cara memelihara hewan di apartemen- rumah123.com Ilustrasi Anjing dan Kucing. Ada Sejumlah Tips yang Bisa Diterapkan Jika Ingin Memiliki Hewan Peliharaan di Apartemen (Foto: Rumah123/Getty Images)

Ada tujuh tips yang bisa diterapkan saat ingin memelihara hewan di apartemen. Jangan salah ya, kamu bisa memiliki binatang peliharan kalau tinggal di hunian vertikal.

Saat memutuskan tinggal di apartemen, tidak serta merta kamu tidak dapat memelihara hewan. Kamu masih bisa memiliki hewan peliharaan.

Pastinya kamu bingung, bagaimana ceritanya tinggal di apartemen namun bisa memiliki hewan peliharaan seperti anjing, kucing, hamster, guinea pig, dan lainnya.

Baca juga: Little Cat, Treadmill Khusus Kucing Biar Hewan Kesayangan Kamu Ga Gemuk Lagi

“Ada sejumlah binatang selain anjing yang cocok untuk tinggal di apartemen,” ujar Laura Mundy seperti dikutip dari situs Realestate.com.au. Laman properti ini milik REA Group Australia yang juga induk perusahaan Rumah123.com.

“Kucing, kelinci, dan guinea pig adalah pilihan bagus lantaran binatang ini tidak memiliki ikatan sosial yang kuat, rasa persahabatan, dan latihan yang diperlukan oleh anjing,” lanjut Mundy yang juga pelatih dan pengamat perilaku anjing yang tinggal di Melbourne, Australia.

“Binatang-binatang ini bersih, diam, bisa diajarkan ke toilet, dan tidak memerlukan akses ke luar ruangan untuk berlari keliling untuk berlatih. Mereka bisa hidup bahagia dan memiliki kehidupan sangat cukup dalam ruangan yang kecil,” kata Mundy lagi.

Baca juga: Rumah Transparan Seluas 20 Meter Persegi Ini Dihuni 3 Orang dan 1 Kucing

Bagi kamu yang tinggal di apartemen dan ingin memelihara binatang, memang harus cerdas memilih hewan peliharaan. Anjing akan menggongong, kotoran kucing dan kelinci bisa menimbulkan bau, dan lainnya.

Untuk itu, simak tujuh tips sebelum memutuskan untuk memiliki hewan peliharaan seperti apa. Tips ini membantu kamu dalam memelihara binatang secara baik.

1. Memasukkan Piranti Tambahan

Kalau kamu memilih untuk memelihara anjing, pastikan hewan peliharaan ini makan menggunakan piranti seperti puzzle. Hal ini bisa membuat otak anjing bekerja, durasi makan lebih lama, dan memberikan anjing sesuatu yang menarik saat kamu bekerja.

2. Menempatkan Area Bermain

Pastinya kamu tidak mempunyai area bermain. Saatnya mengubah salah sudut rumah untuk menempatkan area bermain seperti kotak dengan rumput untuk kelinci, area menggaruk kuku bagi kucing. Tidak lupa untuk menempatkan area buang air bagi hewan kesayangan.

3. Bertemu dengan Tetangga

Jangan lupa untuk bertemu tetangga dan mengobrol santai. Kamu bisa mengutarakan kalau memiliki hewan peliharaan. Mereka bisa memaklumi kalau suatu saat ada suara anjing atau kucing dari unit apartemen. Mudah-mudahan mereka tidak mengeluh dengan keberadaan hewan peliharaan.

4. Mengatur Suhu dan Ventilasi Udara

Pastikan kamu mengatur suhu dan ventilasi terutama ketika kamu pergi bekerja dan harus meninggalkan hewan peliharaan sendirian di apartemen. Pastikan hewan kesayangan tidak kedinginan atau kepanasan.

5. Melatih Hewan Peliharaan

Latihan tetap penting bagi hewan peliharaan terutama anjing dan kucing. Anjing bisa menggonggong saat ada melewati selasar atau lorong apartemen. Kucing juga dapat ketakutan ketika ditinggal sendirian.

6. Memastikan Apartemen Ramah untuk Hewan

Periksa setiap sudut rumah, apakah rumah mempunyai balkon? Kucing dan anjing bisa meloncat. Guinea pig juga bisa melewati bagian yang sempit.

7. Mencari Tempat Perawatan Hewan

Jika hewan kamu memerlukan latihan rutin, coba mencari penitipan hewan. Mereka bisa merawat binatang peliharaan selama kamu bekerja di kantor.

Baca juga: 7 Inspirasi Desain Tempat Bermain Kucing di Rumah

Bagikan: 880 kali