Taman dalam rumah bisa menjadi solusi berkebun masa kini. Tertarik untuk membuatnya di hunianmu? Simak dulu tips anti gagal-nya berikut ini!

taman dalam rumah - rumah123.com

Cuaca yang semakin tidak bisa diperkirakan akan membuat banyak orang kesulitan untuk berkebun di luar ruangan. Maka dari itu, membuat taman dalam rumah bisa menjadi solusi terbaik. Walaupun tak bisa maksimal seperti berkebun di luar rumah, berkebun di taman dalam rumah punya banyak kelebihan kok. 

Selain prosesnya lebih sederhana, estetika rumah pun otomatis bertambah. Nah, kamu yang mau berkebun di dalam rumah, mungkin merasa kebingungan harus mulai darimana. Daripada kebingungan, sebaiknya simak 6 tips anti gagal berkebun di dalam rumah berikut ini!

Pilih satu tema desain yang akan digunakan seterusnya

Kendala paling besar dalam membuat taman dalam rumah adalah memilih tema yang tepat. Kamu harus memikirkan ini secara matang. Sebab akan sulit ke depannya jika kamu mau mengubah desain taman. Desain utama ini juga yang akan menentukan dekorasi yang harus dibeli nantinya.

Misalnya kamu memilih untuk membuat taman bertemakan Countryside Chic. Ketika kamu menemukan lampu taman old school, jangan tergoda untuk membelinya karena desain taman di rumahmu malah bisa jadi tak karuan.

Baca juga: Budidaya Tanaman Hidroponik, Cara Berkebun Baru untuk Kamu yang Punya Lahan Sempit!

Pilih ruangan yang mudah dimasuki cahaya matahari

Setelah tahu desain taman yang kamu mau, saatnya untuk mencari posisi yang tepat. Supaya tanaman bisa tumbuh dengan baik, pastikan ruangan yang dipilih muda dimasuki oleh sinar matahari. Hindari ruangan yang aksesnya terbatas.

Misalnya seperti ruangan yang memiliki banyak sekat. Ingat, kamu akan keluar masuk ruangan untuk merawat tanaman-tanaman tersebut. Pastikan ruang gerak di ruangan tersebut memang cukup luas untuk kamu mondar mandir.

Less is more

Kamu pastinya sudah sering mendengar istilah “less is more” yang belakangan sedang digaungkan. Ternyata, konsep ini juga berlaku untuk taman dalam rumah. Semakin sedikit jenis tanaman yang terdapat di taman-mu, maka semakin baik pula. Baik itu untuk pertumbuhan tanaman, maupun untuk tampilannya.

Apalagi setiap tanaman membutuhkan ruang untuk bernafas, sehingga harus ada space kosong di antara satu tanaman dengan tanaman lainnya. Ditambah, ada sejumlah tanaman yang akan mengambil alih seluruh ruangan, dan bisa membunuh tanaman lainnya karena tubuh terlalu cepat.

Baca juga: Vertikal Garden, Solusi Bercocok Tanam untuk Rumah dengan Lahan Terbatas

Jangan sampai kehadiran taman mengganggu kegiatan lainnya

Sebagai pemilik, kamu harus mampu untuk mengatur dan mengendalikan pertumbuhan tanaman pada taman-mu. Pastikan bahwa taman tersebut tak akan mengganggu kegiatan lainnya di dalam rumah. Apalagi jika kamu punya anak kecil atau hewan. Jangan sampai taman yang indah malah mengganggu, atau malah dirusak oleh anggota keluarga lainnya.

Pilih jenis tanaman yang paling cocok dengan kondisi

Lantaran lahannya terbatas, kamu harus memilih jenis tanaman yang cocok dan sesuai dengan kondisi rumah. Apalagi seperti yang telah disebutkan di atas, ada sejumlah jenis tanaman yang akan tumbuh dengan pesat dan bisa mengganggu tanaman lain di sekitarnya.

Misalnya seperti tanaman mint, yang sanat makan tempat dan bisa merusak tanaman lainnya. Kelompokkan lah tiap tanaman yang memang cocok jika disatukan bersama. Seperti rosemary, oregano, sage, thyme, lavender, dan marjoram, karena semuanya membutuhkan banyak sinar matahari dan tanah kering.

Atau jika kamu mau menanam tanaman herbal, bisa memilih tanaman kemangi, ketumbar, dan peterseli yang membutuhkan lebih banyak kelembaban daripada tanaman-tanaman di atas. 

Bagikan: 1873 kali