Penggunaan pendingin ruangan ac seperti ini bisa bikin boros listrik - Rumah123.com Penggunaan pendingin ruangan ac seperti ini bisa bikin boros listrik - Rumah123.com

Penggunaan pendingin ruangan AC memang memakan daya listrik yang cukup besar ketimbang peralatan elektronik lainnya. Tapi, pernahkah tagihan listrikmu membengkak, padahal AC yang digunakan merupakan AC hemat listrik?

Ditambah lagi, frekuensi penggunaan AC di rumah tak sesering itu. Mungkin jawabannya, kamu menggunakannya dengan salah! Masih banyak orang yang keliru dan sering melakukan kesalahan-kesalahan di bawah ini ketika memakai AC. Alhasil, tagihan listrik pun melonjak. Duh!

Salah memilih kapasitas PK 

Tak sedikit orang yang memilih AC dengan kapasitas pendinginan (PK) besar dengan harapan ruangan mereka menjadi lebih dingin. Ini merupakan asumsi yang salah. Pemilihan PK AC sebaiknya disesuaikan dengan luas ruangan. Sebab jika AC dengan PK kecil dipasang di ruangan besar, kompresor AC bekerja lebih berat untuk mencapai suhu ruangan yang diinginkan. Kebutuhan daya listrik pun menjadi lebih besar. Begitu juga dengan AC ber-PK besar di ruangan kecil. Penggunaan listrik menjadi lebih boros. 

Baca juga: Lebih Baik Tidur Pakai AC atau Kipas Angin Ya?

Mengatur suhu terlalu rendah

Semakin rendah suhu, semakin dingin pula ruangannya. Tapi terlalu sering mengatur AC di suhu terlalu rendah akan membuat kompresor tidak berhenti bekerja hingga mencapai suhu tersebut. Tentunya konsumsi listrik lebih banyak. Suhu terbaik untuk kenyamanan adalah antara 22 hingga 25 derajat celcius. Kamu bisa menghemat energi hingga 1,5% untuk setiap derajat suhu yang lebih tinggi. Ditambah lagi, suhu yang pas lebih baik untuk kesehatan ketimbang suhu terlalu rendah. 

Penempatan posisi AC yang salah

Cek kembali posisi AC di rumah. Apakah udara yang keluar dari AC terhalang oleh benda lain? Jika ya, sebaiknya pindahkan barang-barang tersebut. Sebab, kinerja AC akan berkurang ketika terhalang benda lain. Kamu akan sering merasa kepanasan dan akhirnya menurunkan suhu AC hingga listrik menjadi boros. 

Baca juga: Pasang AC 1/2 PK atau 1 PK, Sesuaikan Dulu dengan Daya Listrik dan Luas Ruangan!

Ruangan tak tertutup rapat 

Apabila pintu dan jendela di ruangan tak tertutup rapat, udara sejuk dari AC otomatis akan terlepas ke luar ruangan. Ruangan pun jadi susah dingin walaupun suhu ruangan sudah disetel rendah. Kompresor akan bekerja keras hingga memakan banyak daya listrik.

Menyala-matikan AC terlalu sering

Lantaran mau irit, banyak orang yang mematikan AC walaupun hanya pergi sebentar. Sesampainya lagi di rumah, AC langsung dinyalakan kembali. Alih-alih irit, kebiasaan ini justru bikin boros listrik. Listrik tersedot paling banyak ketika AC baru dinyalakan. 

Jarang servis dan membersihkan filter

Seperti barang elektronik lainnya, AC juga harus diservis secara rutin agar bisa bekerja maksimal. Sayangnya banyak orang yang baru melakukan servis ketika AC mereka mulai rusak. Begitu juga dalam membersihkan filter. Kondisi filter kotor akan menghalangi ventilasi dan meningkatkan konsumsi listrik hingga 15%. 

 

Bagikan:
29272 kali