generasi milenial- rumah123.com Sebanyak 80 Persen Generasi Milenial Amerika Serikat Menggunakan Smartphone dalam Mencari Hunian. Pencarian Memakai Smartphone Juga Dilakukan oleh Generasi yang Lebih Tua Seperti Gen X dan Baby Boomers (Foto: Rumah123/Getty Images)

Sebanyak 80 persen generasi milenial Amerika Serikat mencari dan menemukan rumah dengan menggunakan smartphone. Hmm, bagaimana dengan Indonesia?

National Association of Realtors mengadakan riset rutin. Salah satu hasil temuan riset adalah sebanyak tiga dari empat responden menemukan rumah melalui telepon atau smartphone. Hasil riset ini dilansir oleh situs properti Housingwire.com.

NAR atau National Association of Realtors merupakan asosiasi (persatuan) broker atau agen properti terbesar di Amerika Serikat. Asosiasi ini memiliki anggota 1,3 juta orang.

Baca juga: Milenial Kanada Perlu Waktu 29 Tahun untuk Mengumpulkan DP Rumah

Sebenarnya, asosiasi ini mempunyai 1.200 lembaga yang lebih kecil. Semua asosiasi tersebar di seluruh negara bagian atau provinsi di Amerika Serikat.

Tiga dari empat responden memang menggunakan smartphone untuk mencari rumah. Artinya rata-rata ada 76 persen responden memanfaatkan smartphone untuk mencari rumah.

Persentase dari responden jika melihat latar belakang generasi memang beragam. Generasi milenial paling tinggi, namun generasi yang jauh lebih tua pun sudah memanfaatkan teknologi pintar untuk mencari rumah.

Generasi Milenial Amerika Serikat Cari Rumah Lewat Hape

Riset dari National Association of Realtors mengungkapkan kalau 80 persen generasi milenial menggunakan smartphone untuk mencari rumah. Hal ini tidak mengherankan kalau kaum milenial memang digital native.

Mereka terbiasa menggunakan internet dan pengguna aktif media sosial. Untuk sekedar informasi, generasi milenial adalah mereka yang lahir pada awal 1980-an hingga pertengahan 1990-an.

Sejumlah pakar sepakat kalau mereka yang lahir mulai dari 1981 hingga 1996 adalah generasi milenial. Selain itu, generasi milenial ini terbagi antara milenial tua dan milenial muda.

Baca juga: 50 Persen Investor Milenial Beli Properti Tanpa Pernah Berkunjung ke Lokasi

Persentase dari generasi milenial tua yang mencari hunian melalui smartphone adalah 81 persen, sementara kaum milenial muda persentasenya 80 persen. Persentasenya memang beda tipis.

Untuk generasi yang lebih tua alias Gen X atau generasi X, persentasenya adalah 78 persen. Sebenarnya selisih persentase memang tipis ya.

For your information, Gen X adalah mereka yang lahir pada awal 1960-an hingga awal 1980-an. Sederetan pakar meyakini mereka ini lahir mulai 1961 hingga 1981. Bisa dikatakan kalau Gen X tua termasuk orang tua dari kaum milenial muda.

Baca juga: Jumlah Kaum Milenial yang Hidup Menumpang di Rumah Orang Tua Meningkat

Malah ada sejumlah pakar yang membuat generasi baru yaitu Xennials. Generasi ini lahir pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Mungkin mereka adalah Gen X muda yang bisa masuk milenial tua.

Terakhir, hasil riset dari National Association of Realtors ini mengungkapkan kalau 68 persen dari generasi Baby Boomers muda juga menggunakan smartphone untuk mencari rumah. Hasil ini tentu mengejutkan lantaran generasi ini tergolong lansia, namun masih bisa update dengan teknologi.

Baby Boomers muda berusia antara 54 hingga 63 tahun. By the way, generasi Baby Boomers adalah mereka yang lahir pada kurun waktu 1946 hingga 1964. Mereka lahir setelah Perang Dunia II. Mereka ini tergolong kakek nenek kaum milenial.

Lantas bagaimana generasi milenial Indonesia? Sayangnya, belum ada riset bagaimana perilaku kaum milenial Indonesia dalam mencari rumah, apakah mereka menggunakan smartphone untuk mencari rumah di marketplace, mendatangi show unit dan marketing gallery perusahaan pengembang, atau mengunjungi pameran properti.

Baca juga: Hanya Generasi Milenial yang Berani Beli Rumah Berhantu

Bagikan: 1487 kali