Penasaran bagaimana cara membuat pupuk kompos dari sampah rumah tangga? Langsung saja simak langkah-langkahnya di bawah ini!

seseorang sedang menunjukkan cara membuat pupuk kompos dari sampah rumah tangga - rumah123.com Seseorang sedang menunjukkan cara membuat pupuk kompos dari sampah rumah tangga (Rumah123.com/Getty Images)

Sampah yang dihasilkan oleh setiap rumah alias sampah rumah tangga, punya nilai dan fungsi lebih jika diolah dengan tepat. Salah satunya adalah sampah basah seperti sisa makanan, yang bisa diolah menjadi pupuk kompos. Untuk kamu yang gemar bercocok tanam, pastinya tahu bahwa pupuk kompos dibutuhkan untuk membuat tanaman tumbuh dengan subur. 

Nah, daripada kamu harus keluar uang lagi untuk membeli pupuk kompos, kenapa tak mengolahnya sendiri dari sampah sisa makanan? Selain lebih hemat, kamu juga ikut berkontribusi dalam melestarikan lingkungan. Penasaran bagaimana cara membuat pupuk kompos dari sampah rumah tangga? Langsung saja simak langkah-langkahnya di bawah ini!

Sebelum masuk ke langkah-langkahnya, siapkan dulu alat dan bahan yang dibutuhkan

Alat yang dibutuhkan:

- Ember berukuran besar dengan penutup

- Sarung tangan

Bahan yang dibutuhkan:

- Sampah organik yang menumpuk di rumah

- Pupuk kandang

- Tanah

- Air

- Larutan gula

- EM4. 

5 tata cara membuat pupuk kompos dari sampah rumah tangga

Selesai menyiapkan alat dan bahan tersebut, maka kamu bisa langsung membuat pupuk. Seperti ini caranya!

1. Kumpulkan sampah rumah tangga yang akan diolah menjadi pupuk 2. Masukkan tanah ke dalam wadah yang telah disiapkan 3. Masukkan sampah organik, larutan gula, pupuk kandang, EM4, ke dalam ember 4. Sesuaikan kuantitas bahan dengan ukuran ember yang dimiliki 5. Tambahkan tanah untuk menutupi sampah organik 6. Siram permukaan tanah menggunakan air 7. Tutup ember rapat-rapat agar tak terkontaminasi partikel lain 8. Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung 9. Diamkan selama 3 bulan untuk mendapatkan hasil sempurna.

Tak semua sampah di rumah bisa dijadikan pupuk kompos

Sampah rumah tangga terbagi lagi dalam beberapa jenis, tak semuanya bisa digunakan sebagai bahan pupuk kompos. Maka dari itu, kenali dulu perbedaan jenis-jenis sampah berikut ini:

- Sampah basah: terdiri dari bahan-bahan organik yang mudah membusuk. Misalnya sisa makanan

- Sampah kering: terdiri dari sisa bahan atau material yang tidak bisa atau sulit diurai secara alami. Misalnya seperti botol plastik, bungkus makanan, dan kabel

- Sampah lembut: terdiri dari partikel-partikel kecil, ringan dan mempunyai sifat mudah beterbangan

- Sampah besar: terdiri dari bangunan rumah tangga yang besar. Misalnya seperti meja, kursi, atau barang-barang elektronik.

Bagikan: 1942 kali