cara mengatasi mimisan

Saat terjadi mimisan, pastinya kamu bisa panik. Tidak usah khawatir, ada sejumlah cara mengatasi mimisan dan juga segera cari tahu penyebabnya. 

Kamu pernah mimisan? Atau pernah melihat orang lain seperti kakak, adik, sepupu, teman, dan lainnya mengalami mimisan? 

Atau malah kamu menjumpai anak atau keponakan mengalami mimisan, hal ini sebenarnya biasa kok. 

Mimisan memiliki nama lain yaitu epistaksis menurut istilah medis, mimisan adalah perdarahan yang terjadi di hidung. 

Sepintas, hal ini bisa menakutkan apalagi kalau kamu menemukan putra putri kamu mengalami mimisan. 

Mimisan bukan merupakan suatu keadaan yang berbahaya lho, banyak orang yang pernah mengalaminya. 

Biasanya yang pernah mengalami mimisan adalah anak-anak usia 3-10 tahun, lanjut usia (lansia). 

Lantas wanita hamil, mereka yang mengalami kelainan darah, dan juga orang yang mengonsumsi obat pengencer darah. 

Saat mimisan, darah bisa keluar dari salah satu atau kedua lubang hidung dengan waktu yang berbeda-beda. 

Ada yang mengalami mimisan selama beberapa detik, tetapi ada juga menderitanya hingga cukup lama. 

Ingat ya, mimisan bukan kondisi berbahaya, tetapi kamu memang harus waspada karena hal ini bisa menjadi gejala suatu penyakit. 

cara mengatasi mimisan

Mencari Tahu Penyebab Mimisan 

Sejumlah penyebab mimisan adalah kondisi udara yang kering serta kebiasaan mengeluarkan kotoran dari hidung menggunakan tangan. 

Hal ini bisa mengakibatkan pembuluh darah halus di dalam hidung bisa pecah, kemudian terjadi perdarahan. 

Selain itu, sejumlah faktor lain bisa meningkatkan risiko terjadinya mimisan yang harus kamu ketahui.

Faktor-faktor tersebut adalah cedera pada bagian hidung, membuang ingus terlalu kencang, alergi. 

Ada juga bentuk hidung yang bengkok karena cedera atau faktor keturunan, menggunakan obat semprot untuk hidung secara berlebihan. 

Infeksi yang mengakibatkan hidung tersumbat seperti flu dan juga sinusitis kronis menjadi faktor penyebab. 

Sedangkan pada anak-anak, sebagian besar mimisan disebabkan oleh pilek, alergi, atau udara yang kering. 

Sebenarnya, ketika orang mengalami mimisan, darah bisa keluar dari pembuluh darah di bagian depan hidung atau bagian belakang hidung. 

Jika mimisan terjadi karena perdarahan dari pembuluh darah bagian belakang, ada sejumlah penyebab. 

Faktor penyebab mulai dari masuknya benda asing, paparan bahan kimia, benturan keras, cedera, obat pengencer darah, dan lainnya. 

cara mengatasi mimisan

Cara Mengatasi Mimisan 

Ketika kamu, anak, atau orang terdekat mengalami mimisan, usahakan agar kamu berusaha untuk tenang dan tidak panik. 

Jika kamu bisa melakukannya, kamu bisa mengatasi mimisan atau membantu orang lain yang mimisan. 

Ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk menangani masalah mimisan yang terjadi, apa saja ya.

1. Duduk Tegak 

Saat mimisan, usahakan posisi duduk dalam keadaan tegak dengan arah badan condong ke depan. 

Jangan bersandar, apalagi berbaring, jadi pastikan posisi badan duduk tegak untuk mengatasi mimisan. 

Posisi duduk tegak bisa mengurangi tekanan pembuluh darah dalam hidung sehingga perdarahan bisa berhenti.

2. Mencegah Darah Tidak Masuk Ke Tenggorokan

Posisi duduk yang tegak dan mengarah ke depan memang ditujukan agar darah bisa keluar dari hidung. 

Darah yang keluar dari hidung ini tentunya tidak dipastikan masuk ke dalam tenggorokan, jika tertelan bisa memicu muntah. 

3. Memencet Hidung 

Langkah lainnya adalah memencet hidung selama 10-15 menit untuk menghentikan perdarahan di hidung. 

Kamu bisa bernafas melalui mulut selama beberapa saat, lakukan hal ini agar mimisan bisa berhenti. 

4. Memberikan Kompres Pada Hidung 

Tindakan lain yang bisa dilakukan adalah memberikan kompres dengan menggunakan air dingin. 

Taruh kompres di bagian pangkal hidung guna memperlambat perdarahan yang terjadi pada hidung. 

5. Tidak Melakukan Sejumlah Aktivitas 

Setelah mimisan berhenti, pastikan kamu tidak melakukan sejumlah aktivitas yang bisa membuat mimisan lagi. 

Hindari untuk membuang ingus, memasukkan jari ke dalam hidung untuk mengeluarkan kotoran.

Selain itu, kamu tidak boleh membungkuk atau melakukan kegiatan berat selama satu hari penuh. 

Hal lainnya adalah menghindari merokok dan konsumsi minuman beralkohol agar tidak terjadi iritasi hidung dan terjadi lagi mimisan. 

Jika mimisan masih terjadi dalam waktu lama atau mengalami mimisan berulang kali, segera untuk melakukan konsultasi dengan dokter atau pergi ke rumah sakit.

Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan mencari tahu penyebab mimisan berulang kali. 

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel-artikel menarik mengenai kesehatan dan gaya hidup di rumah.

Baca juga: 16 Manfaat Kopi untuk Kesehatan | Ingat, Minum Kopi Secukupnya Saja

Bagikan:
634 kali