Investor Milenial- Rumah123.com Ilustrasi Investor Generasi Milenial. Sebanyak 50 Persen Investor Milenial Dari China Membeli Properti Di Luar Negeri Secara Online Tanpa Pernah Melihat Lokasinya Secara Langsung (Foto: Rumah123/Getty Images)

Investor properti dari generasi milenial terus meningkat. Bahkan, mereka membeli properti di luar negeri tanpa pernah mendatangi lokasinya secara langsung.

Media bisnis terkemuka Bloomberg dan Business Times melansir hasil riset terbaru ada kenaikan lebih dari 60 persen pembelian properti oleh generasi milenial China.

Jumlah transaksinya mencapai USD 740 juta dollar (Rp10,5 triliun) pada 2018. Angka ini diproyeksikan bakal meningkat dua kali lipat pada 2019.

Baca juga: Tabungan Pensiun Milenial Lebih Banyak, Investasi Propertinya Mana

Generasi milenial China melirik investasi properti di Asia Tenggara. Harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan Beijing, Shanghai, apalagi Hong Kong.

Ice Chen (36 tahun), seorang manajer bank di Beijing salah satunya. Dia belum pernah pergi ke Bangkok, Thailand. Namun, dia sudah membeli dua apartemen di sana.

Sebelumnya, para investor milenial membidik Selandia Baru, Kanada, Singapura, dan Australia. Namun, sederetan negara ini memiliki sejumlah larangan terkait kepemilikan properti oleh orang asing.

Baca juga: Enaknya Jadi Rentvestor, Bisa Investasi Properti Plus Masih Punya Lifestyle

Lantas para investor melirik Thailand, Indonesia, dan Filipina yang lebih menjanjikan. Apalagi ada kemudahan membeli melalui situs properti online.

Para investor juga mendapatkan kemudahan KPR/KPA (kredit pemilikan rumah/kredit pemilikan apartemen) dari bank asing, kemudahan mendapatkan penyewa, dan juga kemudahan memperoleh uang sewa.

Dalam riset terbaru ini, terungkap kalau para investor dari kaum milenial, sebanyak 50 persen di antaranya sudah berani membeli tanpa pernah mendatangi lokasi.

Baca juga: Di Mana Sebaiknya Investor Indonesia Berinvestasi Properti di Luar Negeri

Sementara 22 persen hanya melihat sekilas dan menyaksikan sekilas. Mereka tidak melakukan percakapan telepon atau tatap muka dengan agen properti.

Bagi Chen, kemudahan pembelian properti ini memang menyenangkan. Dia mendapatkan rental yield atau keuntungan sewa sebesar 6 persen dari properti di Thailand.

Dia membeli apartemen di Bangkok setelah menjual apartemen di Beijing. Keuntungan apartemen di Beijing hanya sepertiga.

Baca juga: Tips Investasi Properti: Pertumbuhan Sewa Properti Indonesia Bisa Capai 10 Persen

“Di Bangkok, harga masih murah, cuaca bagus, dan cocok untuk pensiun dan juga mudah untuk disewakan,” kata Chen seperti dikutip oleh Business Times. Setelah menikmati keuntungan sewa di Thailand, Chen berencana untuk berinvestasi ke Kamboja.

Lantas bagaimana dengan investor milenial dari Indonesia? Menurut CEO dan Chairman Crown Group, Iwan Sunito bahwa ternyata banyak generasi milenial yang berinvestasi properti di Australia. Biasanya mereka membeli properti untuk tempat tinggal anak-anak mereka kelak.

Saat anak-anak beranjak SMU atau mau memasuki jenjang kuliah, mereka tinggal di apartemen ini. Sebelumnya, apartemen ini disewakan kepada orang.

Baca juga: Investor Asing Tetap Lirik Indonesia, Kamu Sudah Berinvestasi Properti Belum?

Bagikan: 4752 kali