Mudik Lebaran- Rumah123.com Ada Sejumlah Tips Yang Dapat Dilakukan Saat Mudik Lebaran Khususnya Bagi Pengemudi. Hal Ini Harus Dilaksanakan Agar Pengendara Tidak Cepat Lelah (Foto: Rumah123/Getty Images)

Saat menyetir mobil untuk mudik lebaran tentunya membutuhkan konsentrasi dan kewaspadaan. Pengemudi bisa menerapkan tiga tips mudah ini guna mencegah keletihan.

Bagi kamu yang berencana mudik menggunakan kendaraan pada Lebaran 2019 ini, kamu harus selalu waspada. Apalagi jika kamu memilih menyetir mobil dan melewati jalan Tol Trans Jawa.

Pengemudi harus lebih konsentrasi dan waspada dibandingkan menyetir sehari-hari. Durasi mengemudi bisa lebih lama karena kamu bisa terjebak kemacetan.

Baca juga: Ada 71 Rest Area Sepanjang  Jalan Tol Trans Jawa, Mudik Lebaran Pun Bisa Lebih Tenang

Kalau pun kamu tidak terjebak kemacetan, mungkin kamu ingin menyetir secara kencang lantaran jalur tol yang kosong. Hal ini tentunya membuat kamu harus lebih waspada. Ingat, kamu mudik bersama keluarga.

Situs Kompas.com mengutip pernyataan Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu yang memberikan tips mudah bagi para pemudik yang menggunakan mobil.

Tips ini bisa dilakukan untuk mencegah kelelahan saat berkendara. Jusri menyatakan bahwa perjalanan mudik bukan perjalanan main-main. Keletihan di jalan dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Dia memberikan pencegahan berupa tiga tips yaitu pola istirahat, asupan gizi, dan manajemen mental.

Baca juga: Jalan Tol Pandaan-Malang Masih Gratis Selama Mudik Lebaran 2019

Mudik Lebaran- Rumah123.com Saat Mengemudi Jarak Jauh, Jangan Lupa Untuk Beristirahat Setiap 90-120 Menit. Rehat Tidak Perlu Lama, Cukup 15-30 Menit Saja (Foto: Rumah123/Getty Images)

Pertama, mengatur pola istirahat. Dalam UU (undang-undang), pengemudi mobil diperbolehkan menyetir sampai empat jam.

Namun, hal itu tidak berlaku saat kondisi tubuh saat sedang berpuasa. Usahakan untuk mengemudi maksimal antara 90 hingga 120 menit.

Pengemudi harus melakukan tindakan pencegahan dengan lebih berinisiatif untuk beristirahat. Kalau melihat kemampuan tubuh pengendara harus beristirahat kalau sudah menyetir dua jam.

Waktu istirahat juga tidak perlu lama, cukup 15 menit. Lantas setiap dua jam berikutnya, pengemudi bisa istirahat selama 30 menit.

Baca juga: Mudik Lebaran Lewat Jalan Tol Trans Jawa, Jangan Lupa Isi E-Toll yang Banyak

Mudik Lebaran- Rumah123.com Jangan Lupakan Asupan Makanan dan Minuman Saat Berkendara Apalagi Jika Pengendara Berpuasa. Usahakan Minum Air Putih yang Cukup Saat Berbuka Puasa dan Makan Sahur (Foto: Rumah123/Getty Images)

Kedua, mengatur asupan. Saat pengedara berpuasa tentunya asupan makanan dan minuman sangat penting. Atur pola makan saat sahur dan berbuka.

Mobil tentunya menggunakan pendingin udara atau AC, tetapi jangan sampai pengemudi mengalami dehidrasi. Salah satu cara untuk mencegah dehidrasi adalah minum air putih dalam jumlah cukup saat berbuka dan juga sahur.

Jangan lupa untuk mengonsumsi buah-buahan. Jangan lupa juga untuk menyantap makanan dengan nutrisi lengkap yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak.

Usahakan untuk tidak mengonsumsi teh atau kopi saat sahur dan sebelum menyetir, dua minuman ini bersifat diuretik yang menyebabkan orang ingin sering buang air kecil dan juga bisa membuat dehidrasi.

Baca juga: Sebelum Mudik Lebaran Lewat Jalan Tol Trans Sumatera, Wajib Tahu Lokasi Rest Area

Jangan Lupa Untuk Mengelola Mental Saat Mengemudi. Jangan Sampai Pengendara Punya Masalah Sehingga Tidak Dapat Berkonsentrasi (Foto: Rumah123/Getty Images)

Ketiga, manajemen mental. Pengemudi harus terbebas dari masalah yang berat seperti masalah pekerjaan atau mungkin masalah keuangan.

Masalah pekerjaan yang menyita waktu atau problem finansial tentu bisa menyita pikiran pengendara. Jusri menyarankan agar orang dengan masalah seperti ini tidak mengemudi.

Saat puasa, stamina seseorang sudah terkuras secara fisik. Jika dia mempunyai masalah, maka secara psikis bisa juga terkuras.

Hal ini tentunya agar pengemudi tidak terganggu konsentrasinya saat berkendara. Jika hal ini terjadi, tentunya bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Baca juga: Pemudik Boleh Buka Puasa di Bahu Jalan Tol, Tapi Ada Syaratnya Lho

Bagikan: 883 kali