Memilih developer properti memang susah-susah gampang. Untuk menghindari kekecewaan, sebaiknya kamu melihat dulu 7 tips ini!

developer properti - rumah123.com

Kredibilitas pengembang atau developer merupakan salah satu poin penting saat kamu akan beli hunian. Kalau reputasi pengembangnya belum bagus, sebaiknya kamu pertimbangkan lagi untuk membeli sebuah hunian pilihanmu. Masalahnya, beli hunian itu kan gak murah. Mungkin kamu juga sudah menabung lama untuk mengumpulkan dananya. Jadi, gak kebayang deh kecewanya kamu kalau nantinya ditelantarkan bahkan ditipu pengembang.

Semakin tinggi kebutuhan akan hunian, maka semakin banyak pengembang yang bermain di sektor ini. Ada juga lho pengembang yang maunya ambil untung sebanyak-banyaknya dengan menawarkan produk yang kualitasnya kurang bagus.

Baca juga: Siapa Saja Developer yang Menjadi Pilihan Property Seeker?

Nah, untuk menghindari kamu dari kekecewaan dan kerugian akibat mendapat pengembang yang gak bagus, berikut ini beberapa hal yang perlu kamu perhatikan untuk mendapatkan pengembang yang oke:

Pertama

Pilihlah pengembang yang kredibel dan punya reputasi baik. Hal ini dapat dilihat dari proyek-proyeknya yang sudah berkembang sebelumnya.

Kedua

Pengembang yang berkualitas biasanya memiliki rumah contoh. Cek dulu rumah contoh yang ditawarkan, untuk melihat kualitas bangunan yang akan dipilih.

Ketiga

Pastikan fasilitas perumahan yang akan disediakan pengembang.

Keempat

Pilih pengembang yang memiliki manajemen yang baik.

Baca juga: Mau Beli Rumah Halal Lewat Developer Properti Syariah? Ketahui Dulu 5 Hal Ini

Kelima

Carilah informasi tentang status lahan yang akan dibangun. Pastikan bahwa pengembang telah mengurus perizinannya dengan mengecek ke pihak terkait.

Keenam

Pastikan bahwa pengembang memiliki kepastian kapan melakukan serah-terima perumahan kepada calon konsumen. Kepastian serah-terima ini merupakan salah satu bentuk komitmen pengembang.

Ketujuh

Pilihlah developer yang memiliki kerja sama KPR dengan banyak bank. Semakin banyak bank menyalurkan kredit ke perumahan tersebut, itu dapat dijadikan indikator bahwa pengembang itu kredibel. Sebelum melakukan kerja sama biasanya pihak bank memeriksa pengembang tersebut dalam hal kemampuan membangun rumah, cash flow perusahaan, dan komitmen dalam menyelesaikan sertifikat, dan lain sebagainya.

Bagikan:
3951 kali