Industri farmasi belakangan ini sering menjadi perbincangan masyarakat karena berkontribusi besar terhadap penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Bukan cuma dari perusahaan farmasi BUMN, industri farmasi swasta pun ikut berkontribusi atas bantuan penanganan virus Corona yang menerpa Indonesia semenjak bulan Maret 2020 lalu.

Selain berkontribusi besar, banyak perusahaan farmasi swasta yang meraup keuntungan dari situasi ini karena kesadaran masyarakat yang semakin tinggi akan kesehatan.

Alhasil pundi-pundi keuntungan yang masuk ke dalam rekening perusahaan farmasi ikut meningkat.

Nah, kira-kira sosok konglomerat Indonesia siapa saja ya yang memiliki perusahaan tersebut?

Yuk, langsung saja kita simak daftar 5 pengusaha perusahaan farmasi di Tanah Air berikut ini.

1. Jahja Santoso - Sanbe Farma

Jahja Santoso Sanbe Farma (Sanbe Farma)

Pengusaha pertama yang masuk dalam daftar adalah Jahja Santoso selaku pendiri perusahaan Sanbe Farma.

Sanbe Farma berdiri pada tahun 1974 yang lalu di Jawa Barat.

Melansir Kumparan, kini Sanbe Farma sudah memiliki kurang lebih sekitar 8.000 tenaga kerja di seluruh Indonesia.

Beberapa produk yang berhasil dipasarkan oleh Sanbe Farma adalah Sanaflu, Neosanmag dan Otede.

2. Ferry Soetikno - Dexa Medica

Ferry Soetikno Dexa (Pharma)

Kedua ada Ferry Soetikno selaku anak dari pendiri Dexa Medica yakni Rudy Soetikno.

Dexa Medica sendiri berdiri pada tahun 1969 di Palembang, Sumatera Selatan.

Beberapa produk yang dimiliki oleh Dexa adalah Herbakof, Herbacold dan Stimuno.

3. Boenjamin Setiawan - Kalbe Farma

Boenjamin Setiawan Kalbe Farma (Bisnis)

Selanjutnya ada Boenjamin Setiawan selaku pendiri perusahaan farmasi Kalbe Farma.

Kalbe Farma berdiri pada tahun 1966 yang lalu di daerah Jakarta Utara.

Awalnya, perusahaan ini dimulai dari sebuah garasi kecil.

Namun kini Kalbe Farma sukses menjadi salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dengan berbagai produknya seperti Diabetasol, Cerebrovit hingga Fatigon.

4. Djoko Sukamto - Interbat

Keempat ada Djoko Sukamto yang merupakan pendiri dari perusahaan Interbat.

Perusahaan yang berdiri tahun 1948 ini dulunya memiliki peran sebagai agen distributor tunggal obat di Tanah Air.

Lalu seiring perkembangan usahanya, kini Interbat sudah memiliki berbagai produk seperti Pamol, Pamol Forte dan Comvita-C.

5. Handojo S. Muljadi - Tempo Scan

Handojo S. Muljadi Tempo (Tempo Scan)

Nama konglomerat Indonesia terakhir yang masuk dalam daftar adalah Handojo S. Muljadi.

Ia merupakan pemilik sekaligus mantan CEO dari PT Tempo Scan Pacific Tbk.

Beberapa produk yang berhasil dipasarkan oleh Tempo Scan adalah Vidoran, Bodrex dan Oskadon.

Nah, itulah daftar 5 konglomerat Indonesia pemilik perusahaan farmasi di Tanah Air.

Jika kamu sedang mencari rumah, apartemen, tanah atau yang lainnya di marketplace properti tepercaya dan aman, bisa mengunjungi laman Rumah123.com untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Dan jangan sampai ketinggalan untuk mendapatkan berita dan tips terbaru mengenai dunia properti dalam negeri serta mancanegara di artikel Rumah123.com.

Bagikan:
520 kali