Hunian TOD merupakan solusi tempat tinggal terbaik untuk milenial. Ini dia rekomendasinya untukmu!

Tinggal di hunian dalam kota, yang dekat kantor atau tempat kerja, memang enak karena lokasinya strategis.

Banyak hal yang bisa dihemat, selain waktu, juga energi dan isi kocek.

Macet berjam-jam pun bisa dihindari.

Namun sayangnya, harga hunian di pusat kota sudah tak masuk akal.

Untungnya, sejak beberapa tahun ke belajang, pemerintah mulai menggenjot pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunamai) dan apartemen sederhana milik (anami) yang terintegrasi jaringan transportasi publik atau Transit Oriented Development (TOD).

Hunian berbasis TOD merupakan bangunan yang terhubung dengan moda transportasi massal, antara satu maupun jenis transportasi lainnya.

Dilansir dari Bisnis.com, saat ini terdapat 12 proyek pengembangan kawasan TOD di Jabodetabek.

Proyek tersebut yaitu stasiun Rawabuntu, stasiun Cisauk, stasiun Pondok Cina, stasiun Tanjung Barat, stasiun LRT Jatimulya (LRT), kawasan Dukuh Atas (MRT), kawasan Stasiun Tigaraksa, stasiun LRT Jatibening Baru, stasiun Fatmawati (MRT), stasiun Istora Senayan (MRT), stasiun lebak bulus (MRT), dan stasiun Blok M (MRT).

Jenis hunian ini tak hanya digarap oleh badan usaha pemerintah namun juga sudah dilirik para pengembang swasta.

Alasan kenapa hunian di kawasan TOD memiliki prospek bagus

Bagaimana tidak?

Proyek TOD memiliki prospek yang sangat baik, mengingat para milenial yang kini harus memenuhi kebutuhan untuk memiliki hunian, mulai melirik kota-kota satelit seperti Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor.

Dekatnya hunian dengan transportasi umum massal, seperti terminal Bus Kota, Stasiun Kereta Commuter Line maupun ruas LRT Jabodetabek membuat mobilitas para pekerja milenial menjadi lebih mudah. 

Ongkos transportasi pun bisa irit karena menggunakan transportasi umum semisal kereta rel listrik (KRL) alias commuter line.

5 pilihan hunian TOD terbaik di Jabodetabek

Berikut ke-5 proyek TOD yang bisa kamu pertimbangkan:

1. LRT City Bekasi - Eastern Green (mulai dari Rp600 jutaan)

eastern green

Eastern Green adalah kawasan hunian yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti dengan luas mencapai 1,4 hektare.

Sebagai apartemen berkonsep TOD, Eastern Green Bekasi memiliki akses langsung ke berbagai moda transportasi publik, seperti Stasiun LRT Bekasi Central Station, Pintu Tol Bekasi Timur, dan Halte Transjabodetabek.

Selain itu, memiliki lokasi yang super strategis membuat fasilitas umum yang ada di sekitar apartemen Eastern Green Bekasi juga sangat lengkap, seperti:

-  Dekat ke Stasiun LRT Jatimulya

- Dekat ke Stasiun KRL Bekasi Timur

- Dekat RS Mitra Keluarga

- Dekat GP Mall

- Dekat BTC Mall

- Dekat RS Hermina, dan lain-lain.

Ditambah lagi, teknologi 'Smart Home' sudah tersedia di Eastern Green, sehingga apartemen ini menjadi lokasi tepat untuk kamu yang menginginkan sebuah hunian yang nyaman, serta bernilai investasi tinggi.

2. Apartemen TOD Grand Central Bogor (mulai dari Rp400 jutaan)

Grand Central Bogor adalah apartemen yang dikembangkan oleh PT Adhi Karya.

Apartemen di Bogor ini telah terintegrasi dengan Transit Oriented Development dengan konsep mixed used, Grand Central Bogor menjadi salah satu hunian eksklusif yang dilengkapi dnegan berbagai penunjang dan fasilitas modern seperti:

- Sky Garden

- Sky Pool

- Kids Pool

- Playground

- Fitness Area

- Co-Working Space

- Shophouse

- Food Court

Selain itu, apartemen dengan gaya heritage ini memiliki lokasi yang premium dnegan letak yang strategis sehingga dekat dengan berbagai area penting dan fasilitas publik yang dapat ditempuh dengan waktu:

- 1 menit ke Stasiun Bogor

- 8 menit ke Kebun Raya Bogor

- 7 menit ke Botani Square

- 8 menit ke RS Siloam

- 6 menit ke IPB

- 13 menit ke Tol Jagorawi

- 9 menit ke Istana Bogor

3. Apartemen TOD Jakarta Mahata Tanjung Barat (Rp600 jutaan)

mahata-tanjung-barat

Terdapat 3 tipe unit pada bangunan vertikal yang dibangun oleh Perum Perumnas dan PT KAI ini, yaitu tipe studio sampai tipe dua kamar tidur di tiga tower yang dibangun.

Hunian yang berdiri di atas lahan bekas parkir di Stasiun Tanjung Barat ini memiliki lahan seluas 15.244 meter persegi dengan total hunian sebanyak 1.216 unit.

Dilansir dari Kompas.com, untuk tipe studio dengan luas 24 meter persegi, pengembang menawarkan dengan harga Rp 602 juta.

4. Royal Sentul Park (mulai dari Rp400 jutaan)

Royal Sentul Park merupakan salah satu hunian berbasis TOD yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Property (ACP).

Dilansir dari Kompas.com, harga yang dipatok untuk tipe studio berukuran 22 meter persegi Rp 407 juta, satu kamar tidur (35,5 meter persegi) mulai dari Rp 600 jutaan dan 2 kamar tidur (50 meter persegi) mulai dari Rp 800 jutaan.

Apartemen kawasan LRT City ini dilengkapi dengan fasilitas lifestyle mall, shopping arcade, cullinary street, thematic shop houses, community plaza, dan area komersial.

5. Kawasan TOD Jakarta dan sekitarnya, Jababeka Wimbledon (Rp512 juta)

Jababeka Wimbledon merupakan klaster hunian terbaru yang dipersembahkan oleh Jababeka Residence.

Cluster ini sangat cocok untuk kamu yang mau menerapkan gaya hidup sehat, karena lokasinya terletak di kawasan Mega Sport Center, Kota Jababeka.

Klaster hunian berkonsep gaya hidup sehat ini siap untuk membuat penghuninya tinggal dengan aman dan nyaman.

Pasalnya, setiap unit rumah di sini dirancang secara elegan dan compact, lalu bisa dikembangkan sebagai rumah tumbuh.

Ditambah lagi, tersedia fasilitas yang dapat memanjakan penghuni seperti di bawah ini:

- Sport outdoor facilities seluas 1 ha

- Playground untuk bermain anak

- Dekat ke Jababeka Golf dan Country Club

- Dekat ke Education Park

- Dekat ke TOD Center Jababeka

Jababeka Wimbledon pun dikelilingi oleh fasilitas publik super lengkap karena berada dalam kawasan kota mandiri mulai dari pusat pendidikan, kesehatan, dan mall.

Itu dia 5 hunian TOD terbaik yang bisa kamu pilih.

Dari sejumlah rekomendasi tersebut. kira-kira mana yang akan kamu pilih?

Simak juga artikel lainnya seputar rekomendasi rumah hanya di Rumah123.com!

Bagikan:
6915 kali