rumah lelang

Sejumlah cara dapat dilakukan setelah menang rumah lelang, bagi yang tertarik ikut rumah lelang atau rumah sita wajib mengetahuinya. 

Kalau bicara rumah lelang, biasanya hanya sebatas untung rugi mengikuti rumah lelang, tata cara mengikuti lelang online. 

Atau pertanyaan bagaimana proses lelang rumah oleh bank atau bagaimana cara beli rumah lelang bank. 

Orang juga mencari lelang rumah Surabaya, lelang rumah Bandung, alias mencari informasi lelang rumah berdasarkan lokasi. 

Pencarian lainnya adalah berdasarkan bank seperti lelang rumah BTN, lelang rumah Bank BRI atau lelang rumah BRI, 

Bisa juga lelang rumah BNI, lelang rumah Mandiri, lelang rumah sitaan Bank Danamon, dan lelang rumah Bank DKI.

Banyak bank yang memang memiliki situs sendiri mengenai rumah lelang atau rumah sita, apalagi banyak nasabah yang mengalami gagal bayar. 

Selain itu, orang awam juga hanya mengetahui kalau rumah lelang itu memiliki harga yang murah. 

Namun, banyak hal yang tentunya belum diketahui mengenai rumah lelang ini terutama setelah memenangkan lelang. 

Situs properti Rumah123.com akan membahas sejumlah cara dapat dilakukan setelah menang rumah lelang. 

Rumah123.com sempat berbincang dengan sejumlah orang termasuk agen properti atau orang yang pernah membeli rumah lelang. 

rumah lelang

Cara yang Bisa Dilakukan Setelah Menang Rumah Lelang 

1. Mencari Tahu Penghuni Rumah 

Jangan salah lo, banyak rumah lelang atau rumah sitaan bank ini masih ditempati oleh pemilik lama. 

Kenapa begitu, mereka mengalami gagal bayar setelah menjaminkan rumah untuk mendapatkan kredit. 

Hal ini jarang diungkapkan, bagaimana jadinya kalau kamu memenangkan rumah lelang namun tidak mengetahuinya. 

2. Bersiap Melakukan Negosiasi 

Kamu bisa membuka pembicaraan dengan pemilik rumah lama untuk meminta mereka pergi secara baik-baik. 

Ada pemilik rumah yang menyadari kalau rumah memang sudah menjadi milik orang lain dan bersiap pindah. 

Namun, kamu harus bersiap untuk melakukan sejumlah langkah lainnya setelah bertemu pemilik lama. 

3. Menyiapkan Uang Pindah 

Kalau pemilik rumah lama bisa diajak berbicara secara baik-baik, tidak ada salahnya kamu menyiapkan uang pindah. 

Misalnya kamu memberikan uang kontrak rumah selama enam bulan dan juga biaya pindah rumah. 

Biasanya, mereka mengalami masalah keuangan sehingga gagal bayar ke bank, sulit mencari rumah baru, dan tidak punya uang untuk pindah. 

rumah lelang

4. Menyiapkan Tim Eksekusi 

Jangan salah juga lo, ada sejumlah pemilik rumah yang melakukan gertak dan tidak mau pindah rumah. 

Kamu memang harus menyiapkan tim eksekusi yang juga tidak mau kalah dalam menggertak balik. 

Ingat, jangan menggunakan kekerasan ya, kamu sudah memiliki legalitas karena telah memegang sertifikat rumah. 

5. Siap Berurusan dengan Pengadilan 

Biasanya, kalau pemilik rumah masih keukeuh tidak mau pindah, sulit diminta pindah secara baik, kamu bisa menggunakan cara sita melalui pengadilan. 

Kalau kamu membeli rumah lelang atau rumah sita dari agen properti, mereka sudah biasa melakukan hal ini. 

Nantinya, pengadilan akan mengeluarkan surat penyitaan rumah, kamu juga memiliki bukti kuat untuk “mengusir” mereka yang masih menempati rumah. 

6. Siap Melakukan Pengosongan Bersama Polisi dan Petugas Pengadilan 

Biasanya, pengadilan akan mengirimkan surat peringatan kepada orang yang menempati rumah untuk segera mengosongkan rumah. 

Kalau pemilik memang keras kepala, pengadilan dan juga polisi akan melakukan pengosongan paksa. 

Mungkin kamu pernah melihat tayangan di televisi atau bahkan melihatnya sendiri, nah seperti itu kira-kira. 

Nah, fakta-fakta ini pastinya belum pernah kamu ketahui sebelumnya karena biasanya yang dibahas adalah untung rugi atau caranya saja. 

Situs properti Rumah123.com selalu menyajikan artikel dan berita menarik mengenai dunia properti. 

Kalau kamu sedang mencari apartemen atau ingin berinvestasi properti di Bekasi, Jawa Barat, salah satu pilihan adalah Wismaya Residence.

Bagikan:
1254 kali