Concept of sweet home. House with on the grass with trees on the island is flying on a white background. Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

Harga tanah dari tahun ke tahun terus saja meningkat. Mengapa? Karena orang gak pernah bisa menciptakan tanah. Itu jawaban setengah becandanya. Jawaban lainnya ya karena populasi manusia terus bertambah, tapi tanah di bumi ini gak pernah bertambah luas, segitu-gitu aja, yang ada malah menyusut mungkin.

Lantas, gimana buat kamu yang berniat membeli rumah, akankah kebeli? Kalau menabung, sampai berapa tahun bakal terwujud niat kamu membeli rumah itu?

Baca juga: 8 Langkah Membeli Rumah Melalui KPR, Simak Yuk!

Agar keinginanmu memiliki rumah bisa terwujud, perhatikan poin berikut ini:

1.Surveilah daerah perumahan yang kamu incar. Cari tahu harga tanah dan rumah di wilayah tersebut. Lantas, tentukan target waktu dan tahun kamu ingin membelinya.

2. Hitung berapa perkiraan kenaikan harga rumah dan tanah di wilayah tersebut sesuai dengan target tahun kamu akan membeli rumah.

3. Siapkan uang muka rumah (DP=Down Payment) dan hitung kembali seberapa besar kemampuanmu mencicil lewat KPR. Besaran DP biasanya sekitar 30 persen dari harga jual, namun berkat adanya kebijakan loan to value (LTV) Bank Indonesia yang melonggarkan persyaratan DP bagi debitur KPR (Kredit Pemilikan Rumah), DP bisa 15% saja dari harga jual. Untuk besarnya cicilan, jangan lebih besar dari 30% penghasilanmu ya.

4. Jika masih ada dana lebih, kamu bisa simpan untuk biaya renovasi. Renovasi memang tak selalu harus dilakukan. Tapi, ketika dibutuhkan toh kamu sudah punya dananya. Iya kan?

 

 

Bagikan: 1283 kali