Dengan memilih lantai yang tepat, dapur pun bisa terlihat mewah - Rumah123.com Dengan memilih lantai yang tepat, dapur pun bisa terlihat mewah - Rumah123.com

Memiliki desain dapur yang mewah sangatlah mudah, apalagi jika kamu punya banyak dana.  Cukup aplikasikan keramik lantai dapur yang mewah seperti granit atau marmer, sudah sangat cukup untuk menciptakan kesan mewah pada dapurmu. Namun, bagaimana jika bujet terbatas? Tenang, ada cara mudah untuk menjadikan dapurmu mewah, dengan dana yang murah meriah. 

Caranya adalah dengan memilih lantai dapur yang tepat. Bukan hanya murah, proses pemasangannya pun tak susah, tahan lama, dan mudah untuk dibersihkan. 4 jenis lantai dapur yang tepat adalah ubin keramik, lantai vinyl, kayu laminasi, dan lantai gabus. Seperti apa kelebihan lantai tersebut, dan seperti apa tips untuk mengaplikasikannya di dapur? Berikut penjelasannya!

1. Lantai vinyl

Lantai vinyl merupakan penutup lantai sintetis yang bisa meniru motif lantai apapun. Misalnya motif lantai kayu, lantai batu alam, marmer, dan masih banyak lagi. Lantai vinyl terbuat dari bahan Polyvinyl Chloride (PVC) yang memiliki tekstur yang sangat halus dan elastis sehingga mudah sekali dalam pemasangannya.

Lantai vinyl ada banyak jenisnya. Beberapa di antaranya yang populer adalah kayu vinyl plank, yang motifnya sangat menyerupai lantai kayu asli. Lalu vinyl tile, yang bisa menjadi alternatif lantai keramik karena tampilannya sangat mirip. Selanjutnya, ada vinyl roll yang sangat mirip dengan karpet dan terbuat dari bahan dasar PVC.

Keunggulan lantai vinyl: 

- Salah satu yang paling murah dibandingkan bahan lantai lainnya. Lantai vinyl dengan berbagai motif dijual dengan kisaran harga Rp75.000 per m2

- Permukaan elastis dan tak licin di kaki

- Sangat mudah dibersihkan, cukup dengan lap basah

Kekurangan lantai vinyl:

- Dapat dicungkil dengan mudah sehingga rentan rusak

2. Kayu laminasi

Bagi banyak orang, kayu laminasi dijadikan alternatif yang lebih murah dari kayu asli. Selain lebih murah, bahan ini juga lebih disukai karena mirip sambungan dari berbagai bagian kayu yang berbeda, seperti serat dan bilah kayu. Lantai laminasi dimampatkan pada suhu tinggi dan kemudian dicetak menggunakan bahan cetak digital. Banyak variasi desain bisa dihasilkan berkat teknologi ini, namun salah satu yang paling populer adalah desain yang menyerupai kayu. 

Keunggulan lantai kayu laminasi:

- Sangat mirip dengan lantai kayu, namun dengan harga lebih murah - Lebih mudah dipasang, dan lebih tahan terhadap tumpahan air, dan goresan

Kekurangan lantai kayu laminasi:

- Tak cocok untuk area yang lembab

3. Ubin keramik

Ubin keramik adalah pilihan lantai dapur klasik yang sering dipilih. Di Indonesia sendiri, ubin yang banyak digunakan adalah unin putih, yang dipasang menggunakan semen abu-abu. 

Kelebihan ubin keramik:

- Tahan terhadap cairan, noda, api - Tahan lama dan mudah dibersihkan - Tahan terhadap goresan

Kekurangan ubin keramik:

- Mudah pecah dan tidak kuat menopang beban berat - Nat keramik mudah menyerap debu sehingga harus sering dibersihkan

4. Lantai gabus

Lantai cork atau lantai dari gabus juga bisa menjadi alternatif pilihan bagi kamu yang sudah bosan dengan lantai marmer. Bahan lantai yang satu ini juga tidak kalah dari marmer. Apalagi lantai gabus terbuat dari bahan baku yang ramah lingkungan, berasal dari sampah perkebunan dan tidak terkena bahan kimia. 

Kelebihan lantai gabus:

- Elastis dan tidak mengandung bahan kimia, sehingga tak mudah terbakar - Tahan api dan tahan korosi - Empuk dan lembut di kulit

Kekurangan lantai gabus:

- Mudah rusak jika terkena benda tajam - Rapuh jika ditimpa barang yang terlalu berat - Rentan rusak apabila terkena air
Bagikan:
6515 kali