Ramadan- Rumah123.com Saat Ramadan, Ada Empat Pekerjaan Sampingan yang Bisa Dilakukan Untuk Menambah Tabungan Uang Muka Atau Down Payment (DP) Membeli Rumah (Foto: Rumah123/Getty Images)

Tabungan uang muka rumah masih kurang? Tidak usah khawatir, ada empat pekerjaan sampingan selama bulan Ramadan yang bisa dilakukan untuk menambah down payment (DP).

Saat menabung uang muka membeli rumah atau apartemen, kamu akan bersusah payah untuk menyisihkan gaji tiap bulan. Mungkin kamu juga telah menambahnya dengan bonus dan juga THR (tunjangan hari raya).

Meski kamu sudah banting tulang, bisa saja DP yang terkumpul masih sedikit. Kamu masih membutuhkan dana dalam jumlah banyak.

Baca juga: Tips Beli Rumah: Alasan Kenapa Kaum Milenial Harus Beli Rumah Pada Usia 20-an

Sebenarnya, selama bulan Ramadan, kamu bisa melakukan sejumlah pekerjaan sampingan untuk menambah uang muka. Side job ini memang musiman lantaran kamu hanya bisa melakukannya selama sebulan.

Tetapi, jangan salah sering kali pekerjaan sampingan dalam waktu singkat bisa memberikan hasil yang banyak lho. Kamu belum mencobanya saja.

Kamu bisa melakukan side job ini tanpa mengganggu pekerjaan utama. Yang harus kamu lakukan adalah membuka peluang pendapatan baru.

Baca juga: Jastip Bisa Jadi Penghasilan Tambahan DP Rumah Saat Ramadan

Ramadan- Rumah123.com Salah Satu Pekerjaan Sampingan yang Bisa Dilakukan Saat Ramadan Adalah Berjualan Kue Lebaran. Tidak Perlu Bisa Membuat Kue, Tetapi Cukup Menjadi Reseller (Foto: Rumah123/Getty Images)

Jual Kue Lebaran

Kamu tidak perlu bisa membuat kue, cukup bisa menjualnya saja. Cari saja sahabat atau kerabat yang pandai membuat kue lebaran yang enak. Tawarkan diri kamu dan pasangan menjadi reseller. Kamu bisa berhitung keuntungan per toples antara Rp5.000 hingga Rp10.000.

Pastinya sudah banyak yang menjual kue lebaran tetapi kebutuhan pangan saat lebaran memang banyak. Coba cari peluang untuk target konsumen yang sudah menikah dan memiliki anak. Biasanya mereka membeli kue dalam jumlah banyak.

Mereka akan membeli kue lebaran untuk diri sendiri, orang tua, mertua, kakak atau adik ipar, om tante, supir, pembantu, guru sekolah, guru ngaji, guru les, satpam kompleks, office boy kantor, dan lainnya. Dari satu orang pembeli saja, kamu bisa menjual 20 toples. Bayangkan kalau ada 25 orang yang membeli dalam jumlah yang banyak.

Baca juga: Berapa Lama Generasi Milenial Nabung DP Rumah? 32 Tahun!

Ramadan- Rumah123.com Berjualan Baju Lebaran Juga Bisa Menguntungkan. Biasanya Ada Keluarga yang Ingin Tampil Senada Saat Lebaran. Mereka Bisa Menjadi Target Market (Foto: Rumah123/Getty Images)

Jual Baju Lebaran

Kebutuhan baju lebaran juga tidak kalah banyak lho. Banyak orang yang tidak memiliki waktu membeli baju lebaran. Saat lebaran, mereka yang sudah menikah biasanya ingin tampil seragam mulai dari ayah, ibu, dan anak-anak.

Kamu bisa mencari tahu siapa yang menjual baju lebaran seperti ini. Pastinya ada kerabat atau sahabat yang menjual baju muslim, mukena, dan lainnya. Tawarkan diri menjadi reseller. Kamu bisa bernegosiasi untuk fee setiap pakaian yang dijual, bisa Rp25 ribu atau Rp50 ribu per potong,

Salah satu target market yang bisa kamu bidik adalah mereka yang sudah berkeluarga dan memiliki putra putri. Simpel aja kok. Saat lebaran, mereka ingin tampil senada baik dari baju koko, sarung, mukena, gamis, kaftan, jilbab, dan lainnya. Nah, bayangkan berapa yang bisa kamu jual? Banyak kan.

Baca juga: Tips Nabung DP: Menghemat Pengeluaran Atau Menambah Penghasilan

Ramadan- Rumah123.com Masih Banyak Orang Yang Memberikan Parsel Makanan Saat Hari Raya Idul Fitri. Coba Buat Parsel Makanan Atau Lainnya Agar Konsumen Tertarik (Foto: Rumah123/Getty Images)

Jual Parsel Lebaran

Memang ada yang masih mengirim parsel? Jangan salah, masih cukup banyak kok. Mungkin kalau untuk pegawai negeri sipil, hal ini bisa masuk gratifikasi, tetapi lain cerita ketika kamu memberikannya kepada orang terdekat.

Orang memberikan parsel tidak hanya untuk atasan atau bawahan, tetapi juga untuk asisten rumah tangga, supir, kerabat yang lebih tua, guru anak, dan masih banyak lagi. Lagi-lagi target market kamu adalah mereka yang sudah berkeluarga dan mempunyai putra putri.

Bahkan kamu bisa membuat ide parsel sendiri. Jika biasanya parsel berisi makanan, kenapa tidak berisi yang lain? Mungkin kamu bisa mengisinya dengan pakaian lebaran, mukena, peralatan rumah tangga, dan lainnya. Kamu bisa menjual parsel dengan harga mulai dari Rp500 ribu, tentunya tergantung isi.

Baca juga: Resepsi Nikah Bisa di GOR, Truz Kamu Bisa Nabung DP dan Bayar KPR

Ramadan- Rumah123.com Jasa Titipan Atau Jastip Bisa Jadi Tambahan Penghasilan, Apalagi Buat Mereka yang Ingin Menabung Uang Muka Membeli Rumah (Foto: Rumah123/Getty Images)

Jastip Segala Macam Barang

Kamu suka traveling, perjalanan dinas luar kota atau luar negeri, atau dekat dengan pusat perbelanjaan? Tawarkan diri kamu untuk jasa titipan alias jastip untuk membeli barang. Pasti sudah banyak teman-teman kamu yang sudah melakukannya.

Mungkin saat puasa Ramadan, kamu tidak traveling atau perjalanan dinas, coba saja untuk jastip berbelanja di pusat perbelanjaan seperti mal, plaza, atau bahkan seperti Tanah Abang atau Thamrin City.

Kamu bisa menawarkan jasa tergantung dari jumlah dan besar barang, bisa dimulai dari Rp50 ribu. Saat lebaran, biasanya banyak orang yang membutuhkan kue, pakaian, sepatu, sandal, dan lainnya. Mereka tidak memiliki waktu atau lokasi tempat tinggal memang jauh. Kamu bisa mencari tahu siapa saja teman atau kerabat yang tinggal di luar kota.

Baca juga: Tips Nabung DP: Coba Cek Pengeluaran Sehari-Hari Supaya Bisa Hemat

Bagikan: 1160 kali