virus tick borne

Virus tick borne membuat heboh di China sehingga puluhan orang tewas, namun pakar Indonesia menyatakan kalau tidak perlu khawatir. 

Belum usai pandemi virus covid-19 atau virus corona, muncul virus tick borne di China pada akhir Juli 2020. 

Sebelumnya, pada Juni 2020, publik juga dikejutkan dengan penemuan virus flu baru yang dibawa oleh babi dan bisa menulari manusia. 

Sekarang, ada virus lagi yang bisa membuat orang khawatir yaitu virus tick borne yang melanda China bagian timur. 

Laman berita online CNBCIndonesia.com melansir bahwa penyakit baru ini ditularkan melalui kutu, sehingga dikenal dengan nama tick

Global Times dan The Indian Times menyitir bahwa 70 orang meninggal akibat virus ini, sedangkan 60 orang lainnya dirawat. 

Wabah penyakit ini terjadi di provinsi Jiangsu, China dan kemudian juga terjadi provinsi lainnya, Anhui. 

Virus ini diberi nama (Severe Fever with Thrombocytopenia Syndrome) alias SFTS, ada demam yang menyertai pasien. 

Baca juga: 10 Cedera Aneh yang Dialami oleh Atlet | Marc Marquez Cedera Setelah Buka Jendela

virus tick borne

Fakta Tentang Virus Tick Borne 

Situs properti Rumah123.com mengolah sejumlah fakta mengenai virus tick borne yang diambil dari sejumlah laman berita online. 

Fakta-fakta ini diambil dari Kompas.com, Detik.com, CNNIndonesia.com, CNBCIndonesia.com, dan lainnya. 

1. Sudah Ditemukan Sejak 2009 

Virus tick borne ini sudah ada sejak 2009 dan termasuk dalam kategori bunyaviridae atau bunya virus.

Nama asli dari virus tick borne ini adalah severe fever with thrombocytopenia syndrome atau SFTS. 

Sebelumnya, virus SFTS ini telah ditemukan di China, Korea Selatan, dan Jepang sejak 2009 lalu, 

Virus ini juga merupakan keluarga arthropod-borne atau virus yang dibawa oleh hewan pengerat. 

2. Patogen Virus Sudah Diisolasi Pada 2011

China dikabarkan sudah berhasil mengisolasi patogen virus tick borne ini pada 2011, dua tahun setelah ditemukan. 

Setelah itu, pada pertengahan 2019, ada sejumlah kasus yang ditemukan di China bagian timur. 

3. Menular Melalui Gigitan Kutu 

Virus ini umumnya ditularkan melalui gigitan kutu, dari namanya saja sudah bisa dilihat yaitu tick

Berdasarkan penelitian pada 2015, ada sejumlah spesies kutu yang ditengarai sebagai pembawa virus ini. 

Beberapa di antaranya adalah H longicornis, R microplus, H campanulata dan D sinicus yang ditemukan pada anjing, kucing, domba, dan sapi.

Para pakar menyatakan ada kemungkinan kalau virus tick borne ini bisa menular antar manusia. 

Hal ini bisa terjadi lantaran penyakit tersebut dapat ditularkan lewat darah dan lendir dari mereka yang terinfeksi. 

4. Gejala Penyakit 

Mereka yang terinfeksi virus tick borne ini akan mengalami sejumlah gejala seperti demam tinggi, menggigil. 

Kehilangan nafsu makan, pendarahan gusi, muntah, diare, nyeri otot, trombosit menurun, dan sel darah putih menurun. 

Baca juga: Mengetahui 12 Tanda Kanker Ovarium Seperti yang Dialami Feby Febiola

virus tick borne

Masyarakat Indonesia Tidak Perlu Khawatir, Namun Tetap Waspada 

Situs Detik.com mengutip pernyataan Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Dr dr Tri Yunis Miko Wahyono, Msc. 

Dia mengatakan perlu pengecekan lebih dahulu mengenai kutu pembawa virus ada atau tidak di Indonesia. 

“Kalau itu zoonosis, kita lihat kutunya tick-borne itu ada nggak di Indonesia? Kalau kutunya nggak ada ya kita nggak perlu khawatir,” ujar Tri. 

“Kalau kutunya ada ya kita perlu khawatir karena virus itu baru terjadi lagi di China dan bisa saja sudah ada di Indonesia,” lanjutnya. 

Dia melanjutkan kalau masyarakat tidak perlu khawatir mengenai virus ini karena jumlah kasusnya masih sedikit. 

Kasus yang perlu diperhatikan adalah demam berdarah yang sedang terjadi lagi, apalagi demam berdarah memang terjadi setiap tahun. 

Tri juga menyatakan kalau penyakit tersebut masih jarang, maka tidak perlu khawatir, kecuali sudah banyak seperti covid-19 dan lainnya. 

Jadi buat kamu, tetap jaga kesehatan seluruh anggota keluarga di rumah agar terhindar dari penyakit. 

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel terkini mengenai gaya hidup sehat di rumah.

Baca juga: Mengenal TTN yang Dialami oleh Anak Zaskia Adya Mecca-Hanung Bramantyo

Bagikan:
671 kali