Lebaran- Rumah123.com Saat Hari Raya Idul Fitri Atau Lebaran, Sebaiknya Hindari Menyantap Makanan yang Manis, Membatasi Makanan Yang Bersantan dan Mengandung Jeroan. Jaga Pola Makan Sehat Setelah Berpuasa Ramadan (Foto: Rumah123/Getty Images)

Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran identik dengan perayaan, makan-makan. Ingat ya dengan sederetan makanan manis, bersantan, jeroan, daging merah. Jaga kesehatan dan juga pola makan setelah berpuasa Ramadan selama sebulan penuh.

Usai berpuasa Ramadan, umat Muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. Sederetan makanan khas lebaran akan tersedia.

Rasanya kurang afdol jika merayakan lebaran dengan tidak menyantap ketupat. Makanan ini memiliki pendamping seperti opor ayam, sayur labu, rendang, semur daging, gulai, sambal goreng kentang, dan masih banyak lagi,

Baca juga: Ga Bisa Bikin Kue Lebaran? Jadi Reseller Aja. Duitnya Buat Nambah DP

Belum lagi dengan penganan khas lebaran seperti kue nastar, kaastengels, putri salju, lidah kucing, kue keju, dan lainnya. Daftar bertambah banyak dengan minuman manis dan bersoda.

Saat lebaran, bagi yang masih muda tentunya akan bertandang ke rumah orang tua, mertua, paman bibi, dan lainnya. Pastinya peluang untuk berjumpa dengan makanan dan minuman khas lebaran ini semakin besar.

Usai puasa ramadan selama sebulan dan mengatur pola makan, seharusnya kamu juga melanjutkan pola pengaturan pola makan yang sehat. Jangan sampai kamu menyantap makanan yang tidak sehat selama lebaran. Kamu bisa menerapkan sejumlah tips ini.

Baca juga: 4 Pekerjaan Sampingan Selama Ramadan Ini Bisa Jadi Solusi Tabungan DP Rumah

 

Menghindari Kue yang Manis

Kudapan manis pastinya tersaji di meja saat lebaran. Kamu bisa menyebutkan nastar, kaastengels, putri salju, lidah kucing, kue keju, dan lainnya.

Saat bertandang ke rumah orang tua, mertua, paman bibi, dan lainnya, kamu pastinya akan berbasa basi untuk menyantapnya. Ingat jangan terlalu banyak makan kue manis.

Kudapan manis yang biasa disajikan saat lebaran biasanya memiliki jumlah kalori yang banyak. Jumlah kalori tiga nastar saja itu sama saja dengan satu piring nasi. By the way, kamu juga tidak ingin kadar gula darah kamu naik kan?

 

Membatasi Makanan Bersantan

Kamu akan menyantap ketupat dengan opor ayam, gulai, sayur labu, rendang, semur daging, sambal goreng kentang, dan lainnya. Sepertinya kurang sempurna, kalau lebaran tanpa ketupat.

Opor, gulai, rendang, dan sayur labu sudah tentu menggunakan santan. Kamu tahu kan kalau santan mengandung lemak jenuh yang tinggi. Hal ini bisa berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh arah kalau konsumsi tidak dibatasi.

Saat menyantap hidangan lebaran, kamu bisa makan semuanya. Namun, ingat dengan porsinya, jangan terlalu berlebihan ya.

 

Tidak Menyantap Jeroan

Biasanya, jeroan digunakan dalam campuran sayur. Irisan ampela dipakai dalam sayur labu. Atau juga hati digunakan dalam sambal goreng kentang. Hati dan ampela ayam juga dipakai dalam opor ayam.

Pastinya kurang sedap sayur labu tanpa ampela atau sambal goreng kentang tanpa hati. Tapi ingat lho, kalau jeroan mengandung kolesterol dan asam urat tinggi.

Kamu bisa menghindari makan jeroan. Kalau tidak bisa, coba makan satu dua saja. Namun, kalau bisa dihindari, ya jangan makan.

 

Membatasi Daging Merah

Daging merah adalah daging sapi. Daging seperti ini digunakan untuk gulai dan rendang. Sementara ada juga penggunaan daging lainnya yaitu ayam untuk opor dan gulai.

Opor, gulai, dan rendang sudah pasti menggunakan santan. Nah, santan ini mengandung lemak jenuh. Belum lagi daging merah mengandung kolesterol.

Selain itu, ayam memang tidak mengandung kolesterol tinggi seperti daging sapi. Tetapi, kalau kamu menyertakan kulit ayam dalam opor, ya sama saja dong. Kulit ayam ini mengandung lemak dan kolesterol terbanyak.

 

Banyak Minum Air Putih

Saat lebaran, kamu sebaiknya menghindari minuman bersoda dan manis. Hindari juga teh dan kopi. Singkatnya batasi minuman manis.

Kamu harus memperbanyak air putih. Biasakan untuk minum air putih sebanyak delapan gelas sehari agar metabolisme tubuh menjadi bagus.

Minum air putih dalam jumlah cukup bisa mengimbangi kolestero, kalori, dan lemak yang masuk ke dalam tubuh. Air juga bisa menjadi media guna membersihkan beragam macam kelebihan zat berbahaya.

 

Perbanyak Makan Sayuran

Saat lebaran, tentunya jarang kalau ada menu masakan yang menyajikan sayuran hijau seperti salad. Kayaknya langka ya ada menu sayuran.

Namun, kamu bisa menyiasatinya dengan makan buah-buahan dalam jumlah banyak. Tidak ada sayuran, buah-buahan pun jadi.

Serat dari buah bisa menyerap kelebihan lemak dan kolesterol dalam tubuh. Jika ada jamuan makan saat lebaran, jangan lupa mengambil buah.

Bagikan: 583 kali