Pohon mangga merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak ditanam orang Indonesia. Simak tips menariknya supaya pohon dapat tumbuh lebat dan berbuah banyak di sini selengkapnya. 

pohon mangga

Pohon mangga merupakan salah satu jenis komoditas tanaman yang banyak ditanam selama masa pandemi Covid 19.

Meski tren tanaman merujuk pada jenis tanaman hias, jenis tanaman ini tergolong abadi dan mudah diaplikasikan tanpa mengenal waktu.

Tak ayal, jika banyak orang sangat ingin menanam pohon mangga di rumah sebagai bagian untuk menambah hiasan taman.

Bukan hanya sekadar pohon, banyak orang yang berpikir jika pohon yang berbuah cenderung memiliki nilai ekonomi yang baik.

Sebab, mangga-mangga tersebut bisa dipetik untuk dijual, maupun dipetik untuk dikonsumsi di rumah. 

Supaya mangga-mangga tersebut berbuah dan menghasilkan banyak manfaat, ada beberapa tips yang perlu kamu tahu secara mendalam.

Lantas, seperti apa tips dan trik untuk mempercepat tumbuh kembang dan pembuahan mangga di rumah? Simak pembahasannya bersama-sama berikut ini. 

Tips merawat pohon mangga supaya cepat berbuah di rumah 

Untuk diketahui, pohon mangga merupakan salah satu jenis pohon yang banyak ditanam di bagian rumah.

Kamu pun pasti ingin pohon di rumah tumbuh dengan lebat, dari sisi pohon sekalipun buahnya.

Jika kamu sudah merencanakan hal tersebut, simak pembahasan berikut ini untuk cari tahu tipsnya secara mudah dan efektif. 

1. Mengatur jarak antar pohon mangga dengan bangunan rumah 

Menanam pohon mangga lebih dari satu merupakan hal yang baik, karena memungkinkan adanya penyerbukan silang pada pohon. 

Meski demikian, saat penanaman tetap harus diperhatikan jarak antar tanaman dan pohon tersebut di halaman rumah.

Faktor keterjangkauan tersebut berkaitan langsung dengan zat dan unsur hara serta air dalam komposisi yang seimbang.

Apabila air dan unsur hara dalam posisi berdekatan, justru mangga tersebut sulit tumbuh sekalipun tidak dapat berbuah. 

Selain faktor irigasi dan proses pembuahan, pastikan jarak halaman dengan pohon dalam kondisi ideal agar tidak mengganggu fasilitas dan distribusi kabel rumah.

2. Melakukan perawatan pohon secara berkala 

Bukan hanya sekadar proses pembuahan, pohon tersebut harus diperhatikan secara berkala.

Perawatan pohon tersebut berkaitan dengan pemangkasan ranting, pemotongan cabang yang dapat mengganggu pertumbuhan mangga, dan membersihkan daun dari pohon.

Baca Juga : 4 Tahap Menanam Pohon Bidara. Dipercaya Bisa Usir Jin dan Tangkal Sihir!

3. Menabur dolomit 

Pemupukan mungkin menjadi prioritas penting hampir pada seluruh pohon maupun tumbuh-tumbuhan yang hidup.

Salah satu jenis pupuk yang bisa kamu gunakan adalah dolomit atau magnesium yang dapat meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan pohon dan buah.

Adapun, penggunaan dolomit dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini: 

- Menabur dolomit di atas tanah apabila ada permukaan tanah yang rusak agar tercampur kembali.

- Cara kedua yang bisa dilakukan adalah menabur pupuk dan dolomit scara bersamaan melingkari tanaman mangga.

- Tabur secara berkala, dalam rentang waktu tujuh sampai dengan sepuluh hari.

4. Melakukan pemangkasan

Pemangkasan ini dalam dimensi yang lain, yakni proses pemangkasan vegetatif dan generatif.

Hal ini disebabkan karena percabangan yang semakin meluas dan jumlah buah yang muncul pun bertambah pada akar dan rantingnya. 

Selain itu, pemangkasan juga dapat menghasilkan kualitas bibit mangga yang baik dan lebih banyak buah.

Adapun, cara dan proses pemangkasan mangga dapat dideskripsikan sebagai berikut.

- Siapkan gergaji dan gunting untuk memangkas ranting, sesuai dengan kebutuhan.

- Pilih bagian ranting yang terdapat banyak hama dan penyakit dan di bakar kemudian.

- Pangkas bagian ranting yang mengarah ke luar atau bagian dalam.

5. Pemberian nutrisi 

Nutrisi pohon dan buah merupakan dua hal yang amat sangat penting untuk dilakukan supaya dapat berbuah dalam jumlah yang banyak. 

Adapun, nutrisi yang diperlukan bukan hanya sekadar menyiram dan pupuk, melainkan juga unsur hara seperti fosfor dan protein yang dapat membentuk pertumbuhan bunga dan pembuahan. 

Oleh sebab itu, pastikan nutrisi pohon mangga dalam kondisi yang baik, sekalipun kaya akan berbagai jenis protein. 

6. Melakukan pelilitan batang 

Pelilitan pada pohon mangga sudah banyak dilakukan sejak lama, bahkan proses ini cenderung cepat dalam pembuahan.

Tujuan pelilitan batang adalah agar distribusi hasil fotosintesis dari daun ke akar menjadi terhambat, karena penumpukan nutrisi pada bagian batang.

Nantinya, hasil pelilitan dan penumpukan nutrisi, kembali disalurkan ke bagian sisi buah. 

Untuk diketahui, proses pelilitan batang menggunakan kawat untuk mendapatkan hasil buah yang lebih banyak lagi.

7. Perawatan dan penyiraman rutin 

Proses produksi buah yang baik pastinya bersumber dari perawatan maupun penyiraman yang dilakukan secara berkala.

Untuk diketahui, pohon mangga yang sudah terkena hama bukan tak mungkin bisa tidak berbuah meskipun sulit.

Kamu pun bisa melakukan proses perawatan dan penyiraman secara berkala, sebelum akar tumbuh dengan sempurna.

Selain penyiraman, pastikan penggunaan pupuk organik dijaga dengan baik supaya mangga bisa dipetik dengan cepat. 

8. Memberi luka pada bagian batang

Meski cukup sensitif, namun pemberian luka pada sisi batang justru dapat meningkatkan produktivitas buah.

Konsep pemberian luka dapat dianalogikan seperti pelilitan, namun fungsinya nanti akan berubah menjadi cadangan makanan berupa buah-buahan.

Bagian pohon yang bisa dilukai atau disayat adalah leher dan pangkal batang, sehingga jaringan kayunya pun juga terlihat dengan baik.

9. Pelengkungan batang 

Selain melukai atau menyayat batang, tahap selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah melengkungkan batang mangga untuk merangsang produktivitas buah.

Hal ini dilakukan supaya pohon melakukan pertumbuhan generatif, sehingga bunga dan buah bisa bermunculan. 

Pelengkungan bertujuan untuk membuat batang menjadi datar, sehingga nutrisi dan unsur hara menjadi terhambat.

Cara melengkungkan batang ialah dengan menarik cabang yang akan dilengkungkan ke tanah, kemudian ditahan dengan tali.

Pastikan ujung cabang diikatkan oleh padat kayu atau patok agar cabang tidak kembali ke posisi awal.

Baca Juga : 11 Tanaman Obat Asam Urat Herbal yang Bisa Ditanam di Rumah

Demikian beberapa tips yang bisa kamu aplikasikan di rumah untuk menghasilkan pohon dan buah mangga berkualitas dengan kuantitas yang banyak.

Yuk, cari tahu inspirasi menarik mengenai bercocok tanam di rumah, selengkapnya di artikel.rumah123.com

"Sedang cari apartemen di wilayah Tangerang? Kamu bisa cek The Golden Stone Serpong selengkapnya di sini."

Bagikan:
40929 kali