Rumah 3 lantai merupakan salah satu jenis bangunan impian bagi banyak orang. Simak hal apa saja yang harus kamu perhatikan sebelu membangun rumah ini selengkapnya. 

Rumah 3 lantai merupakan salah satu jenis bangunan yang diimpikan oleh banyak orang, terlebih sudah banyak dibangun oleh Arsitek di Indonesia. 

Keterbatasan lahan dan kenaikan harga tanah yang sangat signifikan menjadi faktor utama dalam membentuk rumah vertikal yang nyaman dan fungsional

Rumah vertikal tersebut saat ini sudah bisa kamu temukan pada negara seperti Jepang, Thailand, dan Vietnam yang memiliki lahan sangat terbatas. 

Apabila kamu berencana membangun sebuah rumah dengan tiga lantai, maka ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan terlebih dahulu.

Seperti apa? Simak pembahasannya berikut ini.

Rumah 3 lantai saat ini sudah menjadi hal yang sangat jamak, baik rumah berbasis tanah maupun cluster

Rumah bertingkat sudah menjadi hal yang sangat biasa saat ini, termasuk rumah 3 lantai. 

Jenis rumah ini secara desain bangunan bagi beberapa pengembang merupakan pilihan tipe rumah yang paling mahal.

Sebab, jenis rumah ini memiliki bangunan luas dan fasilitas yang sangat lengkap. 

Tak ayal jika banyak orang saat ini yang memilih bangunan tiga lantai jika dibandingkan dua lantai dalam ukuran yang luas. 

Umumnya, pemilihan bangunan tiga lantai ini bisa dilakukan dari sisi eksterior maupun interior rumah.

Meski demikian, ada juga orang yang kurang menyukai rumah berlantai tiga, karena terlalu tinggi. 

Ketinggian tersebut disebabkan oleh jumlah tangga yang rumit dan membuat penghuni rumah sedikit kesulitan dalam hal akses.

Salah satu solusi yang tepat dalam menyiasati hal tersebut adalah penggunaan lift pada rumah berlantai tiga, namun harganya cenderung mahal. 

Jika berkaca dari hal ini, rumah berlantai tiga pun bisa kamu kreasikan dalam dua bentuk, yakni berjenjang ke atas maupun  bawah. 

Pastikan juga bangunan berjenjang yang kamu rencanakan sudah dihitung dengan matang, sekalipun jumlah anak tangganya. 

Hal yang harus diperhatikan saat akan membangun Rumah 3 lantai 

rumah 3 lantai Sumber: Dezeen

Untuk membentuk rumah 3 lantai, kamu pun tak hanya sekadar mengetahui desain rumah idaman saja dari gambar saja.

Sebab, proses pembangunan juga harus diperhatikan dari sisi teknis maupun arsitekturnya juga.

Beberapa faktor berikut ini bisa menjadi pertimbangan penting saat kamu berencana membangun sebuah rumah impian. 

1. Perencanaan awal yang baik 

denah rumah - rumah123.com

Sejak awal perencanaan membangun rumah, pastikan jika konsep gambar dan desain rumah utama telah dibentuk dan sudah dalam tahap final. 

Jika perencanaan awal rumah sudah dilakukan secara matang, maka proses pembentukan struktur bangunan dan pondasi yang dibentuk pada tahap selanjutnya.

Apabila RAB Rumah sudah memenuhi kebutuhan rumah dengan jumlah tiga lantai, secara bertahap maka hal tersebut akan lebih baik.

Sebab, proses pembangunan bertahap tersebut sudah sangat terencana, khususnya pada struktur bangunan rumah.

2. Orientasi jangka panjang

rumah 3 lantai Sumber: Dezeen

Keinginan membuat rumah bertingkat bukan hanya memiliki rumah dengan ukuran besar dan nyaman.

Sebab, hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah jumlah anggota keluarga dan peningkatan kebutuhan ruang.

Prinsip jangka panjang tersebut bisa kamu lakukan dari gambar bangunan interior, tak terkecuali dalam memasukkan jumlah kamar di dalam rumah.

Sebagai contoh, kamu pun bisa menambahkan dua kamar anak dan satu kamar tamu apabila rumah kamu ingin dijadikan tempat berkumpul keluarga. 

Orientasi jangka panjang ini bisa kamu pikirkan bersama istri sebelum berencana untuk memiliki momongan.

3. Mengikuti peraturan pemerintah dengan baik

Perlu diingat, proses pembangunan rumah harus menaati peraturan pemerintah mengenai ketinggian dan luas tanah bangunan.

Sebab, hal ini bisa menjadi faktor yang amat sensitif karena jika menyalahi aturan, hunian tersebut bisa disegel oleh pemerintah. 

Salah satu cara yang bisa disiasati saat membangun rumah, yakni dengan membentuk tangga pendek di dalam rumah untuk memaksimalkan luas bangunan secara terselubung. 

Umumnya, manipulasi ruang berjenjang pada rumah tiga lantai bisa dimaksimalkan, bahkan hingga lima lantai termasuk bagian rooftop rumah.

4. Cerdik menyiasati tampak bangunan 

rumah 3 lantai Sumber: Dezeen

Walau bangunan tiga lantai belum sepenuhnya selesai dan masih terus berlanjut, bukan berarti desain bangunan rumah harus terlihat seperti rumah yang dibangun. 

Namun, setiap tahapan rumah harus selesai dengan baik dan harus menampilkan arsitektur rumah yang unik dan estetis. 

Kamu pun bisa menyiasati bangunan rumah di bagian depan, tak hanya dari sisi estetika dan dekorasi rumah, melainkan juga tatanan fasad dan bangunan rumah secara menyeluruh.

Jika kamu menginginkan aura rumah 3 lantai secara tersembunyi, tak ada salahnya jika bagian atap rumah disembunyikan secara bersilangan. 

Baca juga: Inspirasi Scandinavian Interior di Seluruh Ruangan Rumah. Bikin Pangling!

5. Manfaatkan banyak ruang dengan baik 

rumah 3 lantai Sumber: Dezeen

Pada bagian dalam interior, rumah tiga lantai memiliki keuntungan pada luas bangunan yang lebih besar dari luas tanah.

Dengan faktor tersebut, kamu pun bisa memanfaatkan banyak ruang yang ada pada setiap lantai, bahkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan penghuni rumah.

Sebagai contoh, lantai satu berfungsi untuk tamu rumah dan kamar, lantai dua untuk ruangan utama dan lantai ketiga untuk rooftop atau kamar tamu.

Ruang-ruang tersebut pun jika dimaksimalkan dengan baik akan menghasilkan rumah yang luas dan nyaman.

6. Pastikan arah cahaya rumah telah direncanakan dengan benar 

rumah 3 lantai Sumber: Dezeen

Arah cahaya rumah merupakan salah satu hal yang cukup penting, sebab cahaya tersebut juga kerap dikaitkan untuk memberi sirkulasi udara yang baik.

Kamu pun bisa menggunakan jendela-jendela berukuran sangat besar maupun bahan-bahan organik yang bersifat mengalirkan cahaya dan sirkulasi udara rumah.

Baca juga: 9 Inspirasi Lampu Plafon Minimalis dan Tips dalam Memilihnya

Basement atau Rooftop, mana yang tepat untuk sebuah Rumah 3 Lantai? 

Ya, pada rumah berlantai tiga ada dua opsi yang selalu dipikirkan oleh penghuni rumah, yakni adanya basement untuk garasi atau rooftop untuk bagian atas. 

Diantara kedua pilihan tersebut, mana yang paling menguntungkan dari sisi tata ruang dan tepat untuk sebuah rumah? 

Jawabannya, kembali pada kebutuhan dan tata ruang rumah!

Apabila kamu menginginkan rumah bernuansa asri dan menghasilkan cahaya maupun sirkulasi udara yang baik tanpa pendingin udara, penggunaan rooftop jauh lebih berguna jika dibandingkan basement.

Keberadaan Rooftop juga bisa memaksimalkan ruang keluarga, sehingga dapat memberikan suasana rumah yang lebih hangat.  

Sementara, penggunaan basement cenderung lebih cocok untuk kamu yang sangat bermimpi menjadi kolektor kendaraan, terlebih mobil akan lebih bersih dalam ruangan tertutup. 

Tak hanya kedua hal tersebut, kamu pun bisa memanfaatkan mezzanine sebagai salah satu ruangan penting untuk asisten rumah tangga maupun supir di rumah. 

Dengan demikian, kamu pun bisa mengetahui hal-hal menarik mengenai rumah berlantai tiga yang kamu impikan. 

Tak hanya sekadar rumah yang kamu impikan saja, namun rumah tersebut juga harus memperhatikan aspek fungsional rumah dengan baik. 

Yuk, cari tahu tips menarik dan inspirasi dalam membangun rumah selengkapnya di artikel.rumah123.com.

Bagikan:
2367 kali