suku bunga acuan bank indonesia- rumah123.com Bank Indonesia Kembali Menurunkan Suku Bunga Acuan Pada Oktober 2019. Suku Bunga Acuan Turun Menjadi 5,00 Persen. Suku Bunga Acuan Turun Empat Kali Beruntun Sejak Juli Hingga Oktober 2019 (Foto: Rumah123/Getty Images)

Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuan. Penurunan terjadi dalam empat bulan beruntun. Saat ini, suku bunga acuan menjadi lima persen.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada Kamis (24/10/2019). Bank Indonesia menggelar rapat dewan gubernur sejak Rabu (23/10/2019)

Seperti dikutip dari situs berita online CNNIndonesia.com, Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis point (bps). Suku bunga acuan turun dari 5,25 persen menjadi 5,00 persen.

Baca juga: Bank Indonesia Diprediksi Turunkan Lagi Suku Bunga Acuan Pada Oktober 2019

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 23-24 Oktober 2019 memutuskan untuk menurunkan BI 7DRRR sebesar 25 basis poin menjadi 5 persen,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Perry menyatakan keputusan tersebut dipengaruhi kondisi ekonomi global. Selain itu, sejumlah indikator ekonomi dalam negeri juga menjadi pertimbangan.

Suku Bunga Acuan Sudah Turun 4 Kali Sejak Juli 2019

Sejumlah pengamat ekonomi menyatakan Bank Indonesia akan kembali menurunkan suku bunga pada Oktober 2019 ini. Bahkan, suku bunga diperkirakan akan turun menjadi 4,75 persen pada awal 2020.

Sebenarnya, Bank Indonesia sudah menurunkan suku bunga acuan sejak Juli 2019. Setelah Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17-18 Juli 2019, suku bunga turun sebesar 25 bps. Suku bunga turun dari 6,00 persen menjadi 5,75 persen.

Lantas suku bunga acuan kembali turun pada 22 Agustus 2019. Suku bunga acuan turun sebesar 25 bps dari 5,75 persen menjadi 5,50 persen.

Baca juga: Suku Bunga Acuan BI Bisa Turun Lagi, Bunga KPR/KPA Bakal Ikut Turun Juga?

Penurunan suku bunga acuan kembali terjadi pada 19 September 2019. Suku bunga acuan kembali turun sebesar 25 bps dari 5,50 persen menjadi 5,25 persen.

Suku bunga acuan kembali turun pada Oktober 2019 ini. Secara keseluruhan, Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga acuan sebesar 100 bps. Besar suku bunga acuan sempat bertahan lama pada angka 6,00 persen mulai November 2018 hingga Juni 2019.

Bank Indonesia juga sempat melakukan relaksasi LTV (loan to value) untuk properti dan kendaraan. Rasio LTV dinaikkan menjadi 85 persen. Konsumen bisa membeli rumah dengan membayar uang muka atau down payment (DP) sebesar 15 persen.

Baca juga: Siapa yang Lebih Diuntungkan Dari Penurunan LTV dan Suku Bunga Acuan BI?

Sebelumnya, konsumen harus membayar uang muka sebesar 20 persen dari harga properti. Sebenarnya, rasio uang muka juga beragam tergantung dari besar luas rumah.

Konsumen bisa membeli properti dengan hanya membayar uang muka sebesar 10 persen. Bahkan, kalau properti termasuk hunian berwawasan lingkungan, uang muka hanya 5 persen. Kebijakan ini berlaku mulai awal Desember 2019.

Menanti Turunnya Suku Bunga KPR/KPA

Sekedar informasi, kalau Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan, maka bank juga akan menurunkan suku bunga produk mereka mulai dari tabungan, deposito, hingga kredit.

Setelah penurunan suku bunga acuan sebesar 100 bps, seharusnya suku bunga KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) juga turun. Tentunya diharapkan suku bunga sudah mulai turun pada akhir 2019.

Saat suku bunga KPR/KPA turun dan juga uang muka juga semakin kecil, maka konsumen yang ingin membeli properti semakin mudah untuk membeli rumah atau apartemen impian.

Baca juga: Suku Bunga Acuan BI Sudah Turun 3 Kali, Tapi Kok Bunga KPR Masih Tinggi?

Bagikan: 1052 kali