Kasur busa, spring bed, lateks, atau memory foam? Mana kasur terbaik yang bikin tidur makin berkualitas?

kasur busa - rumah123.com Konon, kualitas tidur yang baik mampu membuat harimu jadi lebih baik, setuju? (foto: Rumah123/Getty Images)

Kualitas tidur seseorang bukan hanya bergantung pada lamanya waktu tidur. Kualitas kasur yang digunakan ternyata juga punya peran penting lho. Kasur dengan kualitas terbaik bukan berarti yang paling empuk.

Kasur yang terlalu keras memang bisa badan pegal-pegal. Tapi kasur yang terlalu empuk juga tak baik untuk tubuhmu.  Maka dari itu, memilih kasur tidak bisa sembarangan dilakukan. Untuk itu dalam artikel ini, Rumah123.com akan membahas jenis-jenis kasur beserta kelebihan dan kekurangannya. 

Baca juga: Serba Minimalis, Ini 5 Inspirasi Lampu Hias Kamar Tidur Kekinian

Kasur busa lateks

Kasur ini adalah salah satu yang paling populer di masyarakat. Materialnya yang terbuat dari busa membuat siapapun merasa nyaman tidur di atasnya. 

Keunggulan: kutu, bakteri, dan jamur tidak bisa bersarang di dalam lateks. Dengan begitu, jenis kasur satu ini bisa meminimalisir terjadinya alergi. Busa lateks juga tidak menyimpan panas karena aliran udara bisa bergerak di dalamnya. Kasur busa latex juga lebih membal. Dari segi lingkungan, busa lateks lebih ramah lingkungan lantaran berbahan alami dan mudah diperbarui.

Kelemahan: Kasur busa latex memiliki harga yang cenderung mahal. Perawatannya juga harus ekstra. Hindari kasur ini dari sinar matahari langsung lantaran bisa mudah mengempis, dan mengubah teksturnya.

Baca juga: 5 Tips Agar Desain Kamar Tidur Minimalis Tak Membosankan

Kasur memory foam

Kasur satu ini sangat cocok untuk kamu yang punya masalah punggung. Material yang padat pada kasur ini awalnya diciptakan untuk menahan tekanan pada tubuh astronot saat masuk dan keluar dari atmosfer bumi. 

Keunggulan: Kasur memory foam sangat lembut sehingga mampu mengikuti bentuk tubuh orang yang tidur di atasnya. Jenis kasur ini juga lebih awet dibandingkan kasur pegas.

Kelemahan: Harga kasur memory foam sama mahalnya dengan kasur busa lateks. Namun sayangnya, aliran udara tak bisa bergerak bebas di dalam kasur ini, sehingga bisa menyimpan panas tubuh. 

Kasur kapuk

Kasur kapuk telah lama dikenal masyarakat sebagai kasur traisional yang terbuat dari bahan alami buah randu. 

Keunggulan: Lantaran terbuat dari bahan alami, kasur kapuk memiliki harga yang murah. Tapi walaupun murah, bukan berarti tidur di atas kasur kapuk tak nyaman. Material kasur ini sangat mampu menyerap panas, sehingga tak perlu takut gerah saat tidur di atas sini.

Kelemahan: Setelah digunakan beberapa lama, kasur kapuk bisa kempes. Untuk mengembalikan ukurannya seperti semua, kamu harus menambahkan kapuk lagi di dalamnya. Kasur kapuk juga rentan kotor karena rentan terhadap debu, kutu, dan tungau.

Spring bed

Selain kasur busa latex, kasur spring bed juga sangat populer di Indonesia. Material kasur ini adalah busa dan per, Makin banyak jumlah per-nya, maka makin bagus pula kualitas kasur. 

Keunggulan: Per memiliki sifat bisa mengikuti tekanan. Karena hal ini, per bisa mengikuti berat badan dan gerak tubuh orang yang berada di atasnya. Spring bed juga disukai anak-anak untuk digunakan bermain loncat-loncat. 

Kelemahan: Lantaran sangat populer, banyak produsen kasur spring bed yang menggunakan kualitas per dan busa yang tak bagus untuk menekan harga juga. Kamu perlu berhati-hati, lebih baik memilih yang harganya sedikit lebih mahal namun berkualitas bagus, daripada tergiur dengan harga murah namun lebih cepat rusak.

Bagikan: 2616 kali