buka puasa ramadhan

Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa bagi setiap umat Muslim.

Pasalnya, bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan ini hanya datang setahun sekali.

Mengapa bulan ini disbut bulan penuh kemuliaan dan keberkahan?

Hal ini didasari pada dalil hadist Nabi Muhammad SAW yang artinya:

”Sungguh telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian” (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi).

Lalu diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda:

"Setiap tindakan yang dilakukan anak Adam akan dilipatgandakan, tindakan yang baik akan dilipatgadakan pahalanya hingga 700 kali. Allah SWT berfirman: Dengan syarat berpuasa yang dilakukan karena Aku (Allah) maka Aku akan memberinya pahala. Karena mereka meninggalkan keinginannya demi Aku." Ada dua kebahagiaan bagi orang berpuasa, pertama ketika dia berbuka, dan yang lain ketika dia bertemu Tuhannya, dan bau mulut orang berpuasa lebih baik di hadapan Allah daripada aroma minyak misk," (HR Bukhari).

Inilah mengapa bulan Ramadan sangat istimewa, dan tak heran umat Muslim berlomba-lomba meningkatkan amalan mereka di bulan suci ini.

Tentunya, kamu yang beragama Islam juga jangan sampai melewatkan momen ini untuk memperbanyak pahala dan meminta ampunan dari Allah SWT dengan melakukan amalan bulan Ramadhan.

Apa saja amalan bulan Ramadhan yang bisa dilakukan untuk menambah pahala seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW?

Berikut daftarnya!

Amalan bulan Ramadhan yang bisa dilakukan untuk menambah pahala

1. Berpuasa

Salah satu syarat yang wajib dilakukan umat Muslim yang mampu di bulan Ramadan adalah berpuasa.

Apalagi amalan bulan Ramadhan ini akan menjadi pengampun dosa jika dilakukan dengan ikhlas dan hanya untuk Allah SWT semata.

Untuk membahas amalan bulan Ramadhan ini, Rasulullah SAW bersabda dalam riwayat Abu Hurairah ra:

"Siapapun yang menjalankan puasa selama Ramadan karena keyakinan yang ikhlas dan berharap mendapatkan pahala dari Allah, maka semua dosanya di masa lalu akan diampuni," (HR Bukhari Muslim).

2. Tadarus dan khatam Alquran

Al Quran Sinar Mas Land- Rumah123.com

Di bulan Ramadan, Alquran pertama kali diturunkan di dunia ini, sehingga bisa dibilang bulan Ramadan adalah bulan Alquran.

Membaca Alquran di bulan lain saja sudah mendapatkan limpahan pahala dari Allah SWT, apalagi jika membacanya saat bulan Ramadan.

Setiap satu huruf yang dibaca, setiap kebaikan yang didapatkan akan dilipatgandakan 10 kali lipatnya.

Hal ini diwasiatkan dalam sebuah hadits qudsi:

“Man qoro-a harfan min kitabii, falahu hasanatun. Wal hasanatu bi’asyri amtsaaliha. Laa aquuluu Alif Laam Miim harfun, walaakin Alifun harfun, wa laamun harfun wa miimun harfun.”

Artinya: “Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitabKu (Al-Quran) maka baginya kebaikan. Dan setiap kebaikan itu akan dilipatgandakan dengan 10 kali lipatnya. Aku tidak mengatakan bahwa Alif Laam Miim itu satu huruf. Akan tetapi Alif itu satu huruf, Laam itu satu huruf dan Miim itu satu huruf.”

3. Memperbanyak bersedekah

Menurut HR. Al-Bukhari No. 4711 dan Muslim No. 2307, Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan dibandingkan manusia lainnya.

Dan ia menjadi semakin dermawan selama bulan Ramadan berlangsung.

Umat Muslim tentunya harus mencontoh Rasulullah SAW dengan memperbanyak sedekah di bulan Ramadan ini.

Sedekah yang dilakukan bisa berupa uang untuk kaum dhuafa dan fakir miskin, atau berupa makanan untuk berbuka puasa bagi mereka yang menjalani puasa Ramadan.

4. Tarawih

tarawih

Salat tarawih memiliki hukum sunnah muakkad, yang artinya sangat dianjurkan untuk dilakukan karena ada ganjaran besar bagi siapapun yang melaksanakannya.

Apabila salat tarawih dilakukan secara jamaah bersama imam maka pahala salat tarawih akan setara dengan melakukan shalat qiyamul lail selama satu malam penuh.

Untungnya, saat ini pemerintah sudah memperbolehkan masyarakat Indonesia untuk salat tarawih di masjid setelah tahun lalu dilarang.

Hanya saja, mengingat pandemi masih ada di sekitar kita, lakukanlah solat tarawih dengan protokol kesehatan yang ketat.

Apabila tidak memungkinkan untuk solat di masjid, kamu bisa solat tarawih di rumah secara berjamaah dengan keluarga inti.

5. Fokus beribadah di 10 hari terakhir

10 hari terakhir di bulan Ramadhan merupakan masa dimana Allah membebaskan umat muslim yang berpuasa dan bertakwa dari siksa api neraka (itqun minannar).

Pada masa 10 hari terakhir ini pula, akan ada satu malam istimewa yang tingkatnya disebut-sebut lebih mulia daripada 1000 bulan, yakni malam Lailatul Qadar.

Memperbanyak ibadah, membaca doa serta melakukan amalan-amalan mulia sangat dianjurkan di malam yang disebut lebih mulia dari malam 1000 bulan ini.

6. Itikaf di masjid

itikaf di masjid

Itikaf adalah diam di dalam masjid dengan niat semata untuk beribadah kepada Allah SWT.

Amalan bulan Ramadhan yang satu ini masih terkait dengan jatuhnya malam Lailatul Qodar di antara 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Itikaf memiliki banyak keutamaan karena saat terjaga, orang yang beritikaf mengisi waktunya dengan shalat, membaca Alquran, dzikir, berdoa, atau mengkaji ilmu.

Bahkan dalam kondisi tidur pun, orang yang beritikaf mendapatkan pahala yang besarnya tidak bisa didapatkan oleh orang yang tidur di rumahnya karena tidurnya itu termasuk rangkaian itikaf.

Itu dia beberapa amalan bulan Ramadhan yang bisa dilakukan untuk menambah pahala di bulan suci.

Semoga kamu berhasil ya melakukannya!

Simak juga artikel lainnya seputar puasa di rumah hanya di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
1229 kali