Bukan cuma cantik warnanya, manfaat tanaman lavender ternyata sangatlah banyak. Bukan cuma mengusir nyamuk tapi bisa meredakan depresi, hingga mencegah kanker!

tanaman lavender

Bagi beberapa orang, masa pandemi merupakan saat yang tepat untuk bercocok tanam di rumah. 

Tak ayal jika dalam beberapa waktu belakangan ini, kaum millennial pun menjadi sangat tertarik untuk menanam tanaman di halaman rumah. 

Umumnya, jenis tanaman hias selalu menjadi inspirasi menarik bagi kaum millenial untuk meningkatkan estetika rumah. 

Tak hanya dari halaman rumah, milenial pun kerap membuat inspirasi tanaman gantung apabila halaman rumah telah terbatas. 

Salah satu jenis tanaman yang tahan panas ini kerap ditanam di depan rumah.

Tanaman dengan warna ungu ini tak hanya indah dilihat namun juga terasa sangat estetis. 

Seperti apa tanaman lavender? Simak pembahasannya bersama-sama. 

Fakta menarik mengenai tanaman lavender 

Sebagai jenis tanaman hias, ada beberapa fakta menarik mengenai tanaman lavender yang bisa kamu tanam di depan rumah. 

Untuk itu, simak fakta menarik tanaman dan bunga lavender berikut ini. 

1. Bunga lavender, si tanaman hias pengusir binatang-binatang kecil 

Lavender adalah tanaman pengusir nyamuk yang mudah ditanam sendiri di rumah - Rumah123.com

Bunga lavender beserta tanamannya memang bukan jenis tanaman tropis yang dibudidayakan di Indonesia. 

Secara umum, bunga lavender tumbuh dengan sangat baik pada dataran tinggi antara 500-1300mdpl. 

Meski demikian, pecinta tanaman hias pun menggunakan lavender sebagai pembasmi tungau maupun pembasmi nyamuk. 

Tak hanya membasmi binatang kecil, perawatan lavender pun juga sangat mudah.

Percaya tidak percaya, kamu pun akan dengan mudah menemukan zat lavender pada lotion anti nyamuk yang kamu beli. 

2. Manfaat lavender sebagai pengharum ruangan organik dengan aroma khas 

Harus diakui jika ada beberapa orang yang mempunyai preferensi terhadap wewangian organik, salah satunya berasal dari bunga lavender. 

Penggunaan bunga lavender sebagai wewangian rumah sudah kerap digunakan sejak abad ke-16. 

Seiring kecanggihan teknologi, bentuk wewangian lavender tidak hanya dalam bentuk bunga hidup, namun juga dibuat dalam bentuk serum maupun ekstrak wewangian. 

3. Mengandung zat aromaterapi yang cocok untuk relaksasi. Pantas lavender banyak dijadikan bahan essential oil!

Selain wangi, lavender juga memiliki karakter yang menenangkan.

Ini dikarenakan zat anti-neurodepresive pada lavender dapat memberikan efek relaksasi dan memberi ketenangan. 

Tak hanya sekadar membantu relaksasi, lavender pun juga bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kualitas tidur, sehingga sangat baik untuk mengatasi insomnia.

Untuk melengkapi ritual relaksasi di rumah, kamu pun bisa meneteskan minyak esens sebelum berendam di kamar mandi atau meminum teh yang terbuat dari tanaman lavender.

Baca juga: 12 Jenis Tanaman Hias yang Takkan Mati Tanpa Matahari | Cocok Buat yang Sibuk!

4. Manfaat lavender sebagai obat medis untuk terapi kesehatan mental 

Penggunaan lavender sebagai media sebagai aromaterapi telah ada sejak ribuan tahun silam. 

Masyarakat Tiongkok kuno mempercayai jika lavender mampu menangani depresi dengan baik.

Sebuah penelitian pada Kagoshima University di Jepang menunjukkan bahwa kandungan linalool pada ekstrak bunga lavender dapat menciptakan rasa rileks. 

Efek anti cemas dari linalool ini dipertimbangkan untuk obat terapi kesehatan mental. 

Umumnya, obat medis ini sangat tepat untuk mengatasi anxiety disorder maupun ketakutan terhadap hal-hal aneh.

5. Baik untuk perawatan kulit dan rambut

cara memanjangkan rambut

Mengoleskan campuran bunga lavender dan cuka apel pada bagian kulit kepala dapat mencegah ketombe sekaligus menyehatkan dan menambah pertumbuhan rambut. 

Serangkaian penelitian pun sudah membuktikan jika bunga pada lavender mengembalikan kesimbangan pH kulit sehingga mengurangi iritasi kulit maupun melembapkan kulit kering.

6. Manfaat bunga lavender sebagai atioksidan pencegah kanker 

Selain memulihkan luka luar karena dapat menyeimbangkan pH kulit, lavender juga mengandung senyawa polifenol yang dapat mencegah munculnya radikal bebas dan sel kanker pada tubuh.

Untuk merasakan khasiatnya, kamu pun bisa mengkonsumsi teh ekstrak yang terbuat dari bunga lavender.

Meski memiliki nilai estetika yang indah, namun jenis tanaman ini harus kamu perhatikan lebih lanjut sebelum ditanam.

Sebab, lavender bisa memicu alergi bagi beberapa orang dengan karakter yang sensitif dan peka terhadap indera penciuman.

Namun harus diingat jika jenis tanaman ini kaya akan manfaat, khususnya untuk kamu yang sedang melakukan program hidup sehat dan organik. 

Kamu pun bisa menjadikan lavender sebagai hiasan menarik di halaman rumah maupun berdekatan dengan kamar tidurmu.

Yuk, cari tahu inspirasi hidup sehat nan organik dari rumah selengkapnya hanya di artikel.rumah123.com.

Bagikan:
1629 kali