tips membeli rumah - Rumah123.com Tips membeli rumah di usia muda - Rumah123.com

Membeli rumah seakan sudah menjadi momok yang menakutkan untuk para kaum milenial saat ini. Harga tanah yang semakin naik dan penghasilan yang cenderung stagnan menjadikan rumah seolah menjadi hal yang susah sekali untuk dicapai para kaum milenial ini. 

Namun ternyata, seperti dilansir di Cnbcindonesia.com, perencana keuangan Kennedy Handersen mengatakan bahwa dengan strategi yang tepat, impian untuk memiliki rumah di usia muda bahkan sebelum usia 30 tahun, bisa saja tercapai. Apa saja tips membeli rumah sebelum usia 30 tahun?

Sebelum mengetahui tips membeli rumah, simak dulu hal ini!

Ada sejumlah strategi yang bisa dilakukan untuk membeli rumah di usia muda. Namun sebelum beranjak ke strategi tersebut, pertama-tama tentukan dulu kisaran harga rumah yang kamu inginkan.

Dengan begitu, kamu bisa memperkirakan berapa uang muka yang diperlukan, dan mengira-ngira waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan dana sebesar itu. Setelah itu, baru lakukan tips berikut ini!

Tips membeli rumah di usia muda yang bisa kamu lakukan

1. Menabung dan Menabung

Menabung tentu menjadi hal yang pertama kali harus dilakukan untuk bisa membeli rumah sebelum umur 30. Selalu sisihkan uang minimal 30% untuk menabung kepentingan rumah. Paksakan untuk menabung.

Buatlah rekening tambahan khusus tabungan dengan sistem autodebet yang setiap bulannya akan mendebet uang penghasilan kamu agar otomatis masuk tabungan setiap bulannya. Dengan cara ini tentu alasan alasan untuk tidak menabung dapat diminimalisir

2. Kurangi Gaya Hidup Hedon

Gaya hidup kaum millenials juga menjadi sorotan sebagai penyebab susahnya membeli rumah. Kurangi gaya hidup konsumtif seperti nongkrong di kafe, makan di mall atau nonton konser dan lain sebagainya. 

Uang kecil yang kamu keluarkan untuk itu kalau dihitung-hitung dalam setahun jumlahnya bisa besar sekali. Bahkan pernah viral di media sosial waktu itu tentang seseorang yang menghabiskan uangnya Rp 4 juta  per bulan hanya untuk ngopi di kafe, nah loh!

3. Riset Properti di Daerah Sub Urban

Properti properti di kota satelit seperti misalnya Bekasi, Depok, Cibubur dan lain sebagainya tentu memiliki harga tanah dan rumah yang cenderung tidak terlalu tinggi.

Mulailah riset dengan mencari secara intensif program cicilan dan rumah yang mereka tawarkan. Masih banyak kok rumah seharga Rp 400 juta sampai Rp 500 jutaan yang bisa kamu beli dengan program cicilan KPR yang menawarkan bunga menarik. 

Baca juga: 5 Hal “Sepele” yang Bikin Pengajuan KPR Ditolak Bank

4. Mencari Pekerjaan Sampingan

Setelah mengetahui harga rumah yang hendak dibeli, kamu tentunya bisa langsung menghitung berapa gaji yang harus disisihkan untuk mencapai target tersebut.

Jika penghasilanmu dirasa kurang mencukupi target membeli rumah. Sebaiknya carilah pekerjaan sampingan yang dapat mendukung keuanganmu tersebut.

Di era modern dan digital seperti ini. Banyak pekerjaan sampingan yang bisa kamu akses dari berbagai situs pencari dan situs lowongan kerja freelance.

Temukan keahlian dirimu yang bisa dijual. Cari yang sekiranya tak akan mengganggu pekerjaan utamamu. 

Baca juga: Kurangi Ngopi, Milenial Bisa Beli Rumah dalam 2 Tahun. Ini Perhitungannya!

5. Memikirkan Instrumen Investasi

Menabung memang diperlukan untuk bisa membeli barang yang diinginkan. Namun selain menabung, ada baiknya kamu juga ikut berinvestasi dengan cara cara lain semisal reksadana, saham, Surat Utang Negara dan lain sebagainya. 

Dengan bermain investasi ini tentu pendapatan yang didapat akan lebih tinggi dari sekadar menabung. Sebab, investasi akan memberikan imbal hasil, sehingga dana yang terkumpul akan mendapatkan keuntungan.

Namun tentunya harus dilakukan riset dan dipelajari baik baik ya sebelum berinvestasi! Bagi pemula, investasi dengan risiko rendah lebih disarankan. 

Setelah kamu merasa lebih jago dan bisa membaca pasar, maka tak ada salahnya naik level dengan berinvestasi di instrumen berisiko besar. Sebab, semakin tinggi risiko, semakin besar pula peluang keuntungannya.

6. Serumah dengan Keluarga

Cara lain untuk menekan pengeluaran adalah dengan tinggal serumah dengan keluarga. 

Apabila keluargamu memiliki rumah yang layak untuk ditinggali sebaiknya hindari menyewa indekos apartemen atau kontrakan. 

Pengeluaran yang tadinya dikeluarkan untuk menyewa properti tersebut tentunya bisa kamu simpan untuk tabungan awal DP membeli rumah.

Nah bagaimana? Kamu ternyata bisa banget lho membeli rumah sebelum usia 30. Asalkan terus disiplin dan hemat ya! 

Selamat menerapkan 6 tips membeli rumah di atas!

Bagikan:
2021 kali