cara merawat anggrek

Bunga anggrek yang ditanam di rumah belum juga berbunga hingga saat ini? Ada sejumlah cara merawat anggrek agar cepat berbunga. 

Budidaya tanaman sedang tren lagi, kebetulan saat ini banyak orang yang menghabiskan waktu di rumah. 

Pilihannya adalah bercocok tanam alias budidaya tanaman, mungkin anggrek menjadi opsi tanaman. 

Anggrek atau bunga anggrek adalah tanaman hias yang memiliki daun yang indah dan juga bunga yang cantik. 

Para pencinta tanaman hias menjadikan bunga anggrek sebagai salah satu bunga paling favorit untuk dibudidayakan. 

Sementara salah satu jenis anggrek favorit adalah anggrek epifit yang berasal dari kawasan beriklim tropis. 

Bunga anggrek memiliki varian dan jenis yang banyak di dunia, terdapat lebih dari 25.000 jenis yang ditemukan. 

Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki jenis bunga anggrek terbanyak dengan 4000 jenis. 

Jenis anggrek yang ada di Indonesia ini tersebar di Kalimantan, Sulawesi, Papua, Jawa, dan lainnya. 

Ada sejumlah jenis anggrek seperti Vanda, Cymbidium, Bulbophyllum, Phalaenopsis, Dendrobium, atau Coelogyne

Jenis-jenis anggrek ini diburu oleh para pencinta anggrek dan dihargai dengan nilai yang cukup tinggi. 

Agar bunga anggrek yang dimiliki bisa cepat berbunga, tentunya ada perawatan yang harus dilakukan. 

Situs properti Rumah123.com akan menjelaskan cara merawat anggrek di rumah agar cepat berbunga. 

cara merawat anggrek

Cara Merawat Anggrek Agar Cepat Berbunga 

1. Memerhatikan Arah Cahaya Matahari 

Tumbuhan memerlukan cahaya matahari untuk berfotosintesis, begitu juga dengan tanaman anggrek. 

Coba perhatikan cahaya matahari, apakah cukup untuk menyinari bunga anggrek yang ditanam di rumah. 

Meski begitu, intensitas dan jumlah cahaya matahari antara satu jenis bunga anggrek dengan varian lainnya memang berbeda. 

Untuk itu, kamu memang harus melihat dengan cermat mengenai cahaya matahari ke arah tanaman anggrek. 

2. Memerhatikan Ketinggian Tempat Menanam

Umumnya, bunga anggrek ini bisa cepat tumbuh dengan cepat di daerah yang mempunyai daerah tropis. 

Nah, untuk itu, kamu memang harus memerhatikan lokasi tempat menanam anggrek alias ketinggian tempat. 

Anggrek bisa tumbuh cepat pada daerah yang mempunyai iklim tropis, meski ada sejumlah jenis yang bisa tumbuh di lokasi berbeda. 

Ada anggrek yang memang tumbuh di dataran tinggi dengan temperatur sejuk antara 18 sampai 21 derajat celcius pada siang hari. 

Tanaman anggrek lainnya juga ada yang bisa tumbuh di ketinggian dataran sedang antara 19 hingga 32 derajat celsius. 

Ada juga bunga anggrek yang bisa tumbuh di ketinggian dataran rendah dengan suhu cukup panas antara 34 hingga 38 derajat celsius. 

3. Memilih Rumah Lindung yang Cocok

Anggrek memang harus ditempatkan di dalam rumah lindung dengan intensitas cahaya antara 50 hingga 70% (persen). 

Rumah lindung ini memang harus memiliki paranet atau jaring berwarna gelap yang berukuran luas. 

Sebenarnya, rumah lindung ini tidak perlu permanen, namun bisa dipasang paranet dengan baik untuk melindungi bunga anggrek. 

4. Menyusun Tata Letak Bunga Anggrek 

Jangan lupa untuk memerhatikan penyusunan bunga anggrek agar bisa tumbuh dengan baik dan berbunga. 

Salah satu anjuran adalah menyusun bunga anggrek secara datar dengan ketinggian kurang dari satu (1) meter. 

Tidak disarankan untuk menaruh bunga anggrek secara berjenjang karena bisa mengganggu sirkulasi udara. 

5. Memerhatikan Kelembapan Udara 

Bunga anggrek bisa tumbuh dengan cepat kalau memerhatikan kelembapan udara di sekitar tempat menanam. 

Kelembapan udara berkisar antara 60-80%, jangan lupa untuk selalu mengukur kelembapan udara sekitar. 

Kamu bisa membuat kolam kecil di bawah rak tanaman atau memasang alat yang mengeluarkan kabut.

6. Memilih Media Tanam yang Tepat 

Anggrek juga memerlukan perawatan untuk tumbuh dan berbunga, jadi perhatikan media tanam untuk tanaman ini. 

Media tanam bisa berupa potongan batu bata dan juga pakis, atur komposisi media tanam dengan sepertiga untuk batu bata dan sisanya paks. 

Jangan lupa memilih pot dari tanah liat yang memiliki banyak lubang agar anggrek cepat berbunga. 

7. Menyiram Secara Teratur 

Penyiraman harus dilakukan secara tepat karena anggrek memang membutuhkan asupan air yang cukup. 

Kalau cuaca sedang terik kamu bisa melakukan penyiraman sebanyak dua kali pada pagi hari dan siang hari. 

Namun, kalau hujan, kamu tidak perlu melakukan penyiraman karena tanaman sudah terkena air hujan. 

8. Memberikan Pupuk 

Jangan lupa untuk memberikan pupuk kepada anggrek agar cepat berbunga dengan pupuk dengan kandungan unsur hara yang tinggi. 

Tidak ketinggalan, kamu bisa memberikan campuran air dan air kelapa untuk membuat anggrek tumbuh dengan baik. 

9. Mengendalikan Hama dan Penyakit 

Tanaman tidak luput dari serangan hama dan penyakit, jangan lupa untuk membersihkan anggrek secara rutin. 

Bersihkan anggrek dari kotoran, gulma, jamur, dan lainnya, serta gunakan insektisida atau fungisida jika anggrek terkena masalah. 

Situs properti Rumah123.com selalu menyajikan artikel menarik mengenai rumah dan gaya hidup di rumah.

Baca juga: 11 Tips dan Cara Merawat Tanaman Hias Indoor

Bagikan:
5145 kali