mrt cikarang-balajara- rumah123.com Ilustrasi Penumpang MRT. Pemerintah Akan Membangun Jaringan MRT Cikarang-Balaraja. Pembangunannya Ditargetkan Selesai Pada 2026 (Foto: Rumah123/Getty Images)

MRT rute Cikarang-Balaraja ditargetkan akan selesai pada 2026. Proyek pembangunan transportasi massal ini akan melibatkan Jepang.

Pemerintah terus berencana memperluas jaringan MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu). MRT Jakarta sudah beroperasi dengan rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.

MRT Jakarta rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia ini merupakan jalur Utara-Selatan. Nantinya, ada rute Barat-Timur yang menghubungkan Cikarang-Balaraja.

Baca juga: MRT Jakarta Luncurkan Kartu Multi Trip untuk Memudahkan Penumpang

Cikarang berada di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sementara Balaraja berada di Kabupaten Tangerang, Banten.

Laman berita online Kompas.com mengutip pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dia menyataan proyek MRT rute Cikarang-Balaraja ditargetkan akan selesai pada 2026.

Budi menyampaikan hal ini ketika mendampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat menerima kunjungan tamu dari Jepang di Kantor Wakil Presiden di Jakarta pada Rabu (20/11/2019). Mereka adalah Mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii.

Baca juga: Stasiun MRT Jakarta Fase II Berada di Bawah Tanah Sedalam 36 Meter

Menteri Perhubungan melanjutkan kalau pihaknya sedang melakukan studi MRT Cikarang-Balaraja. Proyek ini diperkirakan selesai pada 2026 mendatang.

Pemerintah Jepang Membantu Pembangunan MRT Cikarang-Balaraja

Rencananya, proyek pembangunan MRT Cikarang-Balaraja ini dilakukan melalui kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang. Pembangunan ini melibatkan kontraktor Indonesia untuk proses alih teknologi.

Nantinya, Indonesia bisa membangun MRT secara mandiri di masa depan. Sejumlah kota lain juga berencana membangun MRT. Salah satunya adalah Yogyakarta.

Pembiayaan proyek pembangunan MRT Cikarang-Balaraja ini berasal dari pinjaman jangka panjang. Menteri Perhubungan melanjutkan kalau Jepang memang serius membantu Indonesia dalam membangun transportasi massal.

Baca juga: Pemprov DKI Berencana Bangun Hunian Vertikal Dekat Stasiun MRT dan KRL Commuter Line

Rute MRT Cikarang-Balaraja ini memiliki rute sepanjang 87 kilometer. Situs berita online Katadata.co.id menyatakan rute Barat-Timur ini diproyeksikan akan bertemu rute Utara-Selatan di Stasiun Sarinah, Jakarta Pusat.

Pembangunan rute MRT ini direncanakan dimulai pada 2020. Konstruksi ditargetkan selesai pada 2026. Setelah itu, MRT bisa beroperasi secara komersial.

Pemerintah Jepang melalui JICA (Japan International Cooperation Agency) membantu pembangunan MRT Jakarta fase I untuk rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia. Pinjaman berupa pinjaman lunak dengan tenor 30 tahun dan bunga di bawah 1 persen.

Baca juga: Kehadiran MRT Jakarta Membuat Keinginan Membeli Kendaraan Menurun

JICA juga membantu pembiayaan MRT Jakarta fase II untuk rute Bundaran Hotel Indonesia-Kota. Proyek ini mulai dibangun pada 2020. Sejumlah paket pembangunan memang masih melalui tahap lelang. Proyek MRT Jakarta fase II ditargetkan selesai pada 2024 mendatang.

Pembangunan MRT Jakarta fase II ini dibangun di bawah tanah. Seluruh stasiun berada di bawah tanah. Bahkan, ada stasiun yang berada di kedalaman 36 meter.

Sementara MRT Jakarta fase I ada jalur layang dan jalur bawah tanah. Separuh jalur dan stasiun berada di jalur layang. Sementara sisanya berada di bawah tanah.

Baca juga: Baru 7 Bulan Beroperasi, MRT Jakarta Capai Target Jumlah Penumpang

Untuk pembangunan MRT Cikarang-Balaraja memang belum ada berita lanjutan. Apakah rute ini akan berada di jalur layang atau jalur bawah tanah.

Bagi kamu yang berencana mencari hunian atau ingin berinvestasi properti, mulailah update dengan perkembangan transportasi massal dan juga rencana pembangunan hunian. Kamu harus mencari properti yang dekat atau terkoneksi dengan transportasi publik.

Mulai dari sekarang, yuk cari properti di Cikarang atau Balaraja. Saat pembangunan MRT selesai pada 2026, investasi properti kamu akan naik berkali lipat.

Baca juga: Jelang Musim Hujan, Operator MRT Jakarta Telah Bersiap Antisipasi Banjir

Bagikan: 1090 kali