dekorasi dinding Ilustrasi Ibu-Ibu Membatik. Kain Batik Atau Kain Etnik Tradisional Lainnya Bisa Menjadi Dekorasi Dinding. Ada Sejumlah Tips yang Bisa Dilakukan (Foto: Rumah123.com/Unsplash.com)

 

Punya banyak koleksi kain etnik? Saatnya untuk memanfaatkannya sebagai dekorasi dinding. Ada sejumlah tips yang bisa dilakukan, mudah kok. 

Kamu suka traveling ke seluruh Indonesia? Mungkin kamu melakukannya beberapa kali dalam setahun. 

Atau kamu malah lebih sering pergi ke pelosok Indonesia karena tugas luar kota yang dilakukan cukup rutin. 

Saat mengunjungi Yogyakarta pertama kali, mungkin kamu hanya membawa oleh-oleh berupa makanan. 

Namun, kalau sudah beberapa kali mengunjungi kota wisata ini, pastinya kamu akan mencari oleh-oleh lain. 

Kerajinan tangan seperti kain etnik menjadi pilihan. Apalagi bagi kaum wanita yang bisa memanfaatkannya untuk pakaian. 

Meski ada kalanya tidak bisa dimanfaatkan menjadi pakaian lantaran terlalu kecil atau memang lebih cocok jadi syal. 

Berawal dari mengunjungi satu wilayah, lantas ke wilayah lainnya, maka koleksi kain etnik kamu bertambah. 

Mungkin kamu merasa sayang untuk menjadikannya pakaian. Lantas kenapa tidak memajangnya saja di rumah? 

Ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, atau ruang tidur bisa menjadi tempat memajang kain etnik. 

Situs properti Rumah123.com akan mengulas sejumlah tips memanfaatkan kain etnik menjadi dekorasi dinding. 

Cara Mudah Menjadikan Kain Etnik Sebagai Dekorasi Dinding 

1. Membersihkan Kain Terlebih Dahulu 

Sebelum memajangnya sebagai dekorasi dinding, ada baiknya kamu membersihkan kain etnik ini terlebih dulu. 

Kamu bisa menghilangkan debu dengan menggunakan sapu lidi. Atau kamu mau mencucinya secara hati-hati. 

2. Menentukan Ruang Tempat Memamerkan Koleksi Kain Etnik 

Tentukan ruang untuk memajang kain etnik ini sebagai dekorasi dinding. Ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, atau ruang tidur. 

Jika ada kain etnik dengan warna yang mencolok dan desain yang keren, kamu bisa memajangnya di ruang tamu. 

3. Cukup Dengan Menggantungkan Saja 

Kain etnik ini tentunya menjadi koleksi pribadi yang berharga, jadi kamu harus menjaganya dengan baik. 

Untuk itu, kamu sebaiknya menggantungkan kain ini ketimbang menggunakan paku untuk memasangnya di dinding. Solusinya bisa menggunakan tali. 

4. Menggunakan Perekat 

Cara untuk memasang kain etnik ini di dinding adalah menggunakan perekat. Cari perekat yang tidak merusak kain. 

Keluarkan kreativitas kamu saat memasang kain etnik ini agar tidak rusak setelah dipasang cukup lama. 

5. Mengganti Setiap Sebulan Sekali 

Supaya tidak bosan, kamu bisa mengganti kain etnik yang dipajang sebagai dekorasi dinding setiap satu bulan sekali. 

Atau kamu menukar kain yang ada di ruang tamu dengan yang ada di ruang keluarga. Lantas ganti dengan kain etnik lainnya. 

Pilihan Kain Etnik untuk Dekorasi Dinding 

Ada banyak jenis kain etnik dari seluruh Indonesia yang mempunyai motif, tekstur, hingga warna yang berbeda. 

Belum lagi mengenai ukuran dan cara membuat yang berlainan sehingga menghasilkan produk yang unik. 

1. Batik 

Indonesia memiliki beragam macam batik. Batik pesisir dan pedalaman mempunyai motif, gaya, dan warna yang berbeda. 

Ada batik yang berwarna gelap, berwarna terang, hingga berwarna ceria. Ini biasanya batik yang berasal dari pesisir. 

Pilihlah salah satu kain batik terbaik untuk dipasang sebagai dekorasi dinding. Cari koleksi batik dengan motif dan warna yang cerah. 

2. Sasirangan 

Kain etnik ini berasal dari Kalimantan Selatan. Suku Banjar membuatnya dengan cara diikat dan dicelupkan dalam berbagai warna. 

Warna pada kain Sasirangan ini menampilkan desain yang lebih formal dan elegan sehingga bisa ditampilkan di ruang tamu. 

3. Ulos 

Siapa tidak mengenal kain tradisional khas Batak? Biasanya kain ulos berbentuk selendang yang digunakan saat acara. 

Ulos merupakan kain tenun halus. Dari cara pembuatannya, ulos tidak menggunakan mesin dan ditenun. 

Warna yang digunakan untuk membuat kain ulos ini adalah merah, hitam, dan putih. Warna yang sederhana. 

Lantaran kecil, kamu bisa memajang kain ulos ini pada bagian sudut ruangan ruang tamu atau ruang keluarga.

Baca juga: 10 Tips Dekorasi Rumah Tua Agar Terlihat Modern

Bagikan:
940 kali