Foto: Rumah123/Getty
 

Yang ideal sih, sejak berencana menikah, kamu dan pasangan udah ngobrolin soal rumah. Tapi, kalau udah telanjur menikah belum juga punya rumah, ikuti 5 langkah berikut ini:

Pertama, sisihkan 15-30 persen gaji. Bisa gaji salah satu, maupun gabungan dari gaji kamu dna pasangan. Setidaknya dari menabung persentase gaji tersebut, kamu mampu membayar uang muka atau Down Payment (DP) rumah.

Kabar baiknya, mulai 1 Agustus 2018, mengacu pada kebijakan baru Bank Indonesia, kamu bisa beli rumah tanpa PD. Tapi, lebih baik sih kalau kamu membayar DP meskipun rendah semisal DP 1% atau 5%. Kenapa? Karena kalau sudah membayar DP, akan meringankan nominal cicilan kamu per bulannya.

Baca juga: Pengen Beli Rumah Gak Pake KPR? Laksanakan Dulu Langkahnya!

Kedua, diskusikan masalah keuangan. Jika kamu dan pasangan tidak terbuka soal keuangan, dijamin langkah menyisihkan uang dari penghasilan gak akan berjalan baik. Ujungnya, kamu bakal kesulitan mengatur keuangan. Berapa penghasilan yang kamu dan pasangan terima dan akan dibelanjakan apa aja itu harus dibicarakan berdua secara terbuka.

Ketiga, buat rekening atau tabungan bersama. Hal ini penting banget untuk menyisihkan penghasilan yang kamu dan pasangan terima. Jadi, kamu bisa membedakan mana dana untuk sehari-hari dan mana dana untuk beli rumah.

Baca juga: Mau DP Besar, Kecil, atau 0%, yang Penting Beli Rumah!

Keempat, jangan lewatkan kesempatan promo yang ditawarkan pengembang. Apalagi kalau si pengembang baru me-launching proyek huniannya. Pastinya banyak keringanan pembayaran yang bisa kamu dapatkan. Jadi, jangan lewatkan untuk memanfaatkannya.

Kelima, manfaatkan promo suku bunga dari pihak bank atau program pemerintah semisal program subsidi atau FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).

*

Bagikan: 1074 kali