cara beternak ulat hongkong

Yuk, cari tahu cara ternak ulat hongkong, pastinya bisa menjadi usaha sampingan dan pilihan hemat kalau kamu memelihara burung. 

Kalau kamu tidak memelihara burung, bisa jadi tidak mengetahui jenis ulat ini, meski mungkin pernah melihatnya.

Pakan burun memang beragam lo, bahkan termasuk daun saga dan juga daun mengkudu bisa menjadi pilihan selain sayur atau buah.

Namun, sejumlah burung memang tidak bisa memakan pilihan pakan di atas, melainkan sejumlah jenis ulat. 

Burung kacer, burung jalak putih, burung kenari, burung beo, atau burung jalak bali memakan sejumlah sering serangga. 

Salah satu pakan untuk burung adalah ulat hongkong, jenis ulat ini memiliki nutrisi yang banyak untuk hewan peliharaan.

By the way, manfaat ulat hongkong juga banyak, bahkan bisa dikonsumsi manusia, tentunya kalau kamu tidak jijik.

Saat memiliki hewan peliharaan, pastinya salah pos pengeluaran terbesar adalah makan lantaran membeli

Berapa harga ulat hongkong per kg? Menurut laman harga.web.id, harganya mencapai Rp120 ribu per kg.

Jika kamu memiliki beberapa ekor burung pemakan ulat, tentunya kebutuhan pakan memang tinggi setiap hari.

Meski sebenarnya, harga burung peliharaan bisa mencapai milyaran seperti burung merpati atau jenis lainnya.

Siapa tahu kamu malah tertarik untuk tahu cara beternak ulat hongkong, simak ulasan Rumah123.com berikut ini.

ulat hongkong untuk pakan burung
Sumber: allaboutfeed.net

Mengenal Ulat Hongkong

Sebelum membahas cara ternak ulat hongkong, sebaiknya kamu mengetahui lebih dulu mengenai binatang ini.

Ulat ini memang digunakan untuk pakan burung, ikan, reptil, dan juga sejumlah hewan peliharaan lainnya. 

Hewan ini adalah larva dari proses metamorfosis kumbang kecil yaitu telur, larva, kepompong, dan kumbang.

Larva inilah yang disebut sebagai ulat hongkong, banyak pertanyaan lain mengenai ulat jenis, apa saja sih ya.

Apa makanan untuk ulat hongkong, ternyata hewan ini memakan sayuran hijau, ampas tahu dan masih banyak lagi. 

Berapa kali ulat hongkong bertelur, ternyata serangga kumbang bisa bertelur 4-5 kali tergantung kualitas.

Nah, pertanyaan lainnya banyak termasuk berapa lama ulat hongkong menjadi kumbang hingga berapa lama budidaya ulat hongkong.

Tidak ketinggalan mengenai kelemahan tentang ulat hongkong, burung bisa menjadi lebih gemuk kalau diberikan secara berlebihan.

cara budidaya ulat hongkong di rumah Sumber: www.theguardian.com

Cara Ternak Ulat HongKong di Rumah

Setelah mengetahui ulat hongkong berasal dari mana dan semua hal mengenai informasi singkat mengenai hewan ini.

Saatnya membahas cara ternak ulat hongkong lengkap, pastinya memang mudah bahkan untuk pemula, Rumah123.com mengutipnya dari berbagai sumber.

1. Menyiapkan Peralatan 

Langkah awal cara beternak ulat hongkong adalah menyiapkan sejumlah peralatan seperti toples kosong dan kapas.

Hal yang lainnya yang perlu disediakan adalah pakan untuk ulat, indukan ulat, hingga oatmeal yang sudah kering.

2. Memilih Induk yang Baik 

Cara membuat indukan ulat hongkong tentu tidak mudah, namun kamu bisa membelinya sebanyak 2 kg, kurang lebih berisi 500-1000 ulat.

Kamu bisa melihat indukan ulat hongkong yang baik melalui ciri fisik hewan ini, panjang 15 mm dan lebar 4 mm.

3. Memberikan Makan kepada Indukan

Jangan lupa memberikan makanan ulat hongkong agar tidak mati, pilihannya bisa berupa sayuran hijau agar wadah lembap.

Jangan terlalu sering memberikan pakan ulat hongkong, cukup empat hari sekali dengan memberikan dua kilogram makanan.

4. Memisahkan Hasil Budidaya Ulat 

Langkah selanjutnya dalam cara beternak ulat hongkong bagi pemula adalah memisahkan hasil budidaya ulat. 

Setelah satu pekan, ulat akan menjadi kepompong, kamu harus memindahkannya secara hati-hati ke wadah lainnya.

5. Menyiapkan Wadah untuk Kepompong dari Ulat

Tahapan selanjutnya cara budidaya ulat hongkong adalah menyiapkan wadah untuk kepompong yang akan berubah menjadi kumbang.

Nantinya, kumbang akan bertelur, jangan lupa untuk menyiapkan wadah dengan kapas agar telur tidak rusak.

6. Menjaga Proses Penetasan Telur Ulat Hongkong

Proses lanjutan dalam cara beternak ulat hongkong adalah menanti menetasnya telur dari ulat, lantas berkembang menjadi larva.

Kamu harus menunggu sekitar 30 hari hingga ulat hongkong ini bisa dijual atau dijadikan pakan ternak burung peliharaan.

Nah, itulah cara ternak ulat hongkong pakan burung yang bisa dilakukan sendiri di rumah, tidak usah ragu untuk memulainya.

Bagi pencinta burung, pastinya lebih banyak pertanyaan mengenai pilihan pakan, tidak hanya ulat hongkong saja.

Bagaimana saat membandingkan ulat hongkong vs maggot atau ulat kandang vs ulat hongkong, mana yang lebih baik.

Tidak ketinggalan, cara ternak ulat jerman dan cara ternak ulat kandang, dua hal ini akan diulas dalam artikel lain.

Kamu juga bisa menyimak cara memelihara burung merpati dengan mudah atau sejumlah hewan lainnya, bisa jadi hobi menyenangkan.

Jangan lupa membaca artikel Rumah123.com untuk mendapatkan berita, tips, atau panduan yang menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Laman ini juga memudahkan bagi para pencari properti, penjual properti, hingga sekadar mengetahui informasi, karena Rumah123.com memang #AdaBuatKamu.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti, hanya di Rumah123.com dan 99.co.

Bagikan:
956 kali