bunga kering

Bunga yang sudah layu dan berwarna kecokelatan kerap kali dibuang begitu saja karena dianggap sudah tak cantik. 

Padahal, kamu bisa loh menggunakannya sebagai hiasan dinding dengan mengawetkannya menjadi bunga kering. 

Terlebih lagi, hiasan dinding bunga kering saat ini sedang menjamur dan hype. 

Tak perlu membelinya, kamu juga bisa loh membuatnya sendiri di rumah. 

Jika kamu tertarik membuatnya, yuk simak langkah-langkah mengawetkan bunga kering di bawah ini:

Pilih Jenis Bunga yang Dikeringkan

baby breath

Meski hampir semua jenis bunga bisa dikeringkan, namun ada beberapa jenis yang memiliki ketahanan lebih lama dibandingkan yang lainnya. 

Misalnya, jika kamu ingin mengeringkan bunga matahari, maka kamu harus menyimpannya secara hati-hati. 

Sebab, bunga berwarna kuning cerah ini memiliki kelopak bunga yang cenderung mudah rontok. 

Begitu pula dengan bunga lili yang cenderung mengecil di bagian kelopak jika dikeringkan. 

Warna bunga lili juga cenderung berubah saat dikeringkan, untuk itu pilih yang memiliki warna pekat agar tone bunga tetap terlihat meski sudah kering.

Beberapa bunga yang dinilai cukup baik saat dikeringkan adalah chrysant, mawar, baby breath, dan amaranth. 

Pilih Bunga yang Masih Kuncup

Meski bunga yang sedang mekar sempurna memang lebih cantik, namun jika dikeringkan maka tidak akan bertahan lama. 

Untuk itu, kamu bisa memilih bunga yang masih kuncup jika ingin dikeringkan. 

Meski sudah dipotong dari pohonnya, bunga ini masih bisa mekar sedikit sehingga memberikan bentuk sempurna untuk dikeringkan. 

Pilih yang Tangkainya Agak Panjang

memilih bunga kering Sumber: Simplemost

Selain memilih bunga yang masih kuncup, sebaiknya kamu juga menggunakan bunga yang memiliki tangkai agak panjang. 

Hal ini akan memudahkan proses pengeringan karena tangkainya bisa diikat tanpa merusak bunga. 

Sementara itu, sebelum mengeringkan, usahakan untuk memotong semua daun yang ada di tangkai.

Dengan begitu, proses pengeringan akan jadi lebih mudah, sebab daun akan lebih mudah rontok saat sudah kering. 

Keringkan di Posisi Terbalik di Ruang Kering dan Hangat

menggantungkan bunga kering

Jika kamu sudah menyiapkan bunga yang akan dikeringkan, maka lanjutkan ke proses pengeringan. 

Proses ini akan memakan waktu yang cukup lama, yakni 2-4 minggu. 

Pengeringan bunga dimulai dengan menggantungkan bunga secara terbalik. 

Kamu bisa mengikat ujung tangkai dengan karet dan menggantungkannya di tali. 

Hindari mengeringkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung karena bisa membuat warnanya pudar. 

Pilih area yang udaranya cenderung kering dan panas namun tetap ada angin. 

Salah satu area yang bisa kamu pilih ialah area loteng yang memiliki kanopi. 

Kamu juga bisa menggabungkan beberapa bunga sekaligus dalam satu ikat, namun jangan terlalu padat. 

Sebab, hal itu bisa berpotensi membuat bunga menjadi busuk dan bentuknya berubah.

Semprotkan dengan Bahan Pelapis Bunga

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu bisa menyemprotkan floral sealer ke bunga yang akan dikeringkan. 

Dengan begitu, kelopak bunga akan menjadi lebih kuat dan tak mudah rontok meski sudah dikeringkan. 

Jika tak ada floral sealer, maka kamu bisa juga menggunakan hair spray.

Setelah benar-benar kering, kamu bisa mulai mendekornya di vas dan gantung di area yang kamu inginkan. 

Dengan begitu, rumah jadi lebih cantik dan estetis. 

Semoga artikel ini bisa membantu kamu yang ingin membuat hiasan dinding berupa bunga kering di rumah ya!

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Thomson Residence hanya di www.rumah123.com. 

Bagikan:
490 kali