tips membeli rumah pertama Ilustrasi. Situs Properti Rumah123.com Mengulas Tips Membeli Rumah Pertama Terutama Bagi Generasi Milenial (Foto: Rumah123.com/Freepik.com)

 

Tidak ada yang tidak mungkin termasuk membeli properti. Ada sejumlah tips membeli rumah pertama yang bisa kamu lakukan sekarang juga. 

Bagi sebagian orang, membeli rumah masih jauh dari jangkauan lantaran banyaknya tahapan yang mesti ditempuh. 

Mana yang harus dimulai lebih dulu, menabung uang muka, mencari rumah, atau memperbaiki kondisi keuangan. 

Setiap perjalanan orang dalam mencari rumah memang berbeda-beda, namun memang sangat panjang. 

Lantaran pembelian rumah bukanlah hal yang sepele. Banyak yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan membeli. 

Situs properti Rumah123.com akan memaparkan tips membeli rumah pertama bagi generasi milenial. 

1. Mengetahui Kondisi Keuangan 

Coba cek terlebih dahulu mengenai kondisi keuangan kamu terutama dari sisi pemasukan dan pengeluaran. 

Lihat berapa pemasukan dan pengeluaran per bulan. Apakah pemasukan tetap, bagaimana dengan pengeluaran? 

Apakah pemasukan masih lebih besar dari pengeluaran? Kalau iya, bahkan kamu bisa menabung, maka kondisi keuangan kamu sehat. 

2. Memperbaiki Cash Flow Finansial 

Kondisi finansial kamu belum ideal. Pengeluaran lebih besar dari pemasukan atau pengeluaran tidak terkendali. 

Saatnya memperbaiki cash flow finansial dengan menghitung pengeluaran setiap bulan dan melakukan penghematan. 

Kalau bisa, kamu bisa mencari karier yang lebih baik, mencari pekerjaan sampingan, memiliki usaha, atau merintis bisnis. 

3. Memiliki Dana Darurat 

Sebelum mulai untuk mengumpulkan uang muka atau down payment (DP), mulailah untuk memiliki dana darurat. 

Besar dana darurat adalah pengeluaran rutin kamu setiap bulan, bukan besar pendapatan per bulan. 

Kalau penghasilan kamu Rp5 juta per bulan, pengeluaran kamu per bulan Rp1,5 juta, maka dana darurat yang dikumpulkan adalah kelipatan dari 1,5 juta. 

Paling tidak, kamu memiliki dana darurat selama tiga bulan. Semakin besar tentunya semakin bagus. 

Tengok kondisi saat ini saat merebak virus covid-19, banyak karyawan yang terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). 

Dana darurat berfungsi sebagai cadangan saat kamu tidak memiliki pekerjaan, dipecat, dan lainnya. 

tips membeli rumah pertama Generasi Milenial Bisa Membeli Rumah Pertama dengan Melakukan Pengecekan Kondisi Keuangan, Mencari Rumah, Mengetahui Cara Pembayaran, dan Lainnya (Foto: Rumah123.com/Freepik.com)

4. Menentukan Properti yang Akan Dibeli 

Kamu ingin membeli rumah atau apartemen? Kalau kamu masih lajang, kamu bisa memilih apartemen tipe studio. 

Jika kamu baru menikah, pilihannya adalah rumah tapak atau apartemen 1 bedroom atau apartemen 2 bedroom

Cari properti yang memiliki kemudahan transportasi. Tidak masalah jika kamu tinggal di Citayam, Jawa Barat atau Cisauk, Tangerang. 

Kedua tempat ini bisa ditempuh dengan KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line selama kurang lebih 1 jam. 

5. Mempersiapkan Uang Muka 

Berapa lama harus menabung uang muka? Setahun, dua tahun, tiga tahun, atau lebih? Bikin proyeksi. 

Kalau kamu memperhitungkan waktu dua tiga tahun, kamu bisa menyisihkan dalam bentuk tabungan, emas, dan investasi lainnya. 

Cari investasi keuangan yang relatif aman seperti emas. Kenaikannya dalam dua tahun memang tidak besar, namun aman.

6. Mempertimbangkan Cara Pembayaran 

Ingin membeli rumah secara tunai, tunai bertahap, atau membayar menggunakan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau KPA (Kredit Pemilikan Apartemen). 

Saat memilih KPR atau KPA, ada opsi lainnya yaitu KPR dan KPA dari bank konvensional atau KPR dan KPA dari bank syariah. 

Setiap pola pembayaran memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing, Pelajari setiap cara pembayaran. 

7. Jangan Menjadi Rumah Selamanya 

Jangan pernah berpikir kamu akan tinggal di rumah ini selama-lamanya. Pikirkan kamu akan pindah lagi. 

Kenapa begitu? Saat karier kamu meningkat, bisnis berkembang, dan anggota keluarga bertambah, kamu akan mencari rumah baru. 

Rumah yang sudah dibeli bisa dijual dan menjadi uang muka. Lantas kamu membeli hunian yang lebih besar. 

Istilahnya adalah upgrade properti. Kamu membeli properti yang lebih besar dari hunian sebelumnya. 

Orang Australia bisa pindah rumah enam kali seumur hidupnya. Setelah upgrade hunian, orang bule biasanya melakukan downgrade

Maksudnya adalah ketika mulai tua, mereka pindah ke hunian yang lebih kecil. Jadi kamu tidak perlu berpikir tinggal di satu rumah selamanya. 

8. Tidak Menunda Membeli Rumah 

Jangan pernah menunda membeli rumah meski satu tahun. Kenaikan properti sudah sulit dikejar oleh kenaikan gaji. 

Kumpulkan saja uang muka secepatnya, membeli properti yang semampunya, setelah itu kamu bisa menjualnya lagi. 

Jangan lewatkan artikel-artikel menarik mengenai tips membeli rumah dan perencanaan keuangan dari Rumah123.com.

Baca juga: Tips Beli Rumah: 4 Kerugian Membeli Rumah Dekat dengan Sekolah

Bagikan:
1184 kali