Cara menghitung luas tanah bisa ditempuh dengan berbagai langkah. Baik itu cara manual menggunakan meteran, penggaris, bahkan dengan cara canggih menggunakan Google Maps!

cara menghitung luas tanah - Rumah123.com Cara menghitung luas tanah tanpa alat-alat yang susah - Rumah123.com

Apabila kamu mau membangun rumah di atas sebidang tanah kosong, maka mengukur tanah menjadi salah satu proses yang harus dilalui.

Tujuan dari mengukur luas tanah adalah untuk membuat ketinggian tanah sama rata, sehingga bangunan yang didirikan di atasnya nantinya tidak miring.

Ada berbagai cara menghitung luas tanah sendiri yang bisa ditempuh, apakah cukup  akurat?

Mengingat tujuan dari mengukur luas tanah sangat penting, pekerjaan ini tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. 

Sebab, jika ada kesalahan sedikit saja, bisa memengaruhi kalkulasi biaya yang akan dikeluarkan.

Umumnya, mengukur luas tanah dilakukan oleh ahli topografi menggunakan alat teodolit. 

Jasa mereka nantinya akan dibayar berdasarkan lahan per 1 m2 .

Nah, bagaimana kamu bisa tahu perkiraan luas tanahmu? 

Kamu bisa menggunakan cara menghitung luas tanah sendiri untuk memperkirakan berapa luas tanah tersebut.

Dengan begitu, terdapat perkiraan biaya jasa yang dikeluarkan untuk membayar jasa para ahli.

4 cara menghitung luas tanah, dari yang konvensional hingga modern menggunakan  laptop

Jika kamu punya sebidang tanah dan mau melakukan pengukuran panjang dan lebar dari tanah tersebut, ada sejumlah cara yang bisa ditempuh.

Di antaranya adalah sebagai berikut:

Cara menghitung luas tanah di sertifikat 

Nah, dengan cara ini, artinya tanah milikmu sudah diukur sebelumnya.

Jadi kamu tak perlu lagi meminta bantuan ahli topografi untuk mengukur luas tanah.

Hitung sendiri luas tanah milikmu dan berikan informasi ini kepada kontraktor yang akan membangun rumah. 

Bagaimana cara menghitungnya?

Di dalam sertifikat tanah, ada informasi yang bernama Gambar Situasi dari sebidang tanah.

Informasi ini terdapat di halaman 6 pada lembar sertifikat tanah

Tiap sertifikat memiliki gambar situasi berbeda-beda, sesuai dengan bentuk tanah yang kamu miliki.

Cara mengukur luas tanah menggunakan sertifikat, gunakan alat bantu ukur penggaris.

Setiap sertifikat memiliki skala yang berbeda-beda. Pertama-tama, perhatikan dulu angka pada skala tersebut. 

Contoh:

Tanah milikmu berbentuk persegi panjang, memiliki denah  dengan ukuran panjang 6 cm dan lebar 2 cm. Skala pada denah tersebut adalah 1 : 500. 

Panjang sebenarnya: Jarak panjang pada sertifikat : skala

Panjang sebenarnya: 6 cm  : 1/500 = 3000 cm = 30 meter. 

Lebar sebenarnya: Jarak lebar pada peta (denah) : Skala

Lebar sebenarnya: 2 cm : 1/500 = 1.000 cm = 10 m

Luas tanah: Panjang sebenarnya x lebar sebenarnya

Luas tanah: 30 meter x 10 meter = 300 m2 

Cara menghitung luas tanah tak bersertifikat menggunakan meteran

Gunakan meteran untuk mengukur panjang dan lebar tanah. Cara ini hanya untuk mengukur tanah yang berbentuk persegi panjang.

Cara mengukur luas tanah berbentuk persegi panjang

Ukur panjang dan lebar luas tanah, lalu kalikan.

Contoh:

Panjang: 5 meter

Lebar 6 meter

Luas tanah: panjang x lebar  = 5 m x 6 m = 60 m2

Cara ini sangat mudah karena tanah tersebut berbentuk persegi panjang.

Cara mengukur luas tanah tidak beraturan

Namun pada kenyataannya bentuk tanah tidak selalu berupa persegi atau persegi panjang.

Terkadang juga ada tanah dengan bentuk tidak beraturan, trapesium ataupun segitiga. 

Pertama-tama, bagi seluruh tanah menjadi beberapa bagian sehingga terlihat seperti beberapa segitiga tidak beraturan yang saling berdampingan.

Setelah itu, baru kamu bisa menghitung luas tanah dengan menghitung luas masing-masing segitiga tersebut.

Rumus:

s = (a+b+c) : 2

L = √[s x (s-a) x (s-b) x (s-c)]

Keterangan:

s = setengah keliling segitiga

a b c = panjang sisi-sisi segitiga

L = luas segitiga

Contoh:

Jika menghitungnya secara manual, tinggal masukkan angka-angka di atas ke dalam rumus. 

Seperti ini contoh perhitungan luas segitiga 1:

s  = (3+5+5,9560) : 2= 6,9780

L = √[6,9780 x (6,9780-3) x (6,9780-5) x (6,9780-5,9560)] = 7,4909 m²

Begitu seterusnya hingga luas seluruh segitiga sudah diketahui.

Sebagai contoh, terdapat lima segitiga dan luas seluruh segitiga adalah berikut:

7,4909 + 27,5465 + 26,8069 + 24,3133 + 9,8943 

Jumlahkan seluruh angka tersebut untuk mendapatkan luas tanah.

Artinya, luas tanah tersebut adalah = 96,05 m².

Baca juga: Yuk, Cek Keaslian Sertifikat Tanah dengan BPN Online!

Cara menghitung luas tanah menggunakan Google Maps

Menghitung luas menggunakan cara manual memang lebih akurat.

Namun, untuk kamu yang hanya mau mendapatkan perkiraan, atau tak punya cukup banyak waktu untuk turun ke lapangan, bisa menggunakan bantuan Google.

Seperti ini caranya:

1. Buka Google Maps melalui web browser

2. Klik pada gambar satelit untuk mengubah tampilan menjadi mode satelit atau muka bumi karena kamu akan melihat kondisi tanah yang akan diukur

3. Masukkan alamat lokasi tanah yang akan diukur di kotak pencarian sebelah kiri

4. Apabila lokasinya sudah tepat, atur pembesaran maksimal atau sesuai keperluan, serendah-rendahnya 1: 5000

5. Klik “Measure distance” atau “Ukur jarak”, lalu klik tepi-tepi lahan atau batas terluar tanah yang mau diukur pada beberapa titik, dan kembali lagi ke awal

6. Terdapat informasi Total Area, yang menunjukkan luas lahan yang telah dipilih

7. Terdapat pula informasi Total Distance yang menunjukkan keliling lahan tersebut.

Bagikan:
31623 kali