Lavender adalah tanaman pengusir nyamuk yang mudah ditanam sendiri di rumah - Rumah123.com Lavender adalah tanaman pengusir nyamuk yang mudah ditanam sendiri di rumah - Rumah123.com

Siapa sih yang suka dengan kehadiran nyamuk di rumah? Nyamuk selalu jadi musuh terbesar setiap anggota keluarga. Bukan cuma mengganggu, nyamuk juga bisa menyebabkan gatal-gatal, membuat kulit jadi bentol, hingga memaparkan berbagai penyakit seperti demam berdarah. Untuk mengusir nyamuk, biasanya orang-orang menggunakan obat-obatan berbahan kimia.

Namiun di artikel sebelumnya, Rumah123 telah membahas mengenai bahaya dari obat pengusir nyamuk dan alternatif cara mengusir nyamuk secara alami. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan tanaman pengusir nyamuk. Tanaman apa saja kira-kira yang bisa digunakan untuk mengusir nyamuk? Ini dia daftarnya!

Lavender

Tanaman dengan bunga berwarna ungu ini memang sering dijadikan bahan dasar pada obat nyamuk yang dijual di pasaran. Wajar saja, hal ini dikarenakan aroma lavender sangat tak disukai oleh nyamuk. Zat linalool dan lynalyl asetat yang terkandung di dalamnya sangat dihindari nyamuk. Kamu bisa meletakkan lavender di dalam pot dekat pintu masuk atau jendela supaya tak ada nyamuk yang berani masuk rumah.

Cara menanam lavender di rumah dengan mudah:

Supaya lebih mudah, gunakan pot untuk menanam lavender. Lapisi bagian bawah pot dengan styrofoam supaya pot tetap terjaga kekeringannya. Dengan begitu, lavender jadi tak mudah rusak. 

Catnip

Para pecinta kucing pasti sering mendengar tanaman ini. Tanaman dengan nama latin Nepeta Cataria ini sering digunakan untuk merangsang kucing supaya lebih aktif. Kucing memang suka sekali dengan tanaman ini. Tapi, lain halnya dengan nyamuk. Catnip adalah tanaman yang sangat ditakuti nyamuk. 

Cara menanam catnip di rumah dengan mudah:

Jika kamu mau menanam catnip di dalam rumah, gunakan pot kecil terpisah. Pastikan benih mendapat cukup sinar matahari untuk menghindari tanaman tumbuh tinggi dan berdaun jarang. Jika sinar matahari tidak mencukupi, pasang lampu neon di atasnya. Siram benih dengan baik selama periode perkecambahan. Setelah tanaman mencapai ketinggian 10-15 cm, pindahkan ke kebun dengan aman.

Serai wangi

Serai wangi merupakan salah satu tanaman yang sering dipakai sebagai bahan makanan. Namun tak cuma itu, serai wangi juga menjadi tanaman pengusir nyamuk yang bisa bekerja dengan baik. Tanaman dengan bentuk seperti rumput liar ini mengandung zat geraniol dan sitronnellol yang bisa membunuh nyamuk. 

Cara menanam serai wangi di rumah dengan mudah:

Siapkan bibit serai, siapkan media air, tumbuhkan akar serai terlebih dahulu dengan media air. Tanaman serai hanya dapat berkembang biak dengan proses vegetatif, dimana proses perkembangbiakannya hanya dapat dilakukan dengan menggunakan tunas adventif pada akarnya. Oleh karena itu, untuk keberhasilan menanam serai, kamu harus menumbuhkan akarnya terlebih dahulu. Setelah itu, siapkan media tanah, dan pindahkan bibit serai ke media tanah. 

Bawang putih

Bukan hanya bermanfaat untuk memasak, bawang putih juga berguna untuk mengusir nyamuk. Aromanya yang menyengat tak disukai oleh nyamuk. Jika kamu menanam tanaman bawang putih di rumah, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Cara menanam bawang putih di rumah bisa kamu lihat di dalam artikel ini. 

Rosemary

Rempah-rempah yang sering jadi bahan masakan makanan khas barat ini juga punya manfaat lain, yaitu untuk mengusir nyamuk. Bau yang dihasilkan mampu membuat nyamuk pusing dan kehilangan kendali akan inderanya.

Cara menanam resemary di rumah dengan mudah:

Ada 2 cara yang bisa dipilih, yaitu menanam secara generatif (perkembangbiakan melalui biji) ataupun secara vegetatif (perkembangbiakan dengan bantuan manusia yaitu salah satunya adalah stek batang). Supaya lebih cepat, maka sebaiknya kamu memilih menanamnya dengan cara stek batang.

Caranya gampang, letakkan seluruh potongan tanaman rosemary ke dalam pot, siram potongan sehari sekali, masukkan pot ke dalam kantong plastik yang sudah dilubangi sebelumnya. Tunggu hingga kurang lebih 3 minggu, biasanya akan mulai muncul akar. Setelah akar terbentuk, angkat pelan-pelan dan jangan sampai akar tersebut putus.

Bagikan: 2123 kali