Meskipun furniture dengan material dasar serbuk kayu harganya murah, bukan berarti cepat rusak. Gunakan 7 cara perawatan ini agar mereka tetap awet!

serbuk kayu

Dalam memilih furniture, ada banyak hal yang harus kamu perhatikan secara saksama. 

Bukan hanya dari segi desain dan estetika saja, kualitas material pun juga harus menjadi perhatian sebelum memilih.

Ada banyak jenis material furniture yang perlu kamu ketahui, mulai dari rotan, kayu jati, kayu maple, plastik maupun bahan serbuk kayu. 

Semakin bagus kualitasnya, tentu semakin mahal pula harga furniture tersebut.

Faktor keterbatasan biaya sering menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih furnitur berkualitas. 

Lantaran harganya yang murah, penggunaan furniture jenis serbuk kayu kerap dipilih untuk mengatasi keterbatasan biaya dalam menata dekorasi rumah. 

Namun, tak sedikit orang yang menganggap material serbuk kayu memiliki usia yang cukup pendek dan tidak tahan lama. 

Hal ini memang tidak sepenuhnya salah.

Namun, semua kembali lagi dengan perawatan yang dilakukan oleh penghuni rumah.

Lantas, bagaimana solusi yang tepat dalam merawat furnitur dengan material serbuk kayu?

Simak tips legkapnya berikut ini!

Beberapa tips dalam menjaga kualitas material serbuk kayu

Untuk menjaga kualitas material yang berbasis kayu serbuk, ada beberapa cara tepat dalam merawatnya secara baik dan benar. 

Adapun, beberapa cara singkat berikut ini bisa kamu terapkan jika furniture di rumah kamu terbuat dari bahan serbuk yang dipadatkan.

1. Memperbaiki sisi material yang retak

Furniture dengan material serbuk umumnya cenderung mudah terkelupas saat terkena suhu udara yang tinggi.

Untuk merekatnya kembali, kamu pun bisa memanfaatkan lem kayu dan biarkan mengering secara alami.

Permukaan kayu serbuk juga tergolong mudah retak apabila terbentur oleh benda berat dan tajam.

Kamu bisa memperbaiki hal ini dengan partikel kayu yang bisa dibeli di toko bahan bangunan. 

Aplikasikan isi partikel kayu pada permukaan retakan dengan pisau khusus, secara bolak balik hingga rata dan halus. 

Supaya kembali normal, diamkan antara sembilan hingga dua belas jam sampai mengering dengan sempurna.

2. Mengecat ulang permukaan kayu yang rusak 

Kamu bisa mengecat ulang permukaan serbuk kayu apabila sudah terlihat kusam dan tidak rapi. 

Sebelum mengecat permukaan kayu tersebut, amplas bagian yang akan dirapikan dengan cat primer.

Gunakan cat primer berwarna abu-abu jika kamu ingin mengecat furniture dengan aksen gelap.

Sebaliknya, gunakan lapisan primer yang senada jika kamu memilih warna yang cerah dan sesuai dengan warna aslinya.

Untuk menghasilkan cat yang maksimal, kamu juga bisa mengulang lapisan permukaan cat secara bertahap.

3. Menghilangkan noda pada serbuk kayu

Saat elemen cairan menembus sisi particle board kayu dalam jangka panjang, hal ini bisa meninggalkan kotoran yang permanen dengan cekungan di permukaannya.

Oleh sebab itu gunakan filler kayu untuk memperbaiki dan membersihkan noda tersebut.

Apabila ada sisi kayu dengan kerusakan signifikan, sebaiknya diganti dengan yang baru.

Sebelum hal tersebut dilakukan, pastikan kamu sudah memperhitungkan biaya reparasi dan ganti baru secara cermat.

Baca juga: 7 Inspirasi Pagar Kayu Minimalis yang Klasik dan Mewah

Solusi apabila material serbuk kayu terendam banjir 

Karakter serbuk kayu yang sensitif terhadap air, akan sangat riskan apabila rumah yang kamu huni sering terkena banjir.

Serbuk yang dipadatkan tersebut, bisa menjadi rusak seketika saat terendam oleh banjir. 

Lantas, apa yang harus kamu lakukan apabila hal tersebut terjadi di rumah? Ini dia jawabannya!

4. Gunakan mayones 

Setelah kamu mengevakuasi perabotan kayu, kemudian bersihkan perabotan tersebut dengan air mengalir dan deterjen. 

Lakukan hingga lumpur-lumpur tersebut meluntur dari perabotan kayu. 

Setelah kering, oleskan mayones dapur tanpa rasa pada bagian tersebut.

Diamkan beberapa menit dan gosok kain katun dengan bersih.

5. Pisahkan rangka dan serbuk kayu 

Beberapa jenis perabot kayu terdiri atas rangka sambungan seperti kursi, meja, lemari maupun ranjang.

Untuk itu, pisahkan dulu rangka tersebut agar mudah dibersihkan.

Keringkan material perabot dengan kain lembut, namun jika noda yang sulit dihilangkan, sebaiknya gunakan kain lap berbahan karet. 

Baca juga: 5 Inspirasi Hiasan Dinding dari Kayu di Ruang Tamu

6. Tunggu hingga benar-benar kering 

Kondisi lembap memang membuat perabot rumah lebih mudah lapuk termakan oleh rayap.

Membiarkan perabot kering sebelum digunakan adalah solusi tepat untuk menghindari jamur yang terdapat pada kayu.

Ini disebabkan karena efek lembap bisa menimbulkan bintik pada kayu.

Gunakan obat anti jamur untuk membersihkan bintik kayu tersebut dengan mudah dan bisa kamu temukan di toko material terdekat. 

7. Mengembalikan kilau furniture

Selain jamur dan lumpur, banjir juga dapat membuat furniture menjadi kusam. 

Untuk mengembalikan kilau tersebut, kamu bisa menggunakan kemiri lalu ditumbuk sampai halus. 

Setelah ditumbuk, bungkus kemiri dengan kain halus lalu remas, hingga minyak kemiri muncul dari pori-pori kain.

Gunakan minyak tersebut untuk mengolesi dan menggosok perabot kayu.

Dapat disimpulkan jika merawat furniture adalah hal yang penting supaya kualitasnya terjaga dengan baik dan tahan lama.

Sebab, estetika tidak hanya dari sisi keunikan desain namun juga kebersihan dan kualitas menjadi hal penting yang harus diperhatikan. 

Untuk cari tahu tips dan trik dalam merawat perabotan rumah supaya tampil apik, kamu bisa temukan di artikel.rumah123.com.

Bagikan:
811 kali