Agen properti adalah salah satu karier yang menjanjikan dari segi keuangan. Jika kamu mau jadi salah satunya, simak dulu panduan berikut ini!

agen properti - rumah123.com Ada sejumlah trik khusus agar agen properti sukses menggaet klien dengan mudah (Rumah123.com/Getty Images)

Sandang, pangan, papan. Itulah ketiga kebutuhan utama setiap manusia di dunia ini. Kebutuhan akan ketiga hal tersebut membuat permintaan akan pakaian, makanan, dan tempat tinggal selalu ada. Gak heran, bisnis di ketiga bidang tersebut pun tak ada matinya. 

Begitu juga dalam hal bisnis properti. Walaupun persaingan di bisnis properti cukup ketat, profesi sebagai agen properti masih banyak diminati orang.  Sebab, selain minim modal (atau bahkan tanpa modal sekalipun), menjadi agen properti bisa dilakukan oleh siapa saja.

Konsumennya selalu ada karena setiap orang pada akhirnya membutuhkan hunian. Ditambah lagi, hasil yang didapatkan lumayan banyak. Buktinya, banyak agen properti yang sukses, bahkan mampu membeli rumah, mobil, hingga jalan-jalan keliling dunia. 

Tapi walaupun begitu, menjadi agen properti yang sukses merupakan hal yang tak gampang untuk digapai. Ada sejumlah trik khusus agar agen properti sukses menggaet pembeli dengan mudah. Penasaran gimana caranya? Simak 3 panduan di bawah ini!

Tentukan dulu, apakah kamu mau menjadi agen properti perorangan, atau masuk agensi?

agen properti - rumah123.com Kebanyakan agen biasanya memilih untuk bergabung dengan broker ketika baru memulai kariernya. (Rumah123.com/Getty Images)

Kamu bisa memilih antara menjadi agen properti perorangan, atau tergabung dalam sebuah badan usaha. Jika kamu menjadi agen properti perorangan, kamu bisa memulainya dengan mencari rumah yang dijual dan menawarkan diri kepada pemilik rumah untuk menjadi makelar atau agen untuk rumah yang dijual tersebut. 

Bila memilih opsi kedua, carilah perusahaan agen properti yang memiliki reputasi bagus dan tepercaya. Cek kredibilitas perusahaan tersebut melalui ulasan agen lain yang terdaftar dalam agensi tersebut. Jika broker tersebut membuka lowongan, kamu bisa langsung mendaftar.

Mana yang lebih baik, menjadi agen independen atau bergabung dengan broker? Kebanyakan agen biasanya memilih untuk bergabung dengan broker ketika baru memulai kariernya. Hal ini dilakukan agar agen lebih mudah dalam mendapatkan klien baru. 

Siapkan anggaran sebagai dana awal: mendaftar di portal properti, hingga biaya pengembangan diri

agen properti - rumah123.com Dengan memasang iklan melalui situs properti online, properti yang dijual bisa dilihat oleh calon pembeli potensial selama 7 x 24 jam.  9Rumah123.com/Getty Images)

Saat ini, masyarakat sudah menggunakan teknologi untuk mencari properti. Sebagai agen, kamu harus peka terhadap hal ini. Manfaatkan kemudahan teknologi sebagai salah satu media pemasaran properti yang akan kamu jual. Kamu bisa membuat blog, atau memasang iklan melalui situs properti yang banyak dikunjungi masyarakat, seperti Rumah123.com misalnya. Dengan memasang iklan melalui situs properti online, properti yang dijual bisa dilihat oleh calon pembeli potensial selama 7 x 24 jam. 

Untuk menjadi anggota di Rumah123.com, dibutuhkan dana sebesar Rp750.000 - Rp2.500.000 sebagai pendaftaran awal. Tergantung dari paket yang kamu ambil. Jangan lupa juga untuk menyiapkan dana seminar dan pelatihan agar kamu mendapatkan pengetahuan lebih banyak mengenai dunia properti. 

Tapi, jika kamu mendaftar di Rumah123.com, kamu akan diberikan pelatihan dan seminar-seminar lain secara gratis. Dengan modal yang minim, keuntungan yang kamu dapatkan banyak sekali kan?

Bangun relasi sebanyak mungkin dan kuasai trik marketing

agen properti - rumah123.com Membangun relasi harus dibarengi dengan trik marketing yang tepat sasaran. (Rumah123.com/Getty Images)

Membangun relasi adalah hal yang sangat penting ketika kamu berprofesi sebagai agen. Semakin luas jaringan, maka semakin banyak juga informasi klien yang bisa didapatkan. Dengan membangun relasi, para agen pemula juga bisa menemukan mentor berpengalaman yang bisa memandu kamu dalam proses jual beli properti. 

Tapi kamu juga perlu perhatikan. Membangun relasi harus dibarengi dengan trik marketing yang tepat sasaran. Sebisa mungkin, miliki skill untuk menarik perhatian pelanggan dan pahami ilmu dasar soal perpajakan dan hubungan dengan notaris. Dengan begitu, kamu bisa membuat klien semakin percaya akan kredibilitasmu.

Bagikan: 2454 kali