membeli rumah - rumah123.com Punya banyak utang, salah satu tanda belum siap membeli rumah - Rumah123.com

Bisa membeli rumah sendiri menjadi impian hampir setiap orang. Namun untuk mewujudkannya, tentu butuh usaha ekstra, mengingat harga rumah tidaklah murah. 

Kira-kira, kamu bisa nggak ya punya rumah sendiri? Ternyata, kebiasaanmu saat ini bisa menunjukkan lho apakah kamu sudah siap atau belum untuk memiliki rumah.

Nah, coba kamu melakukan refleksi diri. Apakah kamu memiliki 7 tanda ini di dalam dirimu? Jika ya, artinya kamu masih harus menunda untuk membeli rumah!

1. Penghasilan belum cukup

Untuk bisa beli rumah, paling tidak kamu harus menyisihkan sebanyak 30% dari gaji untuk membayar cicilan. Belum lagi kamu juga harus menyiapkan 10% dari harga rumah sebagai uang muka. 

Jika penghasilan belum memadai, maka kamu bisa menunggu lebih lama hingga dana terkumpul. Atau, kamu bisa juga mencari rumah dengan harga lebih murah yang sesuai penghasilanmu.

2. Merencanakan pengeluaran besar dalam waktu dekat

Apakah kamu berencana untuk menggelar pesta pernikahan? Membeli mobil? Atau anakmu harus masuk tahun ajaran baru? 

Ketika terdapat pengeluaran besar seperti itu, sah-sah saja membeli rumah jika keuangan keluarga masih aman. 

Namun jika ternyata kamu harus merelakan kebutuhan penting lainnya untuk membeli rumah, maka tak ada salahnya untuk menunggu sementara waktu. 

Ingat, membeli rumah merupakan tanggung jawab besar. Butuh dana yang tak sedikit serta komitmen untuk bisa memilikinya. 

Tunggu hingga semuanya aman, dan dana sudah mencukupi. Barulah lanjutkan rencamu tersebut.

3. Sedang terlilit utang

Utang tak selamanya berkonotasi negatif. Selama utang tersebut lancar dibayar dan tak mengganggu keuangan, maka sah-sah saja untuk berutang.

Tapi terlalu banyak berutang pun tentu tak baik. Selain bisa terlilit utang, pengajuan KPR ke bank juga rentan ditolak dengan kondisi ini.

Bank tentunya tak akan mau menerima risiko gagal bayar karena kamu masih punya banyak utang lainnya. Apabila masih ada utang-utang lain, seperti kartu kredit atau cicilan mobil, maka segera lunasi. 

Bukan hanya karena risiko KPR ditolak bank lebih tinggi, tapi juga supaya kamu tak kepusingan sendiri akibat utang yang terlalu banyak. 

4. Belum punya pekerjaan yang stabil

Sebaiknya kamu tak terlalu nekat membeli rumah jika belum punya pekerjaan yang stabil. Sebab, setiap bulannya akan ada tagihan KPR yang masuk.

Jika kamu saja kebingungan dalam bulan ini mendapatkan penghasilan atau tidak, bagaimana bisa membeli rumah?

Maka dari itu, pastikan kamu sudah menjadi karyawan tetap yang memiliki penghasilan bulanan. Bagaimana dengan freelancer? Tak masalah, asal kamu punya target penghasilan bulanan. 

Dengan begitu, ketika kamu selesai mengerjakan project A, mau tak mau kamu harus mencari project pekerjaan lainnya untuk memenuhi target penghasilan tersebut.

5. Berencana untuk pindah domisili dalam waktu dekat

Punya rencana untuk pindah domisili? Sebaiknya tunda keinginan untuk membeli rumah. Sebab, kamu harus tetap mengeluarkan dana untuk biaya maintenance. 

Belum lagi jika kamu membeli rumah subsidi, di mana ada larangan untuk menyewakannya. 

6. Tak mempersiapkan dana darurat

Dana darurat sangat dibutuhkan untuk mempersiapkan hal-hal tak terduga seputar rumah yang datang. Misalnya bunga naik, rumah bocor, dan berbagai hal lainnya. 

Apabila kamu tak memiliki dana darurat, bisa-bisa tabunganmu habis untuk mengcover hal tak terduga tersebut. 

Jika mau punya rumah sendiri, artinya kamu juga harus siap untuk kondisi darurat seperti itu. 

Itu dia 6 tanda bahwa kamu belum siap beli rumah sendiri. Apabila salah satu tanda tersebut ada pada dirimu, maka kamu bisa lebih bersabar lagi untuk mencari rumah terbaik.

Sambil menunggu, persiapkan kondisi finansialmu saat ini. Selamat berjuang untuk beli rumah pribadi!

Bagikan:
2260 kali