Jagan sembarangan dalam mencari cara menurunkan berat badan karena sangat berbahaya. Gunakan cara alami dan efektif berikut ini!

cara menurunkan berat badan - rumah123

Masalah berat badan selalu menjadi hal yang dikeluhkan setiap Lebaran selesai. 

Wajar saja, menu makanan Idul Fitri umumnya memiliki kandungan lemak serta gula yang tinggi.

Sebut saja rendang, opor, nastar, putri salju, semuanya merupakan makanan yang memicu kenaikan berat badan.

Apalagi di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini, menyebabkan banyak orang harus berdiam di rumah.

Hal tersebut kerap dijadikan alasan untuk tidak berolahraga. 

Alhasil, berat badan pun terus meningkat.

Bagi sebagian orang hal ini memang hal yang biasa. 

Namun, ada pula orang-orang yang jadi kehilangan percayaan diri karenanya.

Ditambah, sebentar lagi pemerintah akan memberlakukan new normal Indonesia, sehingga kegiatan belajar dan bekerja tak akan melalui online lagi. 

Jangan sampai kenaikan berat badan membuatmu jadi stres dan kehilangan kepercayaan diri. 

Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara menurunkan berat badan dalam waktu cepat.

Jangan sampai cara menurunkan berat badan yang dipilih berbahaya bagi tubuh

Ketika mendengar soal cara menurunkan berat badan dengan cepat, kebanyakan orang mungkin akan berpikir untuk menggunakan cara instan.

Mulai dari mengonsumsi obat diet, atau bahkan melakukan sedot lemak.

Tapi menurunkan berat badan tak bisa dilakukan sembarangan.

Alih-alih kurus, bisa-bisa penyakit baru malah bermunculan.

Lalu, cara apa saja yang bisa dilakukan untuk bisa menurunkan berat badan dalam waktu cepat?

Cara menurunkan berat badan dalam waktu cepat tanpa menimbulkan bahaya

1. Kurangi karbohidrat dan perbanyak protein

Kamu bisa mengurangi beberapa kilogram dengan menjalani diet rendah karbohidrat hanya dalam beberapa hari.

Faktanya, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa diet rendah karbohidrat adalah cara yang sangat efektif untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan.

Penurunan asupan karbohidrat jangka pendek juga dapat mengurangi berat air dan kembung.

Inilah kenapa orang yang menjalani diet rendah karbohidrat bisa melihat perbedaan yang signifikan sesaat setelah memulai diet. 

Sedangkan dengan memperbanyak protein, mampu mengurangi nafsu makan, sekaligus meningkatkan metabolisme. 

Mulailah dengan mengurangi asupan karbohidrat dan gula bertepung selama seminggu. 

Ganti nasi atau roti dengan sayuran rendah karbohidrat, sambil menambah asupan telur, daging tanpa lemak, dan ikan.

2. Hindari junk food

Ketika kamu mencoba untuk menurunkan berat badan dengan cepat, maka jauhi junk food dan perbanyaklah konsumsi makanan utuh.

Makanan utuh cenderung lebih mengenyangkan dan minim kalori.

Berbeda dengan junk food yang tinggi lemak dan membuatmu cepat lapar. 

Jika kamu mau mengurangi berat badan sekitar 10 kilogram, coba untuk mengonsumsi hanya makanan utuh selama satu minggu. 

Baca juga: Mengenal Diet Sirtfood, yang Sukses Turunkan Berat Badan Adele 22 Kg!

3. Kurangi asupan kalori 

Mengurangi asupan kalori merupakan faktor paling penting dalam hal penurunan berat badan.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan sederhana untuk mengurangi asupan kalori:

Menghitung kalori: 

Catat makanan yang kamu makan dan hitung kalori dari masing-masing makanan. 

Gunakan kalkulator penghitung kalori untuk melacak jumlah kalori dan nutrisi yang didapatkan oleh tubuh.

Makan hanya dalam waktu makan:

Hindari ngemil setelah makan dan konsisten untuk hanya makan selama waktu makan berlangsung.

Jangan minum kalori-mu: 

Ketika minum, hindari memasukkan kalori ke dalam minumanmu. 

Pilihlah air mineral, teh atau kopi tanpa gula.

Baca juga: Tanpa Alat! Ini Jenis Olahraga Rumahan yang Cepat Turunkan Berat Badan

4. Puasa intermiten

Puasa intermiten adalah cara lain yang efektif dan terbukti untuk mengurangi lemak.

Dengan puasa intermiten, kamu akan terpaksa mengurangi asupan kalori, karena waktu makan akan dibatasi.

Salah satu metode puasa intermiten misalnya dengan tidak makan selama 16 jam sehari. 

Misalnya jika kamu memilih makan pada pukul 4 pagi, maka kamu baru boleh makan lagi di pukul 8 malam.

Mengkombinasikan puasa intermiten dengan olahraga tentu akan lebih efektif.

5. Olahraga angkat beban atau interval training

Olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk membakar lemak dan memperbaiki penampilan.

Beberapa contoh olahraga yang paling efektif untuk menurunkan berat badan adalah angkat beban dan melakukan interval training dengan. 

Kedua jenis olahraga tersebut juga dapat meningkatkan metabolisme dan memberikan manfaat lain.

Bagikan:
1384 kali