambahkan ventilasi udara. 

Hal itu berguna agar udara sejuk dapat masuk dan udara panas dapat keluar.

Baca Juga: 7 Tips Terhindar dari Penipuan Properti Saat Jual Beli Rumah, Jangan Mau Jadi Korban!

8. Atap Rumah

Pemilihan green roof akan menjadikan rumah lebih atraktif dan juga ramah lingkungan.

Coba aplikasikan sistem ini pada atap untuk memberikan insulasi rumah yang membantu mengurangi pemakaian energi. 

Penggunaan green roof ini bisa diterapkan di keseluruhan atap atau pun hanya beberapa bagian.

9. Solar panel

Solar panel atau panel surya merupakan salah satu sistem terbarukan yang digunakan sebagai sumber energi listrik. 

Panel ini akan bekerja dengan mengubah energi matahari menjadi energi listrik. 

Meski harganya cukup mahal, namun panel surya akan berguna dalam jangka panjang. 

Harganya memang mahal pada awalnya akan tetapi akan berguna untuk jangka panjang. 

Dengan begitu kamu jadi bisa menghemat biaya pengeluaran listrik ke depannya. 

Solar panel diletakkan pada atap rumah di bagian timur dan barat sehingga bisa mendapat energi solar matahari.

Sembilan cara tersebut bisa kamu terapkan dalam desain atau saat merenovasi ulang hunian yang ramah lingkungan. 

Hunian yang ramah lingkungan tak hanya bermanfaat untuk kebaikan lingkungan, namun juga penghuni rumah. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk mendapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Sedang mencari hunian yang nyaman seperti Citra Raya? Temukan properti impianmu di www.rumah123.com


Tag: ,