berkebun di rumah

Mulai tertarik untuk menanam sayuran sendiri di rumah?

Sebelum memulainya, pastikan kamu mengetahui beberapa hal penting sebelum memutuskan untuk berkebun. 

Salah satunya adalah metode yang digunakan dalam menanam sayuran. 

Metode menanam yang cocok untuk diaplikasikan di rumah yakni metode hidroponik. 

Tak hanya itu, ada beberapa hal lainnya yang juga kamu harus perhatikan saat memutuskan untuk berkebun. 

Simak tujuh tips berkebun di rumah untuk pemula yang mudah dan antigagal berikut ini:

1. Pilih Area dengan Paparan Sinar Matahari

metode hidroponik sumber: haibunda

Untuk membuat tanaman tumbuh dengan baik, pastikan kamu memperhatikan keberadaan sinar matahari. 

Sebab, tanaman harus mendapatkan sinar matahari yang cukup. 

Minimal dengan durasi pancaran matahari terhadap tanaman mulai tiga hingga enam jam. 

2. Lakukan Observasi Lingkungan

Untuk mengurangi risiko kegagalan dalam menanam sayuran, kamu juga harus memperhatikan lingkungan rumah. 

Hal itu untuk mengetahui kebutuhan tiap jenis tanaman akan paparan sinar matahari dan air yang berbeda-beda.

Belum lagi kondisi angin dan metode penanaman yang cocok juga patut dipertimbangkan. Misalnya, jika kamu menanam tanaman yang akan tumbuh tinggi dan rentan roboh saat tertiup angin, maka kamu tidak bisa menggunakan pot sebagai medianya. 

3. Pastikan Ketersediaan Sumber Air

Menyiram Tanaman sumber: Heqris Workspace

Sumber air juga menjadi salah satu hal yang penting untuk tanaman. 

Untuk menghemat penggunaan air, kamu bisa memanfaatkan grey water atau air bekas, terutama pada musim kemarau. 

Namun, pastikan grey water tersebut tidak mengandung bahan kimia. 

Kamu bisa menggunakan air bekas cucian sayuran maupun beras yang didiamkan selama semalam. 

Kamu juga bisa menjadikan air bekas ini sebagai campuran kompos. 

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan air AC atau air hujan dengan membuat penampungan air.

4. Perhatikan Sanitasi

Tips berkebun lainnya yang harus kamu perhatikan yaitu sanitasi di kebun rumahmu. 

Meski begitu, sanitasi tak melulu soal menghalau segala hama yang ada di kebun. 

Untuk penggunaan mulsa, akan lebih baik jika kamu tak menggunakan plastik maupun polybag. 

Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan pot yang kokoh agar tidak cepat rusak. 

Salah satu cara lain yang ramah lingkungan adalah dengan menggunakan daun-daun kering atau tanaman berakar pendek. 

Hal itu juga akan membuat mulsanya hidup dan sayurnya bisa dimanfaatkan untuk dikonsumsi.

5. Pilih Tanaman Jenis Rambat

tanaman sayur merambat sumber: Impiana

Jika kamu berkebun di area balkon atau area rooftop, maka jenis yang cocok kamu tanam yaitu tanaman rambat. 

Jenis tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengurangi sinar matahari yang berlebihan di siang hari. 

6. Perbanyak Jenis Tanaman

Memperbanyak varian tanaman akan membentuk ekosistem yang baik untuk binatang yang biasanya ada di kebun. 

Misalnya seperti belalang, capung, lebah, dan lainnya. 

Untuk itu, sebaiknya kamu tidak menanam hanya satu jenis tanaman. 

Sebab, sebuah kebun akan membutuhkan perlindungan support system yang baik. 

7. Buat Media Tanam yang Tepat

media tanam sumber: home.co.id

Jika kamu tinggal di area perkotaan, maka kamu harus membuat media tanamnya terlebih dahulu. 

Belum lagi jika kualitas tanah kurang cocok untuk menanam tumbuhan pangan seperti buah dan sayuran. 

Untuk itu, kamu bisa membuat media tanam sendiri yang terdiri dari campuran empat bahan utama. 

Mulai dari tanah liat, pupuk kandang atau kompos, sekam basah, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1:1. 

Nah, itulah tujuh tips berkebun di rumah yang harus kamu perhatikan sehingga tidak gagal. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Tesla Residence hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
545 kali