OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

4 Deretan Tugu Kontroversial di Indonesia | Hasil Asal Jadi, Dana Habis Hingga Miliaran Rupiah

19 Juli 2022 · 4 min read Author: Siti Nurhikmah

Beberapa pembangunan tugu di Indonesia menjadi kasus yang kerap terjadi. 

Dalam prosesnya, beberapa tugu ini menuai pro dan kontra dari masyarakat. 

Mulai dari desain yang tak sesuai hingga anggaran yang terlalu besar, bahkan hingga miliaran rupiah. 

Lantas, tugu kontroversial apa saja yang sempat hadir di Indonesia dan menuai banyak kritik?

Yuk simak empat ulasannya di bawah ini:

1. Tugu Pamulang yang Habiskan Rp300 Juta Tapi Hasil ala Kadar

tugu pamulang

Sumber: Riaunews.com

Tugu Pamulang di Tangerang Selatan sempat menjadi perbincangan hangat di masyarakat selama beberapa waktu terakhir.

Hal itu karena bentuk Tugu Pamulang yang dinilai tak layak dengan dana yang dikeluarkan. 

Terlebih lagi, desain awal Tugu ini berada di media sosial dan tampak sangat berbeda dengan hasil setelah selesai. 

Padahal, dana yang dikeluarkan untuk membangun tugu ini mencapai angka Rp300 Juta.

Melansir Tribun Banten, Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) mengungkapkan keberadaan Tugu Pamulang itu misterius.

Koordinator TRUTH, Jupri Nugroho, mengatakan, pembangunan Tugu Pamulang yang digarap Pemprov Banten itu tidak tercatat di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE).

Ia juga mempertanyakan pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, yang menyebut angka Rp300 juta itu.

“Potensi kecurangan yang mengakibatkan kerugian negara sangat kental terasa, dari awal terlihat tidak ada konsep dalam pembangunan tugu tersebut, serta minimnya informasi yang dapat di akses oleh masyarakat dan hari ini tiba-tiba diperbaiki, pertanyaannya anggaran dari mana yang dipakai, karena tidak ada papan informasi,” tambahnya. 

2. Tugu Tol Madiun yang Dinilai Mirip Palu Arit

Tugu Tol Madiun yang Dinilai Mirip Palu Arit

Sumber: Sonora.id

Tugu di simpang susun Gerbang Tol Madiun juga sempat menjadi perbincangan banyak orang.

Hal tersebut karena bentuknya yang dinilai abstrak sehingga dipersepsikan secara berbeda.  Banyak orang yang menganggap tugu tersebut menyerupai  palu arit yang menjadi lambang partai terlarang, PKI.

Tugu yang diberi nama Tugu Iconic berwarna putih itu diketahui terdiri dari dua bangunan.

Bangunan pertama seperti menara/tiang yang menjulang tegak ke langit. 

Sementara, bangunan kedua berupa menara/tiang tapi melengkung mengitari menara pertama.

Bentuk ini yang oleh sebagian orang dianggap menyerupai palu arit. 

Terlebih lokasi tugu ini masuk di wilayah Kabupaten Madiun yang sempat distigmakan dengan PKI. 

3. Tugu Gading Kartonyono, Desain Tak sesuai dengan Anggaran Rp3,1 Miliar 

Tugu Gading Kartonyono

Sumber: Suara Kumandang

Tak afdol rasanya jika tak membahas Tugu Kartonyono yang sempat menuai pro dan kontra dalam pembangunannya. 

Polemik pembangunan ini berawal setelah selesai dibangunnya Tugu Kartonyono dengan anggaran mencapai Rp3,1 Miliar. 

Masyarakat menganggap bahwa Tugu yang telah berdiri di pusat kota itu tak sesuai ekspektasi. 

Tak hanya anggarannya yang terlalu besar, desain tugu juga tak sesuai dengan yang diketahui masyarakat. 

Banyak masyarakat yang mengetahui bahwa desain tugu berupa manusia purba yang tak memakai pakaian.  

Namun, desain tersebut dianggap kurang etis untuk dipakai sebagai Tugu Kartonyono Ngawi mengingat Indonesia memiliki adat ketimuran dan mayoritas masyarakat beragama islam. 

Maka, manusia purba diganti dengan delapan gading, tiga di sisi kanan dan kiri, satu di tengah pinggir antara enam gading yang saling berhadapan.

4. Patung Gajah Mungkur yang Tidak Seperti Gajah dengan Anggaran Rp1 Miliar

Patung Gajah Mungkur

Sumber: Suara.com

Tugu kontroversial yang terakhir ialah patung Gajah Mungkur di Perlimaan Sukrame, Gresik, Jawa Timur. 

Pasalnya, landmark yang menghabiskan anggaran hampir Rp1 miliar ini ternyata bentuknya tidak seperti gajah sesuai namanya. 

Menurut Kris Adji AW, salah seorang budayawan ternama di Kota Pudak Gresik, desain awal dan yang sudah jadi, tidak sama alias jauh berbeda.

Terlebih, situs bangunan dan Gajah Mungkur yang asli masih bagus dan butuh pelestarian sebagai benda yang diperkirakan cagar budaya.

Tak hanya itu, proses perencanaan pembangunannya juga tidak melibatkan ahli waris keluarga rumah legendaris Gajah Mungkur sebagai pewaris sah kekayaan intelektualnya.

Itulah empat tugu kontroversial yang sempat menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Naira Residence hanya di www.rumah123.com.


Tag: ,


IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA