tips membeli rumah

Tips membeli rumah yang satu ini akan cocok untukmu yang ingin memiliki hunian kedua meski KPR pertama belum lunas. 

Banyak orang yang biasanya membeli beberapa hunian untuk dijadikan investasi di masa mendatang. 

Sebab, harga properti ini setiap tahunnya terus melonjak. 

Tak heran kalau banyak yang tergiur dengan investasi di sektor yang satu ini. 

Investasi properti kerap selalu menjadi bisnis yang menguntungkan untuk dijalani.

Namun, harga properti yang mahal kerap membuat orang menggunakan metode cicilan untuk membeli hunian. 

Meski dengan metode cicilan, kamu tetap bisa lho membeli rumah kedua.

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum kembali menyicil rumah. 

Mulai dari jumlah cicilan, uang muka, hingga peraturan bank, tentu akan sedikit berbeda.

Untuk itu, penting bagi kamu mengetahuinya sebelum mengajukan KPR ke bank tertentu.

Tips Membeli Rumah Kedua  Sebelum KPR Sebelumnya Selesai

Kamu tertarik menyicil rumah kedua saat KPR rumah pertama belum lunas? 

Simak tips membeli rumah kedua saat cicilan rumah pertama belum lunas di bawah ini:

1. Siapkan Uang Muka

Saat berencana membeli rumah kedua, kamu harus mempertimbangkan dengan matang uang muka. 

Luas bangunan rumah juga akan berpengaruh dengan jumlah uang muka yang harus dibayarkan. 

Berdasarkan aturan Bank Indonesia, uang muka untuk rumah tapak pertama dengan luas lebih dari 70 meter persegi adalah 15 persen dari harga rumah.

Sementara, untuk rumah kedua sebesar 20 persen dari harga rumah. 

Begitu pula dengan rumah ketiga sebesar 25 persen dari harga rumah, dan seterusnya bertambah lima persen.

Namun, jika kamu menyicil hunian minimalis tentu uang muka yang dibayarkan akan berbeda.

Rumah tapak dengan luas bangunan 22-70 meter persegi harus menyiapkan uang muka sebesar 15 persen untuk rumah kedua. 

Sementara untuk rumah ketiga sebanyak 20 persen, dan seterusnya bertambah lima persen. 

2. Perhatikan Besaran Cicilan

Kamu juga harus memperhatikan besaran cicilan yang harus dikeluarkan setiap bulannya.

Jangan sampai, pengajuan kamu ditolak karena dianggap tidak akan mampu membayar.

Untuk mencicil sebuah rumah, bank hanya memperbolehkan besaran cicilan maksimal 30% dari penghasilan bulanan.

Jika lebih dari itu, kemungkinan pengajuan cicilanmu akan ditolak oleh bank.

Oleh karena itu, penting untuk menghitung kemampuan kamu dalam membayar cicilan dua rumah secara bersamaan.

3. Perhatikan Aturan Bank 

Setiap bank tentu memiliki kebijakan yang berbeda terkait cicilan KPR.

Ada baiknya kamu memperhatikan berbagai aturan tersebut sebelum memilih bank untuk KPR rumah.

Mulai dari besaran bunga yang ditetapkan hingga biaya yang dikenakan, serta tenor yang ditawarkan oleh bank.

Cobalah untuk mengumpulkan beragam informasi dari bank yang berbeda sekaligus.

Setelah itu, kamu bisa melakukan perbandingan agar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu.

4. Lengkapi Persyaratan

Untuk mengajukan KPR rumah kedua juga dibutuhkan sejumlah dokumen sebagai persyaratan yang harus dipenuhi.

Mulai dari KTP,  akta nikah atau cerai, Kartu Keluarga, dokumen kepemilikan agunan, dan lain sebagainya.

Sebelum mengajukan cicilan rumah kedua, ada baiknya kamu melengkapi persyaratan dokumen tersebut.

Hal itu akan mempermudah kamu dalam mengajukan KPR rumah kedua.

Sudah siap mengajukan KPR untuk cicilan rumah kedua?

Pastikan kamu sudah menjalankan beberapa tips membeli rumah di atas ya.

Dengan begitu, pengajuan KPR rumah kedua kamu akan semakin mudah untuk diterima.

Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Canary Residence hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
5734 kali