Ketika AC tidak dingin, kamu tak akan mendapatkan manfaatnya dan hanya membayar listrik yang mahal saja. Kenali penyebab dan cara mengatasinya!

ac tidak dingin - Rumah123.com Filter yang rusak bisa menjadi salah satu penyebab AC tidak dingin - Rumah123.com

Kehadiran pendingin ruangan alias AC (air conditioner) di rumah rasanya sudah menjadi hal yang wajib ada. 

Pasalnya, bukan hanya di musim kemarau saja. Di saat musim hujan pun cuaca panas dan lembab tetap sering menghampiri.

Tapi bagaimana jika AC tidak dingin? Percuma saja dong sudah bayar listrik mahal-mahal tapi efeknya tak maksimal?

Eits, jangan emosi dulu. Ternyata ada banyak faktor yang menyebabkan AC tidak dingin. 

Ketahui dan perbaiki masalah yang menjadi pemicunya, niscaya AC di rumahmu akan kembali berfungsi dengan sempurna!

Bagaimana cara mengetahuinya? Rumah123.com telah merangkum buku ‘Panduan Menjadi Teknisi: Merawat & Memperbaiki AC’ karangan Juni Handoko.

Yuk simak bersama-sama penjelasan selengkapnya!

Baca juga: 6 Pemakaian AC yang Salah, Pantas Tagihan Listrik Membengkak! 

Penyebab AC tidak dingin yang sering terjadi dan cara mengatasinya

Dalam beberapa kasus, AC beroperasi secara normal, namun angin yang keluar adalah angin panas. 

Jika yang terjadi pada AC di rumahmu demikian, kemungkinan inilah yang menjadi penyebabnya:

1. Settingan remote control tidak sesuai

Terdengar sepele memang, tapi tak sedikit yang salah dalam mengatur mode setting di remote control AC sehingga udara tak dingin.

Coba periksa mode yang terdapat pada remote control. Apakah aturannya sudah sesuai?

Agar udara yang keluar sejuk, settingan harus berada pada mode COOL atau AUTO. 

Banyak orang yang malah mengatur mode FAN, padahal mode tersebut hanya berfungsi untuk membuat blower bekerja, bukan untuk membuat AC menghembuskan udara dingin.

2. Kompresor tidak bekerja

Jika settingan remote control sudah sesuai tapi AC masih tidak dingin, bisa jadi masalahnya ada pada kompresor yang tidak bekerja.

Sering terjadi kasus di mana hanya kipas outdoor yang bekerja, sedangkan kompresornya tidak. 

Untuk mengetahui apakah kompresor bekerja atau tidak, ada dua cara yang bisa kamu lakukan. 

Cara pertama, cek arus listrik yang melewati kompresor. 

Untuk mengeceknya, gunakan tang ampere, jepit salah satu kabel yang masuk ke kompresor.

Lalu sesuaikan hasil pengukuran dengan arus listrik standar pada unit AC.

Jika tang ampere tidak menunjukkan adanya arus listrik, dapat dipastikan kompresor tidak bekerja.

Cara kedua, cek tekanan freon di dalam pipa.

Gunakan charging manifold untuk melakukan ini. Perhatikan hasil pengukuran dengan tekanan freon pada AC normal.

Jika tekanan freon melebihi tekanan 200 psi, atau jarum penunjuk skala pada alat charging manifold mencapai batas maksimal (kondisi jarum mentok), artinya kompresor tidak bekerja.

Lalu bagaimana jika kompresor tidak bekerja? Kamu bisa melakukan sejumlah hal ini:

- Periksa tegangan listrik utama. Jika sangat rendah, segera hubungi petugas PLN dan minta mereka memperbaikinya

- Periksa kapasitor kompresor. Jika kondisinya sudah rusak, segera ganti dengan yang baru dan seukuran

- Periksa bagian external overload motor protector. Jika sudah tidak berfungsi, ganti dengan komponen yang sejenis

- Periksa kabel dan soket kelistrikan pada bagian outdoor. Jika ada yang rusak, perbaiki sambungan kabel dan soket listrik

- Periksa putaran kipas outdoor. Jika putarannya pelan, artinya kapasitor kipas lemah. Ganti segera kapasitor kipas dengan yang baru

- Periksa putaran kipas dengan tangan. Jika terasa macet atau seret, ganti bearing kipas segera. Jangan menunda karena kompresor akan cepat panas dan tak mendapatkan pendinginan yang maksimal sehingga bisa memutus arus ke kompresor.

3. Kompresor bekerja, namun kipas outdoor tidak berputar

- Matikan AC atau cabut stop kontak listrik utama. Buka pelindung outdoor, Putar daun kipas dengan menggunakan tangan. Jika bearing macet atau sering menimbulkan suara mendecit, segera ganti bearing motor kipas

- Periksa kondisi kapasitor kipas outdoor. Jika sudah rusak, ganti dengan kapasitor baru 

- Periksa bagian dalam motor kipas. Jika lilitan putus atau terbakar, ganti dengan motor baru

4. Kipas outdoor dan kompresor tidak bekerja

- Periksa thermistor dan relay yang terdapat pada bagian PCB elektronik. Jika rusak, ganti kedua komponen tersebut agar arus listrik bisa mengalir ke bagian outdoor

- Periksa kembali settingan remote control telah berada pada mode COOL atau AUTO

- Periksa sambungan kabel listrik yang menghubungkan bagian indoor dan outdoor. Jika ada yang kendor atau lepas, segera perbaiki.

AC tidak dingin walaupun beroperasi dengan normal

Walaupun AC beroperasi dengan normal, seringkali udara yang keluar tetap tidak dingin. Jika demikian, penyebab yang sering terjadi biasanya:

5. Sirip-sirip evaporator kotor sehingga sirkulasi udara menjadi tidak lancar

Segera ganti dengan sirip evaporator yang baru atau bersihkan dengan menggunakan pompa steam jika kondisi sirip-siripnya sangat kotor. 

Untuk memastikan sirip evaporator sudah benar-benar bersih, gunakan lampu senter untuk menerangi bagian tersebut agar terlihat dengan jelas.

6. Tersumbatnya aliran sistem pendingin 

Tersumbatnya aliran sistem pendingin disebabkan oleh kotoran, kerak, serpihan logam yang terbawa oleh aliran freon. 

Untuk mengetahui aliran sistem tersumbat atau tidak, periksa di bagian strainer dengan cara menyentuh bagian strainer dengan tangan.

Jika terasa dingin atau mengembun, berarti terdapat sumbatan pada aliran. Solusinya, keluarkan freon dari sistem.

Bersihkan sistem menggunakan udara bertekanan agar kotoran terhempas.

Jika kondisi filter rusak, ganti dengan yang baru.

7. Kapasitas AC yang tidak sesuai ruangan

Tentukan kapasitas AC yang digunakan yang sesuai dengan luas ruangan. Misalnya AC 1/2 PK untuk ruangan dengan luas 9-10 m2. Lalu AC 2 PK untuk ruangan seluas 36-40 m2. 

8. Ventilasi terbuka atau terdapat celah udara 

Supaya maksimal, ruangan yang ber-AC sebaiknya tertutup rapat tanpa ada ventilasi yang terbuka ataupun celah udara yang tersisa. 

Biasanya ruangan yang menggunakan pintu geser cenderung lebih tidak dingin ketimbang pintu biasa karena ada celah di antara pintu dan ruangan.

Bagikan:
9824 kali