Beras basmati merupakan salah satu pilihan makanan sehat untuk kamu yang sedang menjalani diet. Simak 8 manfaat beserta komposisinya di sini selengkapnya. 

beras basmati

Beras basmati merupakan salah satu jenis pangan yang kerap digunakan oleh banyak orang saat ini.

Meski beras ini kerap menjadi bahan wajib pada nasi mandi, namun beras ini memiliki manfaat lebih, khususnya untuk kamu yang sedang menjalani hidup sehat sekalipun untuk diet.

Beras yang banyak tumbuh di wilayah Asia Selatan maupun Timur Tengah ini diklaim bisa mengurangi berat badan, sekalipun mampu mengatur rasa lapar yang kerap terjadi.

Lantas, seperti apa komposisi beras ini beserta manfaatnya bagi kesehatan tubuh? Untuk itu, simak pembahasannya bersama-sama berikut ini. 

Mengenal komposisi beras basmati 

Beda dari beras putih maupun beras merah, basmati memiliki karakter yang panjang dan sedikit lebih keras.

Selain itu, zat amilosa dan penyusun pati pada beras ini bersifat tidak lengket, sehingga sangat baik untuk dimasak.

Ada dua jenis basmati yang perlu kamu ketahui, yakni beras warna putih dan juga beras berwarna coklat. 

Supaya kamu nggak penasaran, berikut merupakan komposisi basmati seberat 163 gram yang dapat dideskripsikan sebagai berikut. 

- Kalori: 210 - Protein: 4,4 gram - Lemak: 0,5 gram - Karbohidrat: 45,6 gram - Serat: 0,7 gram - Natrium: 399 miligram - Folat: 24% dari rekomendasi asupan harian (RAH) - Vitamin B1: 22% dari RAH - Vitamin B3: 15% dari RAH - Vitamin B6: 9% dari RAH - Selenium: 22% dari RAH - Tembaga: 12% dari RAH - Zat besi: 11% dari RAH - Zinc: 7% dari RAH - Fosfor: 6% dari RAH - Magnesium: 5% dari RAH

Sebagai perbandingan, basmati cokelat memiliki banyak kalori, karbohidrat, dan serat.

Selain itu, kandungan magnesium, vitamin E, zinc, kalium dan fosfor pada beras basmati cokelat juga juga lebih berkhasiat dibandingkan beras putih.

Baca Juga : 8 Jenis Tanaman Pangan Paling Penting di Dunia, Beras Nomor Berapa?

Manfaat beras basmati untuk kesehatan tubuh

Ada beberapa manfaat baik pada beras basmati yang layak untuk dikonsumsi sehari-hari, dengan deskripsi berikut berikut,. 

1. Rendah arsenik 

Dibandingkan beras yang setiap hari kita konsumsi, basmati cenderung lebih rendah arsenik. 

Perlu diketahui, arsenik merupakan kandungan yang sangat berbahaya sekalipun sangat riskan terhadap penyakit mematikan seperti jantung, kanker maupun diabetes.

2.  Melancarkan sistem pencernaan 

Rutin mengkonsumsi basmati akan sangat bermanfaat untuk saluran pencernaan, karena terdapat serat laut yang membantu gerakan kotoran dalam tubuh.

Jika kotoran dapat dibuang dengan baik, maka sistem pencernaan maupun peredaran darah menjadi lebih lancar.

3.  Kaya akan nutrisi

Dalam proses pembuatannya, beras basmati sudah diperkaya dengan kandungan zat bernutrisi yang sangat baik. 

Nutrisi tersebut merujuk pada kandungan mineral yang sangat baik, sehingga layak untuk dikonsumsi setiap hari.

Selain kandungan mineral, basmati juga dilengkapi oleh zat besi, asam folat, tiamin maupun niacin. 

4.  Komposisi gandum utuh 

Beras ini tidak hanya dilengkapi oleh kandungan padi saja, melainkan juga dilengkapi oleh gandum utuh, khususnya basmati berwarna cokelat.

Gandum utuh tersebut merujuk pada tekstur yang tidak lengket, sekalipun menyerupai sebuah beras merah.

Hal ini pun akan sangat bermanfaat, terlebih jika kamu memiliki riwayat diabetes karena gandum utuh tersebut juga menghasilkan kadar arsenik yang rendah. 

5.  Menjaga kesehatan jantung

Selain mencegah dan mengurangi resistensi terhadap diabetes, beras basmati juga baik untuk kesehatan jantung.

Pasalnya, basmati juga memiliki kadar lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan dengan beras lainnya.

Selain itu, kandungan serat yang sangat tinggi mampu memperlancar sistem kardiovaskular jika dikonsumsi secara teratur. 

6.  Mengurangi gejala alzheimer 

Tak hanya berkaitan dengan kesehatan, basmati juga bermanfaat untuk kesehatan otak, khususnya mengurangi alzheimer maupun demensia.

Pasalnya, beras ini dilengkapi oleh vitamin otak bernama Tiamin, sehingga mampu meningkatkan daya ingat sekalipun konsentrasi. 

Dengan mengkonsumsi basmati, kamu pun bisa mencegah alzheimer dan demensia, maupun penyakit lain yang berkaitan dengan saraf otak.

7.  Mencegah pembentukan sel kanker

Perlu diketahui, beras basmati memiliki kandungan serat 20% lebih banyak dari beras lainnya.

Serat tersebut juga dapat mencegah pembentukan sel kanker, khususnya dalam mengurangi bahaya kanker usus maupun kanker serviks.

8.  Menurunkan tekanan darah 

Selain menjaga kesehatan jantung dan mengurangi pembentukan sel kanker, beras basmati juga diklaim mampu menurunkan tekanan darah.

Kandungan potasium dan magnesium pada jenis beras ini mampu mengurangi tekanan sekalipun gula darah, apabila dikonsumsi setiap hari.

Baca Juga : 8 Manfaat Air Kelapa Hijau bagi Kesehatan Tubuh Berdasarkan Penelitian

Demikian beberapa manfaat dan komposisi beras basmati yang perlu kamu tahu untuk  memenuhi kebutuhan makanan sehat di rumah.

Untuk cari tahu inspirasi menarik memulai hidup sehat dari rumah, selengkapnya di artikel.rumah123.com.

"Sedang mencari rumah idaman? Wujudkan bersama Cluster Btari at Summarecon Bandung selengkapnya."

Bagikan:
1389 kali