Konon katanya, buah kepel memiliki unsur magis dan bisa membuat orang yang memakannya tambah cantik dan wangi. Ini dia fakta sebenarnya!

buah kepel Sumber: Kebunpedia

Buah-buahan memang mengandung banyak manfaat untuk tubuh.

Kandungan vitamin di dalamnya mampu membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Tapi siapa sangka, ternyata ada pula buah yang konon katanya mengandung magis.

Buah tersebut adalah buah kepel.

Dahulu, buah ini kerap dikonsumsi oleh para putri raja Keraton karena dipercaya dapat membuat orang yang memakannya tampak cantik.

Tak hanya itu, buah kepel matang disebut bisa membuat keringat menjadi wangi dan napasnya harum.

Lantas, seperti apa buah kepel yang kaya akan serat dan digunakan oleh putri-putri kerajaan di Indonesia sejak zaman dulu?

Mari bahas bersama-sama!

1. Buah kepel, buah yang mirip dengan sawo dan kaya akan manfaat

Jika dilihat secara saksama, kepel memiliki kemiripan seperti sawo dari segi ukuran maupun warna. 

Umumnya, kepel muncul pada batang-batang pohon yang berukuran tebal, khususnya di wilayah Yogyakarta. 

Proses pembuahan kepel juga tergolong sangat jarang, yakni hanya setahun sekali. 

Wajar jika populasi buah kepel sangat jarang di Indonesia. 

Walau terdengar lazim, justru buah kepel memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh. 

Oleh sebab itu, apabila kamu sedang menjalankan program hidup organik maka tak ada salahnya untuk memilih buah kepel. 

2. Manfaat buah kepel yang sangat baik untuk tubuh

Seperti apa manfaat buah kepel? Ini dia!

- Mengandung senyawa yang melindungi fungsi hati

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam jurnal Scientific Repository IPB 2011, diungkapkan jika buah ini memiliki zat hepa protektif atau perlindungan terhadap fungsi hati pada daging kepel. 

Senyawa tersebut mampu mengembalikan kinerja produksi enzim di dalam hati dan membantu regenerasi sel-sel yang rusak. 

Oleh sebab itu jika kamu memiliki fatty liver, buah kepel ini bisa menjadi obat herbal yang baik. 

- Mampu menekan sistem produksi keringat dan mengurangi bau badan

Buah kepel akan mengendalikan produksi zat mercaptan sebagai salah satu pemicu faktor bau badan.

Selain itu, daging kepel juga terdapat agen antibakteri yang kuat melawan amonia yang berasal dari keringat dan jamur. 

Dengan demikian, badan pun kian terasa segar tanpa keringat berlebih. 

- Mampu mengurangi bau mulut

Ilmuwan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Dr. Asni Amin berhasil menemukan ramuan anti bau mulut dengan ekstrak buah kepel, seperti yang dilansir dari beritagar. 

Sebab, ekstrak kepel mempunyai senyawa pertumbuhan bakteri P. gingivalis dan F. Nucleatum yang menjadi penyebab bau mulut. 

- Berfungsi mengobati batu ginjal 

Daging kepel memiliki kandungan antioksidan dengan kadar alkaloid, fenolik, dan quercetin yang tinggi terbukti mampu membantu kerja ginjal dan memelihara kesehatannya. 

Selain itu, buah ini juga memiliki kemampuan diuretik yang membantu melancarkan urin dan meluruhkan endapan ginjal. 

- Bahan alami untuk alat kontrasepsi 

Selain untuk kesehatan tubuh, kepel juga dapat menahan proses reproduksi manusia. 

Ini disebabkan karena daging kepel memiliki kandungan isoflavon dan fitoestrogen yang sangat tinggi. 

Sifat alami fitoestrogen dan anti implantasi tersebut dapat bekerja sebagai KB alami. 

- Mengurangi gejala asam urat dan kerusakan sendi

Jika kamu mengalami asam urat, daging kepel merupakan obat organik yang tepat untuk mencegah hal tersebut.

Sebab, daging kepel memiliki Zat antihyperuricemic yang berfungsi mengoreksi kelebihan atau kekurangan kadar asam urat dalam tubuh. 

Setidaknya, daging kepel dapat berperan menjaga kadar asam darah dalam komposisi seimbang. 

- Mempercepat regenerasi sel untuk kebugaran tubuh dan awet muda

Jika kamu sering melihat putri keraton tampil lebih awet muda, salah satu resep rahasianya adalah mengkonsumsi daging kepel. 

Sebab, kandungan vitamin E, terpena dan quercetin sangat ampuh dalam proses regenerasi sel dan pemurnian DNA. 

Sifat regenerasi sel tersebut membantu dalam menjaga kebugaran tubuh dan membuat awet muda. 

- Memperlancar datang bulan

Selain meningkatkan kebugaran tubuh dan awet muda, daging kepel juga dapat memperlancar datang bulan, khususnya bagi putri keraton pada masa tersebut. 

Namun harus diingat, jika daging kepel ini haram untuk dimakan oleh ibu hamil karena dapat menggugurkan kandungan.

- Mengandung zat antikanker 

Kandungan acetogenin, styryl lactones dan isoflavon pada daging kepel bekerja sebagai zat antikanker. 

Acetogenin merupakan senyawa unik yang berfungsi menghambat permeabilitas mitokondria untuk mengontrol apoptosis sel kanker.

Sementara, styryl lactones berperan untuk meningkatkan tumor suppressor gene.

Sedangkan isoflavon akan bekerja mengendalikan sifat estrogenik sel kanker. 

3. Mau menanam buah kepel di rumah? Ketahui dulu hal ini

Bisakah buah kepel ditanam di halaman atau kebun rumah? 

Buah dengan nama latin Stelechocarpus Burahol ini sudah ada di Indonesia sejak abad ke 18, tepatnya di wilayah Yogyakarta. 

Daging buah yang syarat akan manfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh ini bisa menjadi alternatif tepat untuk ditanam di depan rumah. 

Lantas, apakah tanaman kepel bisa ditanam di rumah kamu? Jawabannya, bisa dan prosesnya pun juga sangat mudah! 

Namun harus diingat, jika tanaman kepel ini akan tumbuh subur di tempat dengan ketinggian tertentu dengan cuaca yang lebih sejuk. 

Tak ayal jika proses penanaman kepel seringkali dilakukan di wilayah pegunungan maupun dataran tinggi yang dingin. 

Selain di Yogyakarta, saat ini tanaman kepel mulai tumbuh subur di wilayah Malang, Jawa Timur. 

Jika kamu berencana melakukan budidaya tanaman kepel, bukan tak mungkin bisa menjadi peluang bisnis yang sangat menguntungkan. 

Berapakah harga buah kepel dan bibit maupun tanamannya? 

Walau populasinya cukup langka dipasaran, namun tanaman kepel dan daging kepel dijual secara bebas dan layak untuk dikonsumsi banyak orang. 

Apabila kamu ingin menanam kepel di rumah, harga sebuah tanaman kepel juga cukup terjangkau lho. 

Untuk sebuah tanaman kepel berukuran tinggi 40-60cm dijual dengan harga Rp60 ribu saja. 

Sementara, untuk buah kepel dalam satuan kilogram dihargai mulai Rp30 ribu. 

Lain halnya dengan bibit kepel yang dijual mulai dari Rp25 ribu untuk mempercepat proses pembuahan kepel tersebut. 

Dapat disimpulkan jika daging kepel memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. 

Apabila kamu sedang memulai hidup sehat, mengkonsumsi kepel bisa menjadi alternatif terbaik. 

Yuk, cari tahu cara hidup sehat dan organik terlengkap hanya di artikel.rumah123.com selengkapnya.

Bagikan:
3163 kali